4 Makanan Favorit yang Dikonsumsi Orang Berusia 100 Tahun

2 months ago  ·  2 min read
By Anthony Johnson - dailynesia.com
e3298c68-f7bc-41ac-a1b1-186e039c0945-0

Makanan Terfavorit dari Generasi Berusia 100 Tahun

Dailynesia.com – Jakarta, CNBC Indonesia – Tahun ini, para peneliti mengungkap kebiasaan makan yang menjadi rahasia kehidupan panjang bagi sejumlah orang yang berusia lebih dari 100 tahun. Wilayah seperti Okinawa, Jepang, dikenal sebagai daerah dengan populasi lansia terbanyak di dunia. Menurut Dan Buettner, ahli kesehatan yang mempelajari pola hidup panjang, kebiasaan makan memiliki peran penting dalam memperpanjang usia. Dalam bukunya

Blue Zones Kitchen

, ia menekankan bahwa tidak ada makanan tunggal yang menjamin kehidupan panjang, tetapi kombinasi dari gaya hidup sehat, olahraga rutin, manajemen stres, dan interaksi sosial yang kuat.

Mayoritas Konsumsi Bahan Tumbuhan

Sebagian besar dari para lansia berusia 100 tahun mengandalkan makanan nabati dalam pola konsumsi mereka. Bahan-bahan seperti kacang, umbi-umbian, buah segar, biji-bijian utuh, serta sayuran hijau menjadi pilihan utama. Studi menunjukkan bahwa makanan berbasis tumbuhan memiliki dampak signifikan dalam menjaga kesehatan jangka panjang.

Minyak Zaitun: Penyokong Kesehatan

Di sejumlah wilayah dengan populasi lansia tinggi, seperti Ikaria, minyak nabati khususnya minyak zaitun digunakan secara rutin. Konsumsi minyak ini dikaitkan dengan peningkatan kolesterol baik dan pengurangan risiko penyakit jantung. Penelitian menyebutkan bahwa mengonsumsi enam sendok makan minyak zaitun sehari dapat mengurangi kemungkinan kematian hingga setengahnya.

Legum Sebagai Pangan Kebutuhan

Di Nicoya, legum hitam; di Mediterania, lentil dan kacang garbanzo; serta di Okinawa, kedelai adalah bahan makanan utama yang dikonsumsi oleh lansia. Sebuah penelitian yang didanai WHO menemukan bahwa mengambil 20 gram kacang setiap hari mampu menurunkan risiko kematian sekitar 8% dalam setahun. Kebiasaan ini terbukti memiliki manfaat jangka panjang.

Kebiasaan Ngemil yang Lebih Sehat

Pola makan para lansia tidak hanya terbatas pada porsi utama, tetapi juga mencakup kebiasaan ngemil yang lebih sehat. Menurut penelitian Adventist Health Study 2, mereka yang mengonsumsi kacang secara teratur cenderung hidup lebih lama 2-3 tahun dibandingkan yang tidak. Selain itu, kebiasaan seperti makan bersama keluarga dan mengunyah perlahan juga menjadi bagian integral dari menu mereka.

MORE FROM THIS CATEGORY