4 Jenis Makanan/Minuman Diam-Diam Bikin Gula Darah Melonjak Drastis

2 months ago  ·  3 min read
By Sandra Taylor - dailynesia.com
3c5c4451-ab7f-4b35-9313-457cb9544b62-0

4 Jenis Makanan atau Minuman yang Tidak Disadari Mengakibatkan Kenaikan Gula Darah Cepat

Dailynesia.com – Tingkat gula darah bisa mengalami lonjakan signifikan tanpa kita sadari, terutama ketika mengonsumsi makanan dan minuman tertentu. Meskipun karbohidrat menjadi sumber energi penting bagi tubuh, dampaknya bervariasi tergantung pada jenisnya. Karbohidrat sederhana, seperti gula tambahan, memicu kenaikan kadar glukosa darah yang cepat, sedangkan karbohidrat kompleks menghasilkan efek yang lebih lambat. Menurut Sara Wisehart, M.S., RD, LD, ahli gizi, serat dalam makanan memperlambat proses penyerapan gula ke dalam darah, sehingga makanan yang rendah serat lebih berisiko menyebabkan fluktuasi gula yang drastis.

1. Minuman Berkarbonasi

Minuman berkarbonasi, seperti soda, adalah salah satu penyebab utama kenaikan gula darah yang tidak terduga. Jumlah gula tambahan dalam satu botol minuman ini bisa mencapai 40 gram, yang setara dengan 80% dari batas harian yang direkomendasikan. “Karena tidak ada protein, serat, atau lemak yang menemani glukosa dalam bentuk cair, efeknya terasa sangat cepat,” kata Wisehart. Banyak orang menganggap minuman ini sebagai pilihan cepat untuk mengatasi rasa haus, tetapi mengonsumsinya terus-menerus bisa mengganggu keseimbangan kadar gula.

“Minuman berkarbonasi seperti soda menjadi salah satu pemicu kenaikan gula darah yang paling efektif karena kandungan karbohidrat sederhananya yang tinggi,” papar Wisehart.

2. Jus Buah

4 Jenis Makanan Minuman Diam-Diam – Jus buah, meskipun berasal dari sumber alami, bisa menyebabkan lonjakan gula darah yang signifikan. Perbedaannya dengan buah segar adalah kehilangan serat yang sangat penting untuk menunda proses pencernaan. “Jus mengandung glukosa dan fruktosa yang langsung tersedia untuk tubuh, sehingga penyerapannya lebih cepat dari makanan utuh,” jelas Wisehart. Ini berarti meskipun jus buah lebih sehat dibandingkan minuman manis lainnya, konsumsi berlebihan tetap berisiko.

“Jus buah tanpa serat atau protein bisa dianggap sebagai ‘makanan diam-diam’ yang mengganggu stabilitas gula darah, terutama untuk penderita diabetes atau yang sedang menjaga kadar glukosa,” tambah Wisehart.

3. Makanan Olahan Berkarbohidrat Sederhana

Roti putih, nasi putih, dan pasta merupakan contoh makanan olahan yang sering kali luput dari perhatian. “Ketiga makanan ini mengandung karbohidrat sederhana yang cepat dicerna, sehingga menyebabkan peningkatan gula darah dalam waktu singkat,” kata Sheri Gaw, RDN, CDCES. Perbedaan utamanya dengan biji utuh adalah kandungan serat yang lebih rendah, yang mengakibatkan penyerapan karbohidrat lebih cepat. Hal ini membuat makanan olahan menjadi pilihan yang tidak disadari bagi banyak orang.

“Jika Anda ingin mengurangi risiko kenaikan gula darah, pilihlah makanan yang kaya serat, seperti roti gandum atau nasi merah, sebagai alternatif dari makanan diam-diam yang lebih berisiko,” saran Gaw.

4. Permen dan Makanan Ringan Manis

Permen, camilan manis, dan makanan olahan sering menjadi pilihan untuk mengatasi kebutuhan akan rasa manis. Namun, 4 Jenis Makanan Minuman Diam-Diam ini bisa menyebabkan lonjakan gula yang tidak terduga. “Permen mengandung gula tambahan dalam bentuk kristal, yang cepat diserap oleh tubuh dan menyebabkan peningkatan drastis pada kadar glukosa darah,” jelas Wisehart. Contohnya, permen dekstrosa seperti Nerds digunakan dalam tes toleransi glukosa oral karena memicu respons serupa dengan minuman manis.

“Mengonsumsi permen tanpa pendampingan protein atau lemak bisa membuat gula darah melonjak tanpa kita sadari, terutama saat melewati jam makan atau tidak ada makanan lain yang dikonsumsi bersamaan,” kata Wisehart.

Tips untuk Mengelola Kenaikan Gula Darah

Mengelola kenaikan gula darah memerlukan kesadaran akan jenis makanan dan minuman yang paling berisiko. “Konsumsi makanan yang mengandung serat, protein, dan lemak sehat bisa menunda penyerapan karbohidrat, sehingga mengurangi risiko lonjakan gula,” saran Gaw. Contohnya, menggantikan permen dengan kacang atau yogurt rendah gula bisa memberikan efek yang lebih baik untuk stabilisasi kadar glukosa. Selain itu, memperhatikan porsi dan frekuensi konsumsi juga sangat penting untuk menjaga kesehatan metabolisme.

“Pola makan yang tidak disadari, seperti mengonsumsi camilan manis sepanjang hari, bisa menyebabkan ketidakstabilan gula darah tanpa kita menyadari dampaknya,” tulis Gaw dalam keterangan.

Menurut para ahli, menghindari 4 Jenis Makanan Minuman Diam-Diam tidak harus dilakukan sepenuhnya, tetapi dengan kesadaran akan efek jangka pendeknya. “Sedikit penggunaan makanan olahan atau manis bisa diterima asal diimbangi dengan porsi yang tepat dan makanan sehat lainnya,” jelas Wisehart. Dengan memahami cara tubuh menyerap karbohidrat, kita bisa membuat pilihan yang lebih bijak untuk menjaga kesehatan gula darah sehari-hari.

MORE FROM THIS CATEGORY