9 Benda Pembawa Sial – Sebaiknya Tidak Disimpan di Rumah

3 months ago  ·  2 min read
By Linda Davis - dailynesia.com
kaktus_169

9 Benda yang Dikatakan Membawa Kesialan, Sebaiknya Dijauhkan dari Rumah

Dailynesia.com – Beberapa tradisi lokal dan prinsip feng shui mengklaim ada objek di dalam rumah yang dianggap menarik energi negatif atau mengundang keberuntungan buruk. Meski banyak dari kepercayaan ini bersifat mitos, kenyataannya, banyak orang masih mempercayai larangan-larangan tersebut hingga kini. Berikut daftar benda yang dianggap membawa sial, seperti dijelaskan dalam

Reader’s Digest

:

Kaktus

Tanaman berduri seperti kaktus dikatakan mengandung ketegangan dan aura negatif. Dalam praktik feng shui, benda-benda tajam atau berduri dianggap memengaruhi dinamika hubungan di antara penghuni rumah. Namun, mawar tetap dianggap sebagai pengecualian karena dianggap membawa keberuntungan.

Kalender Usang

Kalender yang sudah lewat tenggat waktu dianggap sebagai simbol penahan waktu. Dalam pandangan feng shui, alat penunjuk waktu yang tidak tepat bisa menghambat rezeki atau mengurangi usia. Tapi, hal ini lebih banyak bersifat kepercayaan budaya daripada fakta ilmiah.

Kursi Goyang Kosong

Kursi goyang yang tergantung di ruangan sunyi sering menjadi bahan pertanyaan. Jika kursi tiba-tiba bergerak sendiri, orang percaya takhayul mungkin langsung menghubungkannya dengan kehadiran makhluk halus. Legenda Irlandia menyebut kursi goyang kosong bisa menjadi “undangan” bagi roh jahat.

Cat Warna Hijau

Warna hijau pada cat ternyata punya asal usul unik. Pada abad ke-18, pigmen hijau sintetis dibuat menggunakan arsenik, zat beracun yang bisa menyebabkan penyakit bahkan kematian. Meski penerapan arsenik dihentikan pada 1822, kepercayaan bahwa dinding hijau adalah pertanda buruk masih dipegang oleh sebagian orang.

Payung Terbuka di Dalam Rumah

Membuka payung di dalam ruangan dilarang karena dianggap ketidakhormatan. Mitos ini berasal dari zaman Mesir kuno, di mana payung simbolisasi perlindungan oleh roh. Jika payung terbuka di dalam rumah, seperti dianggap meremehkan penjagaan spiritual yang ada.

Jam Rusak atau Berhenti

Barang yang rusak dipercaya mengandung energi stagnan. Jam berhenti sering dianggap pertanda kehidupan yang tidak berkembang. Suara jam yang retak atau berdering dianggap sebagai tanda keluarga mengalami kehilangan. Tapi, banyak orang juga menganggapnya lebih berkaitan dengan perasaan tidak nyaman.

Tanaman Mati atau Kering

Tanaman layu dianggap menghembuskan “energi mati” ke dalam ruangan. Selain memberi aura negatif, tanaman kering juga membuat rumah terlihat tidak rapi. Kepercayaan ini mengingatkan bahwa keterawatan lingkungan berkaitan dengan harmoni energi.

Tempat Tidur Berantakan

Kebiasaan membiarkan tempat tidur tidak teratur bisa mengganggu kenyamanan. Menurut mitos, jika seseorang merasa tidak nyaman saat merapikan tempat tidur, mungkin akan mengalami

MORE FROM THIS CATEGORY