Anggaran MBG Dipangkas Jadi Rp 229 Triliun, BGN Ungkap Alasannya

1 day ago  ·  2 min read
By James Lopez - dailynesia.com
76ff6b9e-970e-4c3a-b0ed-2874807dc87d-0

Anggaran MBG Dipangkas Jadi Rp 229 Triliun: Menuju Rp 229 Triliun Dailynesia.com – Jakarta — Badan Gizi Nasional (BGN) menyampaikan bahwa pagu anggaran

Penyesuaian Pagu Anggaran MBG 2026 Menuju Rp 229 Triliun

Dailynesia.com – Jakarta — Badan Gizi Nasional (BGN) menyampaikan bahwa pagu anggaran untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada tahun 2026 mengalami penurunan sementara. Besaran yang semula dialokasikan sebesar Rp 268 triliun kini disesuaikan menjadi Rp 229 triliun. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi tata kelola program.

Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari, menjelaskan bahwa angka Rp 229 triliun tersebut masih bersifat provisional. Nilai ini masih memiliki kemungkinan berubah jika ditemukan peluang efisiensi tambahan selama pelaksanaan program berjalan.

“Tapi nanti ditulisnya sementara ya. Kalau bisa kita lebih efisien lagi,” ujar Agustina dalam konferensi pers yang digelar di Kantor BGN, Jakarta, pada hari Selasa (21/7/2026).

Meskipun terjadi pemangkasan anggaran, Agustina menekankan bahwa efisiensi bukanlah tujuan utama lembaga yang dipimpinnya. Fokus saat ini lebih diarahkan pada perbaikan tata kelola program MBG agar penyaluran bantuan dapat lebih tepat sasaran kepada penerima manfaat.

Penyelarasan Layanan di Sekolah

Salah satu pembenahan yang sedang dilakukan adalah menyelaraskan cakupan layanan MBG di berbagai sekolah. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa terdapat sekolah yang dilayani oleh lebih dari satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Kondisi ini menyebabkan tumpang tindih baik dalam layanan maupun penggunaan anggaran.

Setelah dilakukan penyesuaian, kebutuhan anggaran program akan disesuaikan dengan hasil penyelarasan yang terjadi di lapangan. Perubahan ini diharapkan dapat memastikan penggunaan dana yang lebih optimal.

Sekretaris Utama BGN, Lili Khamiliyah, juga menegaskan bahwa penurunan pagu anggaran dari Rp 268 triliun menjadi Rp 229 triliun masih bersifat sementara. Saat ini, BGN sedang melakukan refocusing terhadap jumlah penerima manfaat MBG sehingga besaran anggaran final belum dapat ditetapkan.

“Jadi ini yang sedang dilakukan oleh kami untuk bisa menyesuaikan apa-apa saja yang nantinya akan terpengaruh kepada APBN, agar kita bisa menjalankan MBG secara efektif, efisien, transparan, dan akurat,” kata Lili.

Frequently Asked Questions

Apa itu Anggaran MBG Dipangkas Jadi Rp 229 Triliun?

Anggaran MBG Dipangkas Jadi Rp 229 Triliun adalah topik utama yang dibahas di artikel ini dengan konteks praktis agar pembaca memahami informasinya dengan jelas.

Mengapa Anggaran MBG Dipangkas Jadi Rp 229 Triliun penting?

Anggaran MBG Dipangkas Jadi Rp 229 Triliun penting karena membantu pembaca membandingkan pilihan, menghindari kesalahan umum, dan mengambil keputusan yang lebih tepat.

Bagaimana cara memakai panduan Anggaran MBG Dipangkas Jadi Rp 229 Triliun ini?

Gunakan poin utama, contoh, dan tautan terkait di halaman ini sebagai rujukan awal, lalu cek detail terbaru sebelum mengambil keputusan final.

MORE FROM THIS CATEGORY