Dolar Tembus Rp 17.500, Ini Titik Genting Rupiah Sepanjang Sejarah RI

3 months ago  ·  2 min read
By Daniel Rodriguez - dailynesia.com

Rupiah Mengalami Pelemahan Memburuk, Rp17.500 Menjadi Kurs Terendah sepanjang Masa

Dailynesia.com – Key Discussion: Jakarta, Rupiah kembali mengalami pelemahan signifikan terhadap dolar AS hari ini, Selasa (11/5/2026). Berdasarkan data Refinitiv, nilai tukar rupiah turun 0,59% menjadi Rp17.505 per dolar pada pukul 10.03 WIB. Angka ini mencatatkan titik terendah intraday sepanjang sejarah, serta memecahkan level psikologis Rp17.500 per dolar. Pelemahan ini memperpanjang tekanan yang terjadi pada rupiah, dengan investor terus mencari aset lebih aman di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Masa Depresiasi 1997: Titik Genting Pertama dalam Sejarah Rupiah

Key Discussion: Depresiasi rupiah pada tahun 1997 menjadi momen kritis yang mengubah dinamika mata uang Indonesia. Mulai dari Agustus hingga Oktober 1997, rupiah mulai melemah secara signifikan. Dulu, kurs rupiah stabil di sekitar Rp2.500 per dolar, tetapi krisis moneter yang melanda Asia Tenggara mengakibatkan penurunan hingga Rp3.000an per dolar. Tekanan spekulatif global memaksa Bank Indonesia beralih dari sistem managed floating ke kurs mengambang bebas, yang menjadi langkah terpenting dalam sejarah rupiah. Keputusan ini diambil karena cadangan devisa tidak lagi mampu mempertahankan nilai rupiah melalui intervensi pasar.

Krisis Ekonomi dan Politik 1998: Titik Terendah sepanjang Sejarah Rupiah

Key Discussion: Puncak pelemahan rupiah terjadi pada Mei hingga Juni 1998, dimana mata uang Indonesia mencapai titik terendah dalam sejarahnya. Menurut Refinitiv, pada 16 Juni 1998, rupiah ditutup di Rp15.200 per dolar, sementara pada intraday mencapai Rp16.800 per dolar. Situasi ini dipicu oleh perluasan krisis ekonomi ke bidang politik dan sosial, termasuk gerakan protes besar-besaran yang memperparah ketidakstabilan. Penembakan mahasiswa Universitas Trisakti pada 12 Mei 1998 mempercepat kerusuhan di Jakarta dan kota-kota lain, yang menyebabkan penarikan dana massal oleh investor.

Ketergantungan pada IMF dan Pemulihan di Tahun 2001

Key Discussion: Selama era reformasi, rupiah kembali terpengaruh pada April 2001, dengan kurs bergerak di kisaran Rp10.500 hingga Rp12.000 per dolar. Pemicunya adalah ketegangan politik antara Presiden Abdurrahman Wahid dengan DPR dan MPR, yang mencapai puncak akibat rencana sidang istimewa untuk mengakhiri masa jabatan presiden. Di sisi eksternal, hubungan dengan IMF yang memburuk akibat pencairan pinjaman tertunda memperparah tekanan pada rupiah. Meski ada upaya pemulihan ekonomi, rupiah tetap mengalami depresiasi yang berdampak pada inflasi dan daya beli masyarakat.

Krisis Global 2008: Dampak Eksternal yang Luas

Key Discussion: Salah satu masa kelam dalam sejarah rupiah terjadi pada Oktober-November 2008, saat krisis finansial global menyebar ke berbagai negara. Penurunan nilai tukar rupiah dimulai dari penurunan harga saham AS dan bangkrutnya Lehman Brothers pada September 2008. Kepanikan investor global menyebabkan arus modal berpindah ke aset aman seperti dolar AS dan obligasi pemerintah AS. Rupiah yang sebelum

MORE FROM THIS CATEGORY