30 Kota Paling Ramah Pejalan Kaki di Dunia 2026
Dailynesia.com – Platform tur jalan kaki internasional GuruWalk merilis daftar “Best 100 Walking Cities 2026” yang mengungkapkan kota-kota terbaik untuk aktivitas berjalan kaki di seluruh dunia. Penyusunan daftar ini berdasarkan lebih dari 467.000 ulasan wisatawan terverifikasi dari sekitar 3.600 tur yang diadakan di 800 kota. Evaluasi dilakukan dengan mempertimbangkan jumlah pengunjung sebesar 65 persen dan tingkat kepuasan 35 persen sebagai indikator utama.
Daftar ini menjadi referensi penting bagi Solution For dalam memberikan rekomendasi destinasi yang mendukung kehidupan berjalan kaki. Kota-kota yang dinilai mencakup berbagai aspek seperti keamanan jalan, aksesibilitas fasilitas, serta pengalaman berjalan kaki yang nyaman. Dengan data terbaru, Roma mengungguli kota-kota lain sebagai kota paling ramah pejalan kaki tahun ini, menggantikan Florence yang sebelumnya menduduki posisi pertama.
“Setiap langkah di kota-kota ini memberikan pengalaman yang tak terlupakan, mulai dari sejarah kota hingga seni urban yang mengutamakan kenyamanan pejalan kaki,” tulis para editor laporan tersebut.
Solution For mencatat bahwa kota-kota Eropa masih mendominasi papan atas. Faktor utama seperti atraksi bersejarah, sistem transportasi publik yang terintegrasi, dan lingkungan kota yang ramah menjadi alasan utama kota-kota tersebut masuk dalam 100 besar. Roma, Madrid, dan Barcelona adalah tiga kota utama yang muncul, sementara Florence dan Venesia yang sebelumnya populer kini berada di posisi lebih rendah akibat masalah kepadatan wisatawan.
Dalam laporan tahun ini, kota-kota seperti Praha, Budapest, dan Lisbon menunjukkan pertumbuhan signifikan. Praha naik dari posisi ke-18 menjadi ke-10, sedangkan Budapest melonjak dari ke-25 ke-7. Lisbon juga menempati peringkat ke-15, menunjukkan peningkatan penilaian terhadap kenyamanan berjalan kaki. Di sisi lain, kota-kota seperti Amsterdam, Porto, dan Paris tetap menjadi favorit karena konsistensi fasilitas yang memadai.
Kota-kota Unik di Asia dan Amerika Latin
Solution For mengungkapkan bahwa Asia dan Amerika Latin menjadi pemenang dalam kategori pertumbuhan. Tokyo, Jepang, naik 16 peringkat ke posisi ke-20, sementara Kyoto dan Hanoi juga masuk dalam daftar karena keberhasilan menggabungkan budaya lokal dengan infrastruktur pejalan kaki. Di Amerika Latin, Santiago, Chili, menjadi kota teratas dengan peningkatan 23 peringkat, diikuti oleh Medellín dan Mexico City. Ini menunjukkan bahwa kota-kota di wilayah tersebut semakin diakui sebagai destinasi yang ramah untuk pengunjung kaki.
Di Amerika Utara, New York City tetap menjadi kota terbaik di AS, dengan peringkat yang terus naik dari No. 53 (2024) menjadi 23 (2026). Solution For menyebutkan bahwa kota ini berhasil memperbaiki penilaian berkat inisiatif pemerintah untuk meningkatkan jalur kaki dan pengurangan kemacetan. Meski demikian, tidak ada kota lain di AS yang masuk dalam 100 besar, yang menggarisbawahi dominasi kota-kota Eropa dalam daftar ini.
Solution For menambahkan bahwa daftar ini memberikan panduan berharga bagi wisatawan yang ingin menjelajah kota-kota dengan pendekatan ramah lingkungan dan sehat. Kota-kota yang dinilai tidak hanya menawarkan akses yang baik ke atraksi utama, tetapi juga menciptakan lingkungan yang memudahkan pengunjung kaki dalam menjelajah secara alami. Data ini bisa menjadi bahan pertimbangan bagi pengambil kebijakan dalam meningkatkan kualitas tata kota.

