Prabowo Sangat Sedih Indonesia Gagal ke Piala Dunia, Ungkit Cape Verde

3 hours ago  ·  3 min read
By Linda Davis - dailynesia.com
pertemuan-presiden-ri-dengan-150-periset-dari-badan-riset-dan-inovasi-nasional-6-agustus-2026-1786010089740_169

Prabowo Sangat Sedih Indonesia Gagal Raih Tiket Piala Dunia 2026

Dailynesia.com – Jakarta — Presiden Prabowo Subianto kembali menyoroti kegagalan tim nasional Indonesia dalam meraih tiket putaran final Piala Dunia 2026. Pernyataan tersebut diungkapkannya saat memimpin pertemuan dengan sejumlah peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 6 Agustus 2026. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan rasa kecewa yang mendalam atas hasil yang belum sesuai harapan.

Dalam sambutannya, Prabowo menekankan bahwa kemajuan sebuah bangsa sangat bergantung pada kemampuan menguasai sains dan teknologi. Menurutnya, negara yang mampu menguasai kedua bidang tersebut akan mengalami perkembangan pesat. Ia juga mengajak seluruh timnya untuk terus memimpin berdasarkan fakta dan realita yang ada, meskipun terkadang kenyataan tidak selalu menyenangkan untuk diterima.

“Kuncinya adalah sains dan teknologi. Ini adalah fakta dan kenyataan. Dari penguasaan sains dan teknologi, tentunya masalah pendidikan itu adalah fondasi, landasan yang paling, paling, paling kritikal, paling kritis,” ujar Prabowo.

Ironi Populasi vs Prestasi Sepak Bola

Prabowo kemudian menyoroti ironi yang terjadi dalam sepak bola Indonesia. Dengan jumlah penduduk mencapai 300 juta jiwa, Indonesia merupakan negara dengan populasi terbesar keempat di dunia. Namun, negara ini belum mampu menembus babak final Piala Dunia. Ia menyampaikan rasa sedihnya secara terbuka mengenai hal ini.

“Tapi saya sangat sedih terus terang saja, masalah sepak bola saja, kita tidak mampu masuk Piala Dunia. Ini fakta yang tidak enak ya, masak negara kecil seperti Cape Verde ya, Cape Verde masuk, saya nggak tahu itu,” kata Prabowo.

Menteri Pertahanan periode 2019-2024 tersebut juga memberikan perbandingan menarik. Ia menyebutkan bahwa jumlah penduduk Cape Verde bahkan mungkin lebih sedikit dibandingkan dengan Kabupaten Sumedang saja. Perbandingan ini semakin memperkuat argumennya bahwa Indonesia seharusnya mampu meraih prestasi yang lebih baik.

“Mungkin jumlah penduduknya dengan kabupaten Sumedang mungkin lebih banyak Sumedang mungkin ya. Cape Verde, banyak negara kecil yang masuk ke situ,” lanjutnya.

Introspeksi dan Peran Erick Thohir

Prabowo mengajak seluruh pihak untuk melakukan introspeksi mendalam. Menurutnya, mengeluh tidak akan menyelesaikan masalah. Ia juga menyinggung peran Erick Thohir, yang menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga sekaligus Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia. Menurutnya, Erick Thohir telah berjuang keras untuk membawa Indonesia hampir lolos ke Piala Dunia.

“Kalau sepak bola nggak ada yang tersinggung di antara kalian kan? Bener nggak? Mungkin yang tersinggung Menpora, mungkin gitu. Tapi beliau juga baru Menporanya atau nggak, beliau juga (ketua umum) PSSI sudah lumayan,” ujar Prabowo.

Ia menambahkan bahwa strategi yang digunakan perlu lebih cerdas ke depannya. Kegagalan harus dijadikan pelajaran berharga, bukan alasan untuk mencari kambing hitam.

“Tapi beliau sudah berjuang luar biasa kita hampir masuk kemarin ya. Hampir masuk. Mungkin strateginya harus lebih pintar kita,” lanjutnya.

Sebagai penutup, ia kembali menyoroti perbandingan populasi. Dengan 500 ribu penduduk, Cape Verde berhasil menembus babak final. Sementara itu, Sumedang bahkan memiliki jumlah penduduk yang lebih banyak. Oleh karena itu, Prabowo mengajak semua pihak untuk mencari penyebab kegagalan dan berani melakukan perubahan.

“Sekarang belajar. Bagaimana? Kenapa kok bisa negara itu masuk umpamanya. Kenapa? Apa yang dilakukan? Pelatihnya dari mana? Guru-gurunya dari mana?,” kata Prabowo.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Pernyataan Prabowo

1. Kapan Prabowo menyampaikan pernyataan ini? Pernyataan tersebut disampaikan pada Kamis, 6 Agustus 2026, saat pertemuan di Istana Merdeka dengan peneliti dari BRIN.

2. Apa yang dimaksud Prabowo dengan “memimpin dengan fakta”? Prabowo menjelaskan bahwa ia ingin timnya dan seluruh pihak menerima kenyataan apa adanya, meskipun terkadang tidak menyenangkan, dan menggunakan fakta sebagai dasar pengambilan keputusan.

3. Bagaimana perbandingan populasi Indonesia dengan Cape Verde? Indonesia memiliki populasi sekitar 300 juta jiwa, sementara Cape Verde hanya memiliki sekitar 500 ribu penduduk. Namun, Cape Verde berhasil lolos ke Piala Dunia.

4. Apa peran Erick Thohir dalam upaya lolos ke Piala Dunia? Erick Thohir menjabat sebagai Menpora dan Ketua Umum PSSI. Ia telah berjuang keras membawa Indonesia hampir lolos ke Piala Dunia 2026.

5. Apa saran Prabowo untuk perbaikan sepak bola Indonesia? Prabowo menyarankan agar Indonesia belajar dari negara-negara kecil yang berhasil, mengevaluasi strategi yang digunakan, serta tidak mengeluh atau mencari kambing hitam atas kegagalan.

MORE FROM THIS CATEGORY