Dokter Kulit Wanti-Wanti Jangan Asal Kejar Glowing, Begini Alasannya

3 months ago  ·  3 min read
By Linda Davis - dailynesia.com
1bb43a6d-41a9-4601-8551-079b440de23a-0

Latest Program: Jangan Asal Kejar Glowing, Ini Alasannya

Dailynesia.com – Dalam program terbaru yang berjudul “Glowing Tidak Instan, Ini Alasannya”, para ahli dermatologi mengingatkan masyarakat bahwa kecantikan kulit bukanlah hasil instan. Justru, kulit sehat harus dipelihara secara bertahap dan sesuai dengan kondisi individu. Banyak orang sering mengabaikan siklus alami kulit, sehingga terjebak dalam penggunaan produk yang terlalu berlebihan.

Alasan Mengapa Glowing Tidak Bisa Dicapai Secara Cepat

Dokter spesialis kulit dr. Eddy Widjaja menjelaskan bahwa kulit manusia memiliki proses regenerasi alami yang memakan waktu sekitar satu bulan. Ini berarti, hasil glowing membutuhkan waktu dan perawatan yang tepat. “Kita maunya natural, glowing sesuai usia. Boleh menua, tapi menua dengan anggun, aging gracefully,” kata dr. Eddy dalam program terbaru yang diadakan oleh Eva Mulia Clinic.

Kelalaian dalam memahami siklus ini sering kali membuat penggunaan skincare menjadi tidak efektif. Misalnya, banyak orang muda mengandalkan produk eksfoliasi atau treatment intensif hanya untuk hasil yang cepat, padahal hal ini bisa menyebabkan kerusakan kulit jangka panjang. “Latest Program ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep perawatan yang seimbang, bukan hanya mengikuti tren,” tambah dr. Eddy.

Kulit Butuh Pendekatan Personal

Program terbaru ini juga menekankan pentingnya pendekatan personal dalam perawatan kulit. dr. Lie Man, salah satu dokter dari Eva Mulia Clinic, menyatakan bahwa setiap orang memiliki kebutuhan berbeda. “Ada orang yang memang dari dasarnya kulitnya bagus, cukup pakai skincare yang melembapkan dan sunscreen. Tapi ada juga yang sering terpapar matahari, stres tinggi, atau kondisi kulitnya bermasalah, itu mungkin perlu skincare yang lebih lengkap,” jelas dr. Lie dalam acara pembukaan Latest Program.

Salah satu hal yang sering diabaikan adalah penggunaan produk yang sesuai dengan jenis kulit. dr. Eddy menambahkan bahwa perawatan berlapis-lapis bisa menyebabkan masalah jika tidak diperhitungkan dengan baik. “Kita harus melihat kebutuhan kulit secara keseluruhan, bukan hanya mengandalkan produk yang tren,” tegasnya.

Perawatan Berbasis Gaya Hidup Sehat

Kulit yang sehat tidak hanya bergantung pada produk perawatan, tetapi juga pada gaya hidup sehari-hari. dr. Eddy mengungkapkan bahwa faktor eksternal seperti paparan sinar matahari dan polusi, serta faktor internal seperti kurang tidur, stres, dan pola makan, bisa berdampak langsung pada kesehatan kulit. “Kalau kita kurang sehat, kurang fit, kelihatan langsung di kulit. Kulit itu organ tubuh paling besar,” katanya dalam sesi Latest Program.

Dokter spesialis kulit ini juga mengingatkan bahwa perawatan dari luar harus didukung oleh kebiasaan sehat dari dalam. “Ini adalah konsep yang sangat penting untuk dipahami, karena kulit tidak bisa terlepas dari kesehatan tubuh secara keseluruhan,” imbuh dr. Lie yang juga turut berbicara dalam acara tersebut.

Program Terbaru Mengusung Konsep Timeless Glow

Dalam sesi Latest Program, dr. Lie memaparkan bahwa konsep timeless glow adalah investasi jangka panjang. “Kalau mau dapat hasil yang bagus, kita ambil secara natural. Ujung-ujungnya yang kita harapkan adalah kulit sehat,” tegasnya. Konsep ini menggabungkan perawatan yang lengkap dengan penyesuaian siklus alami kulit.

Program ini juga menyoroti pentingnya pemeriksaan kesehatan kulit secara berkala. “Setiap pasien harus dianalisis secara individual melalui face reading. Hal ini memastikan perencanaan pengobatan sesuai dengan kondisi kulit, seperti kering, berminyak, atau masalah lain,” papar dr. Eddy yang menjadi pembicara utama dalam acara tersebut.

Kerja Sama antara Skincare dan Kebiasaan Sehari-Hari

Program terbaru ini menjadi wadah untuk mengedukasi masyarakat tentang hubungan antara skincare dan gaya hidup. dr. Eddy menegaskan bahwa keduanya saling terkait. “Kalau kita tidak mengatur kebiasaan sehari-hari, perawatan kulit pun tidak akan efektif,” katanya. Ia menambahkan bahwa metode seperti skin booster, dermapen, dan treatment peremajaan kulit hanya bisa memberikan hasil maksimal jika didukung oleh pola hidup sehat.

Acara Latest Program ini berlangsung di Tebet, Jakarta, dan dihadiri oleh banyak peserta. Peserta diberikan wawasan tentang cara memperbaiki masalah kulit sebelum mengejar hasil glowing. “Pasien datang dengan acne, acne kita beresin dulu. Mau glowing enggak bisa kalau acne -nya belum sembuh,” ingat dr. Eddy yang menjelaskan bahwa perawatan harus dimulai dari masalah dasar.

MORE FROM THIS CATEGORY