Livin’ by Mandiri Catat Transaksi Rp2.083 T Per Mei 2026

2 months ago  ·  3 min read
By Elizabeth Lopez - dailynesia.com
3c52e4b5-2650-41a4-b19a-0752fda1173a-0

Livin’ by Mandiri Catat Transaksi Rp2.083 T Per Mei 2026

Dailynesia.com – Adalah salah satu strategi utama Bank Mandiri (BMRI) yang berhasil memperkuat posisi Livin’ by Mandiri sebagai platform digital keuangan yang berpengaruh di Indonesia. Selama kuartal pertama tahun 2026, transaksi melalui aplikasi ini mencapai nilai Rp2.083 triliun, mencerminkan pertumbuhan signifikan seiring daya beli masyarakat yang stabil. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa pertumbuhan daya beli nasional pada Mei 2026 mencapai 5,52 persen secara tahunan, yang menjadi fondasi bagi keberhasilan inisiatif Key Strategy ini. Dengan mengintegrasikan berbagai layanan keuangan ke dalam satu platform, Bank Mandiri bertujuan menciptakan ekosistem yang lebih mudah diakses oleh masyarakat luas.

Komitmen Membangun Ekosistem Digital

Key Strategy menghadirkan inovasi finansial yang selaras dengan kebutuhan konsumen di tengah transformasi digital. Livin’ by Mandiri, sebagai aplikasi super app, mampu menggabungkan layanan seperti transfer antarbank, pembayaran tagihan, dan akses ke e-wallet dalam satu antarmuka. Hal ini mempercepat proses transaksi dan meningkatkan efisiensi, terutama bagi pengguna yang menginginkan pengalaman serba lengkap. Pertumbuhan pengguna aplikasi tersebut mencapai 40,3 juta orang hingga Mei 2026, naik 28 persen dibandingkan tahun sebelumnya, yang menunjukkan keberhasilan Key Strategy dalam memperluas jangkauan layanan.

“Key Strategy pada Livin’ by Mandiri bertujuan menghadirkan layanan keuangan yang adaptif dan relevan dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. Kami percaya bahwa inovasi seperti integrasi QRIS dan BI-FAST akan memperkuat kepercayaan pengguna serta menunjukkan komitmen Bank Mandiri untuk menjadi pionir dalam ekosistem digital finansial,” ujar Yanto Masyap, SVP Digital Retail Banking Bank Mandiri, dalam keterangan resmi yang dirilis pada Senin (15/6/2026).

Sebagai bagian dari Key Strategy, Bank Mandiri juga fokus pada pengembangan fitur yang lebih praktis, seperti Livin’ Call. Fitur ini memungkinkan pengguna terhubung langsung dengan agen call center tanpa biaya pulsa, mempercepat pengelolaan layanan dan meningkatkan kepuasan nasabah. Dengan menambahkan fitur-fitur tersebut, aplikasi digital Bank Mandiri semakin menjadi pusat integrasi kebutuhan finansial yang menyeluruh. Pertumbuhan transaksi mencapai 19 persen YoY, dengan frekuensi transaksi mencapai 2,2 miliar kali, menunjukkan konsistensi penerapan Key Strategy dalam membangun layanan yang terukur dan terjangkau.

Pengembangan Fitur untuk Keberlanjutan

Key Strategy tidak hanya berfokus pada jumlah transaksi, tetapi juga pada kualitas layanan yang berkelanjutan. Livin’ by Mandiri terus menghadirkan inovasi seperti fitur Livin’ Sukha, yang memudahkan pengguna membeli tiket perjalanan dan kebutuhan lifestyle. Pengembangan fitur ini menunjukkan keseriusan Bank Mandiri dalam menyediakan solusi keuangan yang inklusif dan mendorong partisipasi ekonomi masyarakat. Selain itu, integrasi QRIS dalam merchant-merchant yang tersebar di seluruh Indonesia memperluas akses transaksi digital, sejalan dengan tujuan Key Strategy dalam membangun ekosistem yang komprehensif.

“Key Strategy di Livin’ by Mandiri berfokus pada skalabilitas dan keandalan layanan digital. Kami menargetkan perluasan jaringan ekosistem dengan menjaga kualitas pengalaman pengguna, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal melalui akses keuangan yang lebih mudah,” tambah Yanto Masyap, menegaskan bahwa inisiatif ini tidak hanya meningkatkan transaksi, tetapi juga memperkuat peran Bank Mandiri sebagai mitra strategis pemerintah dalam transformasi digital.

Transaksi Rp2.083 triliun per Mei 2026 mencerminkan efektivitas Key Strategy dalam menghadirkan layanan yang dinamis dan responsif terhadap kebutuhan pasar. Dengan menyesuaikan fitur aplikasi dengan tren penggunaan teknologi digital, Bank Mandiri menciptakan ruang bagi masyarakat untuk menikmati keuntungan finansial secara lebih optimal. Pertumbuhan ini juga menunjukkan bahwa Key Strategy berhasil menjawab tantangan persaingan di industri perbankan digital, yang semakin kompetitif di tengah kemajuan teknologi dan perubahan perilaku konsumen.

Ke depan, Bank Mandiri akan terus mengembangkan Key Strategy dengan memperluas kolaborasi strategis dan menghadirkan layanan yang lebih beragam. Dengan memanfaatkan data dan teknologi, perusahaan berkomitmen untuk meningkatkan penetrasi digital serta mendorong inklusi keuangan. Pertumbuhan transaksi yang signifikan menjadi bukti bahwa Key Strategy berhasil menciptakan nilai yang berkelanjutan, baik bagi pengguna maupun bagi perekonomian nasional. Aplikasi Livin’ by Mandiri akan terus menjadi salah satu pelaku utama dalam meningkatkan kenyamanan dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan keuangan digital di Indonesia.

MORE FROM THIS CATEGORY