Viral Dokter Sebut Betis ‘Jantung Kedua’, Ini Penjelasan Medisnya

1 month ago  ·  3 min read
By Linda Miller - dailynesia.com
141f90b1-cede-492f-b4bb-817b907376f1-0

Betis Disebut Jantung Kedua, Ini Penjelasan Medisnya

Dailynesia.com – Ketika menghadapi tantangan kesehatan, banyak orang mungkin tidak menyadari peran penting betis dalam menjaga aliran darah yang sehat. Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, Vito A. Damay, viral karena menyebut betis sebagai ‘jantung kedua’ dalam video yang dibagikan di media sosial. Penjelasan ini menarik perhatian publik, terutama terkait cara tubuh manusia mengatasi tantangan sirkulasi darah sehari-hari. Menurut Vito, otot betis berfungsi sebagai pompa alami yang membantu mengembalikan darah dari kaki ke jantung, terutama saat tubuh bergerak dan otot mengalami kontraksi.

Mekanisme Betis Sebagai ‘Jantung Kedua’ dalam Tubuh

Otot betis memiliki peran kritis dalam sistem kardiovaskular. Saat berjalan atau bergerak, betis bekerja seperti pompa otomatis yang mendorong darah melawan gravitasi, mencegah pengumpulan cairan di kaki. Fungsi ini sangat penting ketika menghadapi tantangan seperti kelelahan atau kondisi yang mengganggu aliran darah, seperti penggunaan jantung yang berlebihan.

“Betis bukan sekadar otot untuk berjalan. Mereka juga memainkan peran vital dalam menjaga keseimbangan sirkulasi, terutama saat menghadapi tantangan dalam aktivitas fisik sehari-hari,”

kata dr. Vito.

Kondisi yang Muncul Akibat Fungsi Betis yang Melemah

Ketika betis tidak berfungsi optimal, tubuh dapat menghadapi tantangan dalam menjaga kesehatan vena. Vito menjelaskan bahwa kondisi seperti varises atau trombosis vena sering kali terjadi akibat tekanan darah vena yang meningkat secara kronis. Gejala yang muncul termasuk kaki yang mudah bengkak, urat vena yang menonjol, atau pembengkakan yang tidak bisa dihilangkan.

“Varises bukan hanya masalah estetika, tapi juga tanda bahwa tubuh menghadapi tantangan dalam mengalirkan darah secara efisien,”

tambah Vito.

Manfaat Latihan untuk Meningkatkan Fungsi Betis

Meningkatkan kekuatan betis bisa menjadi bagian dari strategi untuk menghadapi tantangan kardiovaskular. Vito menyarankan beberapa latihan yang sederhana dan bisa dilakukan secara rutin. Latihan ini tidak hanya memperkuat otot betis, tetapi juga membantu menjaga aliran darah agar tetap lancar. Beberapa contoh aktivitas yang efektif adalah jalan cepat selama 30 menit, peregangan heel raises, dan naik turun tangga.

“Dengan melakukan latihan ini, otot betis akan lebih kuat, sehingga membantu tubuh menghadapi tantangan seperti pengumpulan cairan atau tekanan vena yang berlebihan,”

ujarnya.

Latihan seperti bersepeda atau berenang juga bisa memberikan manfaat serupa, karena meningkatkan sirkulasi secara keseluruhan. Selain itu, Vito menekankan bahwa aktivitas fisik yang konsisten membantu mencegah berbagai masalah kesehatan terkait betis. Dengan menemukan cara untuk menghadapi tantangan aktivitas sehari-hari, tubuh bisa memperkuat sistem sirkulasi dan mencegah komplikasi yang lebih serius.

Pentingnya Menjaga Kesehatan Betis dalam Kehidupan Sehari-hari

Ketika menghadapi tantangan dalam gaya hidup modern, seperti kurangnya aktivitas fisik atau tingginya waktu duduk, kekuatan betis bisa menurun. Hal ini berdampak pada kemampuan tubuh untuk mengalirkan darah secara efektif. Untuk mengatasi tantangan tersebut, Vito menyarankan bahwa seseorang perlu mengintegrasikan gerakan kecil ke dalam rutinitas harian, seperti berjalan kaki setiap hari atau memanjakan betis dengan peregangan.

Dokter tersebut juga menyoroti bahwa betis memiliki peran penting dalam kesehatan jantung secara keseluruhan. Dengan menjaga fungsi betis, tubuh bisa mengurangi beban pada jantung dan meningkatkan kinerja sirkulasi. Vito menambahkan bahwa menghadapi tantangan kesehatan memerlukan kesadaran akan mekanisme tubuh yang tersembunyi, seperti betis sebagai ‘jantung kedua’ yang sering diabaikan.

Ketika menghadapi tantangan seperti usia yang meningkat atau gaya hidup yang kurang aktif, penting untuk memahami bahwa betis adalah bagian integral dari sistem sirkulasi. Dengan menggabungkan latihan dan kebiasaan sehat, seseorang bisa menjaga kekuatan betis dan mencegah berbagai kondisi yang memengaruhi kesehatan. Vito berharap penjelasan ini membantu masyarakat lebih menyadari peran betis dalam menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.

MORE FROM THIS CATEGORY