Ini Bukti Warga RI Makin Doyan Beli Barang Pakai Pay Later

2 hours ago  ·  2 min read
By Linda Davis - dailynesia.com
wajib-tahu-ini-perbedaan-kartu-kredit-paylater-pinjol_169

Permintaan Layanan Pay Later di Indonesia Terus Meningkat

Dailynesia.com – Jakarta menunjukkan bahwa antusiasme konsumen terhadap skema pembiayaan Buy Now Pay Later (BNPL) tidak menunjukkan tanda-tanda menurun. Data terbaru mengungkapkan bahwa volume penyaluran BNPL melalui Perusahaan Pembiayaan melonjak tajam sebesar 57,02% secara tahunan pada bulan Juni 2026. Total fasilitas yang disalurkan mencapai Rp13,40 triliun hingga pertengahan tahun ini.

Penurunan Tingkat Gagal Bayar

Sementara itu, tingkat non-performing finance (NPF) gross untuk produk BNPL di sektor Perusahaan Pembiayaan mengalami penurunan. Angka tersebut turun dari 3,44% pada Mei 2026 menjadi 3,09% di bulan Juni. Penurunan ini didorong oleh perbaikan kualitas pembayaran dari para debitur. Agusman, yang menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML), menekankan pentingnya konsistensi dalam manajemen risiko.

Untuk menjaga kualitas pembiayaan, Perusahaan Pembiayaan perlu terus memperkuat penerapan manajemen risiko dan prinsip kehati-hatian, antara lain melalui penguatan penilaian kemampuan bayar debitur serta pemantauan kualitas portofolio secara berkelanjutan.

Ungkapan tersebut disampaikan Agusman melalui jawaban tertulis yang dikutip pada hari Jumat, 7 Agustus 2026. Berdasarkan catatan SLIK OJK, tren kenaikan pembiayaan BNPL multifinance juga berlanjut secara bulanan. Pada Mei 2026, pertumbuhan kinerja sektor multifinance tercatat naik 53,78% dibandingkan tahun sebelumnya.

Bank Juga Catat Kenaikan Signifikan

Sektor perbankan tidak ketinggalan dalam mengadopsi tren pembayaran tertunda ini. Total baki debet atau outstanding paylater di industri perbankan mencapai Rp30,71 triliun pada Juni 2026. Pertumbuhan tahunan tercatat sebesar 33,54%, meskipun angka ini sedikit melambat dibandingkan capaian Mei 2026 yang menyentuh 37% secara tahunan.

Hingga pertengahan tahun, jumlah rekening yang menggunakan layanan paylater dari perbankan telah mencapai 32,80 juta akun. Meskipun basis pengguna terus berkembang, rata-rata baki debet per rekening masih berada di level yang relatif rendah, yaitu sekitar Rp940 ribu.

Frequently Asked Questions

What is Ini Bukti Warga RI Makin Doyan?

Ini Bukti Warga RI Makin Doyan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Ini Bukti Warga RI Makin Doyan matter?

Ini Bukti Warga RI Makin Doyan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

More from this category