Ada Retakan di Badan Pesawat, Ratusan Boeing 737 Max Kena Inspeksi

2 hours ago  ·  3 min read
By Elizabeth Lopez - dailynesia.com
0b96c430-6a26-4866-a865-2ef25091e5d0_169

FAA Perintahkan Inspeksi Ratusan Boeing 737 Max Akibat Ada Retakan di Badan Pesawat

Dailynesia.com – Otoritas Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA) resmi mengeluarkan arahan kelaikudaraan untuk memeriksa ratusan unit Boeing 737 Max. Langkah preventif ini diambil setelah ditemukan adanya masalah struktural yang signifikan pada armada pesawat tersebut. Secara spesifik, ada retakan di badan pesawat yang terdeteksi pada beberapa unit, sehingga memicu kekhawatiran terhadap integritas keseluruhan struktur. Berdasarkan instruksi terbaru, sebanyak 471 pesawat yang beroperasi di wilayah Amerika Serikat wajib menjalani pemeriksaan menyeluruh.

Kelompok pesawat yang terdampak mencakup berbagai varian dari seri Max, termasuk Max 8, Max 9, dan Max 8-200. FAA menjelaskan bahwa kerusakan struktural yang tidak teridentifikasi lebih awal berpotensi melemahkan kekuatan keseluruhan pesawat. Retakan tersebut teramati pada area penguat struktur, tepatnya di sekitar pintu layanan depan pada sisi kanan pesawat. Temuan ini menjadi perhatian serius bagi regulator penerbangan AS.

Ada retakan di badan pesawat yang ditemukan pada beberapa unit di area penguat struktur, tepatnya di sekitar pintu layanan depan pada sisi kanan pesawat.

Maskapai penerbangan dituntut untuk melakukan pemeriksaan sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh FAA. Proses inspeksi ini mempertimbangkan tingkat penggunaan masing-masing pesawat dalam operasional sehari-hari. Apabila retakan teridentifikasi selama pemeriksaan, operator harus segera melakukan perbaikan sebelum pesawat tersebut diizinkan kembali terbang. FAA menegaskan bahwa tidak ada perintah grounding atau penghentian operasi untuk armada yang terdampak, sehingga penerbangan tetap berjalan normal.

Regulator penerbangan AS menilai bahwa interval inspeksi yang diwajibkan sudah memberikan kesempatan memadai untuk mendeteksi retakan sebelum kerusakan berkembang dan mengancam integritas struktural. Penjelasan resmi dari FAA menyebutkan bahwa pesawat tidak perlu dikandangkan karena proses inspeksi rutin memungkinkan deteksi dini. Hal ini menunjukkan bahwa masalah yang ditemukan masih dalam tahap yang dapat ditangani tanpa mengganggu operasional penerbangan secara signifikan.

FAA tidak memerintahkan pesawat untuk dikandangkan karena interval inspeksi yang diwajibkan memberikan beberapa kesempatan untuk mendeteksi retakan sebelum kerusakan itu dapat mengompromikan integritas struktural pesawat.

Jadwal Berlaku dan Tindakan Boeing

Arahan resmi ini dijadwalkan mulai berlaku pada tanggal 10 September mendatang. Di sisi lain, Boeing telah melakukan modifikasi dalam proses manufaktur untuk menangani masalah serupa pada pesawat yang baru diproduksi. Perubahan tersebut bertujuan mencegah munculnya kendala identik pada armada yang akan datang. Dengan langkah proaktif ini, perusahaan manufaktur pesawat terbesar di dunia tersebut berusaha memastikan kualitas produknya tetap terjaga.

Kasus retakan struktural bukan pertama kali terjadi pada keluarga pesawat Boeing 737. Tahun 2019 lalu, FAA juga pernah memerintahkan inspeksi terhadap pesawat 737-700, 737-800, dan 737-900. Saat itu, retakan ditemukan pada komponen penghubung antara badan pesawat dan sayap, yang memicu pemeriksaan menyeluruh terhadap armada generasi sebelumnya. Kejadian serupa menunjukkan bahwa masalah struktural pada pesawat Boeing memang perlu perhatian berkelanjutan.

Konteks Terbaru dari Regulator

Masalah struktural ini muncul tidak lama setelah FAA mengusulkan arahan kelaikudaraan lain. Usulan tersebut akan mewajibkan inspeksi terhadap rakitan kursi pada 453 pesawat Boeing 737 Max. Pemeriksaan tambahan diperlukan karena adanya kemungkinan kursi dipasang secara tidak benar selama tahap produksi atau perawatan. Hal ini menunjukkan bahwa FAA sedang melakukan evaluasi komprehensif terhadap berbagai aspek keselamatan pada armada Boeing 737 Max.

Boeing saat ini masih berada di bawah pengawasan ketat regulator maupun publik. Hal ini terkait insiden yang menimpa pesawat Alaska Airlines pada Januari 2024. Dalam kejadian tersebut, panel penutup pintu atau door plug terlepas saat penerbangan berlangsung. Dewan Keselamatan Transportasi Nasional Amerika Serikat (NTSB) kemudian mengonfirmasi bahwa empat baut yang seharusnya menahan panel pintu tidak terpasang ketika pesawat dikirimkan kepada Alaska Airlines pada Oktober 2023.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Inspeksi Boeing 737 Max

Apa yang menyebabkan ada retakan di badan pesawat Boeing 737 Max? Retakan ditemukan pada area penguat struktur di sekitar pintu layanan depan pada sisi kanan pesawat. Penyebab pastinya masih dalam proses investigasi lebih lanjut oleh FAA dan Boeing.

Apakah ada pesawat yang harus dikandangkan? Tidak ada perintah grounding. FAA tidak memerintahkan pesawat untuk dikandangkan karena interval inspeksi yang diwajibkan memberikan beberapa kesempatan untuk mendeteksi retakan sebelum kerusakan itu dapat mengompromikan integritas struktural pesawat.

Berapa banyak pesawat yang terdampak? Sebanyak 471 pesawat Boeing 737 Max yang terdaftar di wilayah Amerika Serikat wajib menjalani pemeriksaan sesuai arahan FAA.

Kapan inspeksi harus dimulai? Arahan resmi ini dijadwalkan mulai berlaku pada tanggal 10 September mendatang, memberikan waktu bagi maskapai untuk mempersiapkan jadwal inspeksi.

MORE FROM THIS CATEGORY