Persiapan Perang! Pentagon Susun Strategi Nuklir Lawan Rusia-China

2 hours ago  ·  3 min read
By William Moore - dailynesia.com
b-21-raider-angkatan-udara-amerika-serikat-pembom-siluman-jarak-jauh-yang-dapat-dipersenjatai-dengan-senjata-nuklir-lepas-land-6_169

Strategi Nuklir Baru Pentagon untuk Hadapi Ancaman Rusia dan China

Dailynesia.com – Pentagon saat ini tengah merancang kerangka strategi nuklir yang diperbarui. Tujuannya adalah memberikan kepala negara Amerika Serikat opsi yang lebih variatif apabila terjadi konflik bersenjata dengan Moskow atau Beijing. Menurut laporan yang beredar, pendekatan baru ini akan lebih memprioritaskan senjata nuklir taktis berjangkauan pendek untuk konflik di tingkat regional, bukan hanya bergantung pada artileri strategis jarak jauh.

Tinjauan rahasia tersebut secara khusus dirancang untuk menghadapi kemungkinan sekutu Washington diserang oleh dua kekuatan besar tersebut. Proses penyusunan strategi ini dipantau langsung oleh Elbridge Colby, yang menjabat sebagai kepala kebijakan pertahanan Pentagon.

Waktu dan Konteks Kedaluwarsa Perjanjian

Langkah strategis ini muncul kurang lebih enam bulan setelah perjanjian bilateral terakhir mengenai pembatasan senjata nuklir antara AS dan Rusia, yaitu New START, resmi berakhir. Salah seorang pejabat pertahanan AS menjelaskan bahwa memiliki jangkauan strategi yang lebih beragam kini menjadi hal yang sangat penting.

“Memberikan pilihan nuklir yang lebih realistis dan kredibel kepada presiden akan memperkuat upaya pencegahan militer,” ujarnya.

Perjanjian New START yang awalnya ditandatangani pada tahun 2010 dan diperpanjang hingga 2021 membatasi kedua negara untuk menyimpan maksimal 1.550 hulu ledak strategis. Selain itu, aturan tersebut juga membatasi jumlah sistem pengiriman hingga 700 unit serta mewajibkan transparansi dalam proses verifikasi. Ketentuan ini secara resmi berakhir pada bulan Februari tanpa adanya draf pengganti yang siap.

Posisi Rusia dan China dalam Negosiasi

Meskipun perjanjian bilateral telah kedaluwarsa, Moskow menegaskan bahwa mereka tidak berniat menjadi pihak pertama yang melakukan eskalasi. Rusia berjanji tidak akan menambah jumlah hulu ledaknya selama AS juga berkomitmen untuk melakukan hal yang sama. Sebelumnya, Presiden Rusia Vladimir Putin mengusulkan agar kedua negara tetap mematuhi batas-batas yang ada selama satu tahun ke depan. Usulan ini disampaikan sambil menunggu hasil negosiasi untuk mencari kesepakatan pengganti.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump menolak tawaran tersebut karena menginginkan sebuah kesepakatan yang lebih komprehensif, termasuk melibatkan China. Beijing, yang diperkirakan memiliki sekitar 600 hulu ledak nuklir, langsung menolak untuk bergabung dalam pembicaraan. Pemerintah China berargumen bahwa negara-negara dengan persenjataan nuklir terbesar seharusnya memikul tanggung jawab utama dalam proses perlucutan senjata.

Doktrin Nuklir Rusia yang Diperbarui

Selain itu, Moskow juga menuntut agar setiap kesepakatan senjata nuklir yang diperluas harus turut mencakup anggota NATO seperti Prancis dan Inggris. Rusia sebelumnya telah memperbarui doktrin nuklirnya pada tahun 2024. Aturan baru tersebut menetapkan bahwa agresi oleh negara non-nuklir yang didukung oleh kekuatan nuklir akan langsung diperlakukan sebagai serangan gabungan.

Senjata pemusnah massal juga dapat digunakan secara sah jika agresi konvensional mulai menimbulkan ancaman kritis terhadap kedaulatan Rusia maupun sekutunya, Belarus. Moskow secara konsisten mengkritik keras penyebaran senjata nuklir AS di Eropa sebagai bagian dari skema pembagian kekuatan tempur NATO. Rusia kembali menegaskan bahwa mereka sama sekali tidak memiliki niat untuk menyerang negara anggota NATO manapun. Namun, mereka mengancam akan menargetkan persenjataan nuklirnya secara langsung ke negara-negara yang menampung fasilitas senjata mematikan tersebut jika ditujukan ke Rusia.

Frequently Asked Questions

What is Persiapan Perang Pentagon Susun Strategi Nuklir?

Persiapan Perang Pentagon Susun Strategi Nuklir is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Persiapan Perang Pentagon Susun Strategi Nuklir matter?

Persiapan Perang Pentagon Susun Strategi Nuklir matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

MORE FROM THIS CATEGORY