Bukan Iran atau Lebanon – Israel Kumat Lagi di Gaza-Korban Berjatuhan

2 hours ago  ·  2 min read
By Daniel Rodriguez
3520e6b9-ba2a-4c21-94b9-2598b0cf9fb1-0

Bukan Iran atau Lebanon, Israel Kumat Lagi di Gaza-Korban Berjatuhan

Bukan Iran atau Lebanon – Sebuah serangan udara Israel terjadi pada Rabu malam (4/6/2026), menargetkan sejumlah bangunan hunian di wilayah barat dan utara Kota Gaza. Serangan ini didokumentasikan oleh Reuters dengan kredit foto kepada Dawoud Abu Alkas. Dalam insiden tersebut, setidaknya sembilan warga Palestina tewas dan dua puluh orang lainnya mengalami cedera. Angka tersebut menunjukkan bahwa kekerasan terus berlanjut meskipun gencatan senjata telah berlaku sejak 10 Oktober tahun sebelumnya.

Pelanggaran Kesepakatan Damai

Menurut laporan Kantor Media Gaza, serangan yang terjadi pada malam itu merupakan pelanggaran nyata terhadap kesepakatan gencatan senjata yang sudah berlaku selama hampir setahun. Meskipun ada harapan untuk memulai masa damai, pasukan Israel terus melakukan serangan terhadap wilayah yang terkena dampak paling besar. Serangan paling mengerikan terjadi di lantai empat bangunan apartemen Lebid, di daerah Muhabarat, yang menyebabkan korban jiwa dan cedera.

Pada Rabu (4/6/2026), serangan udara Israel menargetkan bangunan tempat tinggal di seluruh wilayah barat dan utara Kota Gaza, menurut sumber Reuters.

Statistik Korban di Tahun Pertama Konflik

Konflik genosida Israel di Gaza, yang dimulai sejak Oktober 2023, telah mengakibatkan kematian hampir 73.000 warga Palestina serta cedera lebih dari 173.000 orang. Menurut data yang dirilis oleh pihak Palestina, sebagian besar korban adalah perempuan dan anak-anak. Hal ini menunjukkan bahwa dampak serangan terus mengalami peningkatan, meski tidak semua wilayah dalam keadaan perang.

Laporan dari Kantor Media Gaza menyebutkan bahwa dalam dua tahun terakhir, serangan Israel menyebabkan kematian hampir 73.000 warga Palestina dan cedera lebih dari 173.000 orang, terutama di antara perempuan dan anak-anak.

Korban di Bawah Gencatan Senjata

Setelah gencatan senjata resmi dimulai pada 10 Oktober 2025, Israel masih terus melakukan serangan harian terhadap wilayah Gaza. Menurut data dari Kantor Media Gaza, selama periode ini, angka korban jiwa mencapai 932 orang dan jumlah korban cedera mencapai 2.859. Meski ada jeda perundingan, kekerasan terus berlangsung, dengan dampak yang tidak bisa diabaikan.

Kencan senjata yang berlaku sejak 10 Oktober 2025 tidak mampu menghentikan serangan Israel terhadap warga sipil Gaza. Kantor Media Gaza mencatat bahwa hampir 932 korban tewas dan 2.859 lainnya terluka selama masa perjanjian tersebut.

Konteks Serangan Terbaru

Serangan pada Rabu (

MORE FROM THIS CATEGORY