Main Agenda: Gelar RUPS, Pemegang Saham PTPP Sepakati Agenda Ini!

3 months ago  ·  3 min read
By Christopher Moore - dailynesia.com
e3ecc066-0ef9-43bd-b7da-268a394b4220-0

Gelar RUPS, Pemegang Saham PTPP Sepakati Agenda Ini!

Dailynesia.com – Jakarta — PT PP (Persero) Tbk (PTPP), perusahaan konstruksi dan investasi nasional yang berada di bawah naungan Danantara Indonesia, telah menyelesaikan kewajiban tahunan sebagai Emiten di Pasar Modal. Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS Tahunan) Tahun Buku 2025 diadakan pada Selasa (19/05) di Kantor Pusat PTPP Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, para pemegang saham menyetujui tujuh agenda utama, termasuk laporan keuangan dan perubahan struktur pengurus.

Apa Saja Agenda yang Disepakati?

RUPS Tahunan Tahun Buku 2025 membahas tujuh poin penting. Pertama, Perseroan memperoleh persetujuan atas laporan tahunan dan pengesahan laporan keuangan konsolidasian. Kedua, laporan tugas pengawasan Dewan Komisaris disetujui, serta laporan keuangan program PUMK Tahun Buku 2025 ditetapkan. Pemegang saham juga memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya kepada Direksi.

Ketiga, akuntan publik ditunjuk untuk mengaudit laporan keuangan konsolidasian dan program PUMK Tahun Buku 2026. Keempat, gaji, honorarium, fasilitas, serta tunjangan pengurus untuk Tahun Buku 2026 ditetapkan. Selain itu, remunerasi atas kinerja Tahun Buku 2025 juga diberikan.

Lima, kewenangan persetujuan Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) Tahun 2026-2030 dan Rencana Kerja serta Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2027, beserta perubahannya, didelegasikan kepada pihak yang ditunjuk RUPS. Keenam, perubahan Anggaran Dasar Perseroan disepakati. Ketujuh, struktur pengurus diperbarui.

Perubahan Struktur Pengurus Perseroan

Dewan Komisaris terdiri dari: Komisaris Utama/Komisaris Independen Dhony Rahajoe, Komisaris Setya Nugraha, Komisaris Aisyah Zakiyyah, Komisaris Giri Suprapdiono, serta Komisaris Independen Tjia Marwan dan Ain Rika Armina. Di sisi Direksi, terdapat Direktur Utama Novel Arsyad, Direktur Keuangan Faizal Rahmad, Direktur Manajemen Risiko & Legal Tommy Wiranata A, Direktur Strategi Korporasi dan HCM I Gede Upeksa Negara, Direktur Operasi Infrastruktur Yul Ari Pramuraharjo, dan Direktur Operasi Gedung Yuyus Juarsa.

“volledig acquit et de charge”

Dalam agenda ke-6, Pemegang Saham menyetujui pengalihan 31.619.477 lembar saham Seri B dari PT Danantara Asset Management (Persero) ke BP BUMN. Saham Seri B tersebut nantinya akan diubah menjadi Saham Seri A Dwiwarna sesuai ketentuan Pasal 2 ayat (3) Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang BUMN, yang menetapkan bahwa Negara Republik Indonesia memiliki 1% saham Seri A Dwiwarna di BUMN melalui Kepala BP BUMN.

Pada agenda ke-7, struktur pengurus diperbarui. Pemegang saham mengucapkan terima kasih kepada pengurus sebelumnya atas dedikasinya dalam mendukung transformasi bisnis PTPP. Selama Tahun Buku 2025, PTPP mencatatkan kontrak baru senilai Rp24,95 triliun, dengan komposisi proyek 45% dari pemerintah, 35% dari BUMN, dan 20% dari sektor swasta.

Dari segi segmentasi usaha, sektor gedung menjadi kontributor utama sebesar 35%, diikuti oleh jalan dan jembatan (16%), pertambangan (12%), power plant (11%), pelabuhan (10%), irigasi (6%), bendungan (4%), minyak dan gas (3%), industri (2%), serta bandara (1%). Beberapa proyek besar yang memberikan dampak signifikan antara lain PLTGU Batam, New Priok East Access Phase II, Itacha 2 (pemasokan konstruksi dan pembelian), Tol Kataraja Phase 2, Fuel Pipeline Cikampek – Plumpang, Gedung DPD IKN, dan Proyek Konstruksi Bendungan Karian – Serpong Water Conveyance System (KSCS) Paket 1.

Perwakilan BP BUMN dalam RUPS Tahunan mengapresiasi kinerja PTPP, khususnya keberhasilan menjaga arus kas operasional positif serta mengurangi liabilitas secara berkelanjutan. Pencapaian ini mencerminkan keberhasilan strategi penguatan fondasi bisnis dan penerapan manajemen keuangan yang cermat dalam dinamika sektor konstruksi nasional.

MORE FROM THIS CATEGORY