CT Sebut Pengusaha Zaman Now Harus Paham Teknologi – Ini Alasannya
Dailynesia.com – Dalam dunia wirausaha yang semakin dinamis, kemampuan menguasai teknologi menjadi salah satu kunci utama untuk tetap relevan dan kompetitif. Pernyataan ini disampaikan oleh Chairul Tanjung (CT), pendiri dan ketua CT Corp, saat menjadi pembicara dalam sesi edukasi di Jogja Financial Festival, yang digelar di Jogja Expo Center pada Sabtu (23/5/2026). Menurut CT, pengusaha zaman now tidak hanya perlu memahami teknologi, tetapi juga mampu mengintegrasikannya ke dalam strategi bisnis, agar bisa menjawab kebutuhan konsumen yang terus berubah. “Jadi, harus paham teknologi. Jangan sampai ketinggalan zaman,” jelas CT, yang menjadi pembicara utama dalam acara tersebut.
Mengapa Teknologi Jadi Prioritas dalam Bisnis Modern?
CT menjelaskan bahwa di era digital seperti saat ini, pengusaha yang tidak mengikuti perkembangan teknologi akan kesulitan membangun bisnis yang berkelanjutan. Ia menekankan bahwa teknologi tidak hanya sebagai alat bantu, tetapi juga sebagai faktor utama dalam menggerakkan inovasi dan efisiensi. “Usaha yang sukses tidak terlepas dari kemampuan menciptakan produk yang berbeda dengan pasar yang luas,” lanjut CT. “Produk itu harus relevan dengan generasi pengguna saat ini, dan teknologi menjadi jembatan untuk memenuhi kebutuhan mereka secara efektif.” Menurutnya, pengusaha harus mampu memanfaatkan berbagai platform digital, termasuk media sosial, untuk mencapai target pasar yang lebih luas dan meningkatkan keterlibatan dengan konsumen.
Peran E-Commerce dan Media Sosial dalam Pemasaran
Dalam sesi wawancara, CT juga membahas peran e-commerce dan media sosial sebagai pengubah paradigma dalam dunia pemasaran. Ia menyatakan bahwa kebanyakan konsumen generasi milenial, Z, hingga Alpha kini lebih mengandalkan platform daring untuk membeli produk. “Nah, platform seperti TikTok berperan sangat besar dalam promosi dan penjualan,” tutur CT. “Sudah mengalahkan Instagram, apalagi Facebook.” Hal ini menunjukkan bahwa pengusaha zaman now tidak hanya perlu menguasai teknologi, tetapi juga memahami cara memanfaatkan media sosial untuk membangun brand dan meningkatkan penjualan. “Karena itu, pahami teknologi dan manfaatkan segala kemungkinannya,” tambahnya.
CT menambahkan bahwa teknologi digital bukan hanya membantu dalam menjangkau konsumen, tetapi juga mempercepat proses pengambilan keputusan. Dengan bantuan data dan analisis, pengusaha bisa memahami tren pasar, memprediksi kebutuhan pelanggan, dan merancang strategi yang lebih tepat. “Teknologi memberi wawasan yang lebih jelas, jadi tidak bisa dipandang sebelah mata,” ujarnya. Ia juga menyoroti pentingnya adaptasi terhadap perubahan teknologi, karena konsumen kini lebih memilih metode transaksi yang praktis, cepat, dan interaktif. “Jadi, jika pengusaha tidak paham teknologi, mereka akan kesulitan mengikuti dinamika pasar yang terus bergerak.”
Challenges dan Solusi dalam Mengadopsi Teknologi
Menurut CT, ada beberapa tantangan yang dihadapi oleh pengusaha dalam mengadopsi teknologi. Salah satunya adalah kurangnya kesadaran akan manfaat teknologi di kalangan usahawan yang lebih tua. “Banyak orang yang masih memandang teknologi sebagai sesuatu yang rumit dan memakan waktu,” katanya. Namun, ia menekankan bahwa dengan belajar dan beradaptasi, pengusaha bisa memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan produktivitas dan keuntungan. “Jadi, harus paham teknologi, karena ini adalah bagian dari bisnis modern.” CT juga mengungkapkan bahwa pendidikan dan pelatihan dalam teknologi menjadi penting, terutama untuk generasi muda yang ingin berwirausaha.
CT berharap pengusaha muda tidak hanya fokus pada teknologi digital, tetapi juga pada inovasi yang berkelanjutan. “Teknologi tidak akan pernah stagnan, jadi pengusaha harus terus belajar dan mengikuti perkembangannya,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa keterampilan teknologi tidak hanya berguna dalam pemasaran, tetapi juga dalam manajemen operasional, pengambilan keputusan, dan pengembangan produk. “Jadi, ketika seorang pengusaha tidak paham teknologi, mereka akan ketinggalan dari pesaing yang lebih maju.” CT menekankan bahwa kemampuan menguasai teknologi adalah keharusan bagi setiap pengusaha yang ingin sukses di masa depan.
Dalam kesimpulannya, CT mengajak para pengusaha untuk tidak ragu dalam mengadopsi teknologi sebagai bagian dari identitas bisnis. “Jadi, harus paham teknologi, karena ini adalah jalan untuk berkembang,” kata CT. Ia juga mengatakan bahwa dalam dunia bisnis yang terus berubah, teknologi adalah alat yang tidak bisa dipisahkan dari keberhasilan. “Maka, kunci utama bagi pengusaha zaman now adalah memahami teknologi ini dan memanfaatkannya secara maksimal.” Dengan pendekatan ini, pengusaha tidak hanya bisa memenuhi kebutuhan konsumen, tetapi juga menciptakan inovasi yang dapat mengubah cara berbisnis di masa depan.

