New Policy: War Tiket BTS Sengit, Antrean Fans Malaysia Tembus 1,2 Juta Orang

12 hours ago  ·  2 min read
By James Lopez
7d0535af-28c2-4add-a52d-ccbfaf114d0d-0

New Policy Memicu Antrean Massal Fans Malaysia Berburu Tiket BTS

New Policy – Dengan adanya New Policy, pembelian tiket presale konser tur dunia BTS “ARIRANG” di Kuala Lumpur dan Singapura dibuka secara eksklusif bagi anggota ARMY Membership. Kebijakan ini langsung memicu ketegangan di antara penggemar yang saling bersaing untuk mengklaim tiket terbatas. Antrean virtual di media sosial mencapai angka mencengangkan, sekitar 1,2 juta orang hanya dalam beberapa jam setelah pembukaan jual. Fenomena ini menunjukkan intensitas antusiasme penggemar dari Malaysia terhadap konser yang dianggap sebagai momen langka.

Persaingan Sengit di Media Sosial

New Policy menjadi penyebab utama kegilaan berburu tiket, karena hanya anggota ARMY yang memiliki akses eksklusif. Beberapa penggemar mengungkapkan trik khusus untuk mempercepat proses pembelian, seperti menggunakan data 5G atau beralih ke browser Microsoft Edge. @r.xcheline, seorang ARMY Malaysia, mengatakan, “Guys! Pakai data 5G, cepat banget! Akhirnya berhasil dapat tiga tiket. Kemarin aku sampai terlempar saat pembayaran,”

. Sementara itu, @dinahazirah menunjukkan bahwa peralihan browser membantu menambah peluang mendapatkan tiket lebih cepat.

Strategi Fans dalam Menghadapi New Policy

Fenomena kegilaan berburu tiket tak hanya memengaruhi penggemar lokal, tetapi juga menarik perhatian ARMY dari Indonesia yang ikut berpartisipasi. Berdasarkan pengalaman @sesarika, proses New Policy membuatnya mengalami kekecewaan setelah berkali-kali gagal mendapatkan tiket. “Nge-war tiket BTS mengajarkanku bahwa punya duit bukan berarti akan mendapatkan apa yang kamu inginkan. Gagal terus dari kemarin, sekarang sudah sold out,”

tulisnya. Meski begitu, kegigihan fans Malaysia menunjukkan betapa berharga dan uniknya New Policy ini.

Proses Presale dan Akses Tiket

Konser BTS di Singapura dan Kuala Lumpur menjadi referensi bagi penggemar di Indonesia. Aladyra, seorang ARMY dari Medan, mengatakan bahwa New Policy memicu persaingan lebih sengit, terutama di negara-negara seperti Malaysia. “Semua negara tes war kak,” ujarnya. Meski sudah berada dalam antrean sejak pukul 09.00 pagi, ia hanya mendapat akses beberapa jam kemudian. Namun, ia berhasil meraih tiket untuk konser di Kuala Lumpur, menurutnya pengalaman ini menjadi pembelajaran berharga dalam menghadapi New Policy.

Konser Jakarta Menjadi Target Berikutnya

Saat ini, perhatian ARMY mulai tertuju pada Jakarta sebagai lokasi konser berikutnya. Pembukaan presale konser BTS di Indonesia dijadwalkan pada 9 Juni 2026, pukul 12.00-22.00, dengan penjualan umum dilakukan melalui tiketdotcom pada 11 Juni. Konser di Jakarta dijadwalkan pada 26 dan 27 Desember 2026, yang hanya berlangsung dua hari berbeda dengan empat hari di Singapura. New Policy ini diperkirakan akan memicu persaingan lebih ketat, dengan fans mempersiapkan strategi khusus untuk menang dalam antrean.

Aladyra tetap optimis menghadapi New Policy untuk konser Jakarta, meski ia memilih pasrah setelah berbagai persiapan. “Yang penting sudah submit presale. Biasanya kesempatan lebih banyak. Melihat negara-negara yang sudah presale dulu, sekarang ya tenang, berdoa, pasrah,”

katanya. Antusiasme yang tinggi juga terlihat dari tempat sewa komputer di Jakarta yang mulai dibicarakan sebagai lokasi strategis untuk mempercepat akses tiket. Keberhasilan New Policy dalam menggerakkan antrean besar mengindikasikan betapa fenomenalnya konser BTS di Asia Tenggara.

MORE FROM THIS CATEGORY