Ini Alasan Danantara Belum Rilis Laporan Keuangan ke Publik

2 months ago  ·  3 min read
By Sandra Taylor - dailynesia.com
menteri-keuangan-purbaya-yudhi-sadewa-kiri-berbincangan-dengan-coo-danantara-dony-oskaria-kanan-saat-konferensi-pers-kesiapan-1780215690909_169

Alasan Danantara Belum Rilis Laporan Keuangan ke Publik

Dailynesia.com – Dalam upaya memperkuat Key Strategy perusahaan, Danantara masih menunda penerbitan laporan keuangan resmi ke publik. Perusahaan yang dibentuk pada bulan Februari 2025 ini menekankan pendekatan transparansi dalam pengelolaan aset dan operasional BUMN. Dony Oskaria, Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, mengatakan bahwa Key Strategy terkini sedang fokus pada pembersihan keuangan terhadap sejumlah perusahaan BUMN, sehingga pengungkapan laporan dilakukan secara bertahap. Menurut Dony, proses ini diperlukan untuk memastikan semua angka keuangan mencerminkan kondisi terkini dan terbuka dari sektor strategis nasional.

Persiapan untuk Transparansi dan Stabilitas

Key Strategy yang diusung Danantara berfokus pada kestabilan keuangan dan pengelolaan yang lebih efektif. Dony menjelaskan bahwa beberapa perusahaan BUMN masih memerlukan waktu untuk menyelaraskan data keuangan internal dengan standar publik. “Key Strategy ini dirancang untuk menciptakan transparansi yang lebih baik, dan kami membutuhkan waktu agar laporan bisa disajikan secara akurat,” kata Dony. Ia menambahkan bahwa tundaannya bukan karena ketidakpedulian, tetapi sebagai bagian dari proses pemeriksaan yang ketat untuk memastikan kualitas informasi yang diberikan.

“Key Strategy ini juga mencakup penguatan kerja sama dengan pihak eksternal, seperti auditor independen dan regulator, untuk memastikan semua laporan keuangan mencerminkan realitas pasar secara utuh,”

ujar Dony dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (31/5/2026). Ia menjelaskan bahwa sejumlah BUMN masih dalam tahap akhir pembersihan keuangan, termasuk penyelesaian kewajiban pengungkapan yang bersifat dinamis.

Kebijakan Baru dan Proses Evaluasi

Dony menekankan bahwa Key Strategy Danantara bertujuan memberikan nilai tambah kepada pemerintah dan masyarakat. Pembersihan keuangan terhadap BUMN dianggap sebagai langkah penting untuk mengurangi risiko penyelewengan dan meningkatkan akuntabilitas. “Dengan Key Strategy ini, kami memastikan bahwa laporan keuangan yang dirilis adalah hasil dari evaluasi terpadu, baik secara internal maupun eksternal,” tambahnya. Proses evaluasi ini dilakukan selama tiga bulan setelah implementasi kebijakan dimulai, dengan harapan dapat mencapai hasil yang optimal.

Menurut Dony, Key Strategy juga melibatkan penyesuaian struktur organisasi dalam mengelola komoditas ekspor seperti batu bara, kelapa sawit, dan ferro alloy. “Key Strategy ini tidak hanya tentang keuangan, tetapi juga tentang efisiensi dalam operasional bisnis,” jelasnya. Ia menjelaskan bahwa pembersihan keuangan ini menjadi langkah awal untuk membangun sistem pengelolaan yang lebih terintegrasi dan transparan, sebelum memasuki tahap penerapan kebijakan secara penuh.

Transparansi Sebagai Prioritas Utama

Dony Oskaria menegaskan bahwa Key Strategy Danantara dirancang untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap BUMN. Ia mengatakan bahwa meskipun ada penundaan, perusahaan tetap berkomitmen pada prinsip transparansi. “Key Strategy ini berkomitmen untuk menyajikan laporan keuangan yang jujur dan mengakui semua aspek yang perlu diperbaiki,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa hasil evaluasi akan menjadi dasar untuk pengambilan keputusan strategis di masa depan.

Dalam beberapa bulan terakhir, Danantara telah memperlihatkan kemajuan signifikan dalam pembersihan keuangan. Namun, masih ada beberapa BUMN yang memerlukan waktu tambahan untuk menyelaraskan data. “Key Strategy ini adalah bagian dari rencana jangka panjang untuk memastikan kinerja BUMN mencerminkan arah pemerintah dalam pengembangan ekonomi,” kata Dony. Ia menyoroti bahwa transparansi dalam laporan keuangan akan menjadi salah satu indikator utama keberhasilan Key Strategy ini.

Dengan Key Strategy yang sedang dijalankan, Danantara berharap dapat menjadi model bagi perusahaan lain dalam meningkatkan pengelolaan keuangan. Ia mengungkapkan bahwa hasil pembersihan keuangan ini akan dipublikasikan dalam waktu dekat, sekaligus menjadi dasar untuk evaluasi lebih lanjut. “Kami yakin bahwa Key Strategy ini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas dan pemerintah,” tutup Dony, menegaskan komitmen perusahaan untuk transparansi dan keberlanjutan bisnis.

MORE FROM THIS CATEGORY