Jangan Diabaikan, Ini 5 Gejala Umum Diare yang Sering Muncul
Dailynesia.com –
Jakarta, Diare sering kali dianggap remeh, tetapi janganlah diabaikan. Menurut berbagai sumber, beberapa gejala umum yang muncul saat mengalami diare perlu diperhatikan.
Diare terjadi ketika frekuensi buang air besar meningkat secara signifikan. Gejala ini biasanya berupa tinja yang lebih cair dan sering terjadi dalam waktu 24 jam.
1. Sakit Perut atau Mulas
Salah satu gejala diare adalah rasa sakit atau kram di perut. Sensasi ini sering muncul akibat peradangan pada saluran pencernaan. Proses peradangan membuat otot usus berkontraksi, sehingga tubuh terus mendorong feses menuju anus.
2. Demam
Gejala diare yang lain adalah demam. Ini bisa terjadi karena infeksi yang menyerang saluran pencernaan. Demam berfungsi sebagai respons tubuh untuk mengatasi peradangan, tetapi juga bisa menunjukkan gejala dehidrasi akibat kehilangan cairan berlebihan.
3. Mual
Diare sering disertai rasa mual yang mengganggu. Penyebabnya bisa bermacam-macam, termasuk infeksi pada usus. Bakteri tertentu seperti Staphylococcus aureus dan Bacillus cereus menghasilkan toksin yang memicu produksi gas dan cairan berlebihan, menyebabkan keterenggangan perut.
4. Nafsu Makan Hilang
Gejala diare yang lain adalah penurunan nafsu makan. Perut yang sakit dan kembung, serta sering mual, sering membuat seseorang kurang ingin makan. Namun, tetap memastikan konsumsi makanan agar tubuh tetap bertenaga.
5. Kembung
Gejala khas diare lainnya adalah kembung perut. Hal ini umum terjadi ketika penyebabnya adalah intoleransi laktosa. Laktosa, yang banyak terdapat pada makanan berbasis susu, bisa menyebabkan gas yang terakumulasi di usus besar. Gas ini dihasilkan dari fermentasi karbohidrat, serat, atau protein yang tidak bisa dicerna.
Biasanya, gejala diare dapat membaik dalam 2-3 hari tanpa pengobatan. Namun, jika kondisi ini berlangsung lebih dari tiga hari, segera konsultasikan ke dokter untuk memastikan tidak terjadi komplikasi.

