Lagi Piala Dunia, Kapten Timnas Hadapi Sidang Dugaan Pemerkosaan
Dailynesia.com – Kapten Tim Nasional Maroko, Achraf Hakimi, yang juga bek Paris Saint-Germain (PSG), akan menghadapi persidangan di Prancis terkait laporan dugaan pemerkosaan yang diajukan seorang wanita pada 2023. Informasi ini muncul setelah Pengadilan Banding Versailles menolak upaya Hakimi untuk memindahkan kasus ke pengadilan pidana. Dengan keputusan tersebut, proses hukum lanjutan akan dimulai.
Kasus bermula ketika Kantor Kejaksaan Nanterre, Paris, membuka penyelidikan pada 2023 setelah laporan dari seorang wanita yang mengklaim menjadi korban kekerasan seksual di rumah Hakimi. Pada Maret 2023, pemain berusia 27 tahun resmi didakwa atas tuduhan pemerkosaan. Pelapor yang saat itu berusia 24 tahun mengaku terjadi kekerasan seksual saat berkunjung ke kediamannya.
Hakimi membantah seluruh tuduhan dan menegaskan ia tidak melakukan pelanggaran hukum apa pun. Sejak kasus mencuat, ia terus mempertahankan sikap bahwa dirinya tidak bersalah. Meski menghadapi tekanan, Hakimi menyatakan siap menghadapi sidang tersebut.
Pernyataan Hakimi di Media Sosial
Aku telah menunggu persidangan ini sejak hari pertama. Dan sekarang aku menantikannya. Akhirnya, aku bisa berbicara.
Hari ini, sebuah cerita yang bukan milikku diceritakan dengan mengorbankan keluargaku, hidupku, dan yang terpenting, kebenaran. Terkadang aku merasa seperti menjadi sasaran empuk.
Persidangan pidana akan menentukan kelanjutan kasus, namun belum ada jadwal pasti yang diumumkan. Pengadilan Banding Versailles serta tim kuasa hukum Hakimi belum memberikan tanggapan resmi terkait permintaan komentar dari media.
Hakimi dikenal sebagai bek kanan terbaik dunia dan menjadi pilar penting bagi PSG serta Timnas Maroko. Kasus hukum yang menjeratnya menjadi sorotan luas, terutama dalam konteks prestasinya di level tertinggi sepak bola internasional.

