Rapat 4 Jam Lebih, Rosan Beberkan Pesan Prabowo Ke Bos-Bos Himbara

2 months ago  ·  2 min read
By Linda Miller - dailynesia.com
12778be7-89c2-44e0-8b26-6b54b8f04435-0

Rapat 4 Jam Lebih: Prabowo Beri Pesan Kepada Bos-Bos Himbara

Dailynesia.com – Yang berlangsung di Istana Negara pada Kamis (18/6/2026) menjadi fokus utama pembahasan kebijakan perbankan nasional. Rosan Roeslani, CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara), menyampaikan arahan Presiden Prabowo Subianto kepada para direktur dan komisaris bank Himbara. Pertemuan yang berlangsung selama lebih dari empat jam ini membahas berbagai isu penting, termasuk peran perbankan plat merah dalam perekonomian, kebijakan moneter, serta upaya mendukung sektor riil seperti UMKM dan industri korporasi.

Harapan Prabowo untuk Perbankan Plat Merah

Presiden Prabowo mengingatkan bahwa perbankan plat merah tidak hanya bertujuan mencari laba, tetapi juga harus berkontribusi secara sosial. Hal ini diungkapkan Rosan saat menjelaskan hasil Key Discussion tersebut. “Pesan dari bapak presiden menyampaikan bahwa perbankan plat merah wajib hadir dalam masyarakat untuk memberikan akses kredit yang merata,” katanya. Ia menekankan bahwa perusahaan-perusahaan dalam Himbara harus memastikan keberhasilan program nasional bisa dirasakan oleh seluruh rakyat.

“Kita harus mengoptimalkan potensi keuangan negara untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif,” tambah Rosan, mengungkapkan pandangan Prabowo selama Key Discussion.

Salah satu poin utama yang dibahas adalah nilai valuasi perbankan plat merah. Rosan menjelaskan bahwa Bank Mandiri dinilai mencapai sekitar Rp450 triliun, sementara BRI sedikit di atas angka itu. BNI tercatat sekitar Rp200 triliun, dan BSI serta BTN memiliki nilai pasar yang berbeda. Jika dijumlahkan, total valuasi perbankan Himbara mencapai Rp1.100 triliun, yang menggambarkan 10% dari keseluruhan pasar modal Indonesia. Angka ini menjadi pertimbangan dalam Key Discussion untuk memastikan stabilitas finansial.

Strategi Perbankan dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi

Dalam Key Discussion, Prabowo juga menyoroti peran perbankan dalam menghadapi tantangan ekonomi nasional. Rosan mengatakan bahwa Presiden meminta para petinggi bank Himbara tetap hati-hati dalam mengelola risiko, namun tetap memberikan akses kredit yang mudah kepada masyarakat. “UMKM masih kesulitan mendapatkan pinjaman, sehingga perbankan plat merah harus berperan lebih aktif dalam mendukung sektor ini,” ujarnya.

“Dengan kepemimpinan yang konsisten, Himbara dapat menjadi pilar utama dalam penguatan ekonomi Indonesia,” katanya.

Rosan menambahkan bahwa rapat tersebut juga membahas kondisi pasar keuangan yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kebijakan suku bunga Bank Indonesia. Meski BI menaikkan suku bunga acuan 25 bps menjadi 5,75%, arahan dari Prabowo tidak menyebutkan instruksi khusus untuk menahan tingkat bunga. Sebaliknya, ia meminta bank Himbara tetap fleksibel dalam menyesuaikan kebijakan, tetapi tetap fokus pada keseimbangan antara stabilitas dan inklusivitas.

Dalam Key Discussion, para direktur bank Himbara sepakat bahwa peningkatan kinerja perbankan harus sejalan dengan kebutuhan masyarakat. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Pandu Sjahrir, CIO BIP Danantara, menegaskan bahwa rapat ini menjadi momen penting untuk menyelaraskan visi strategis antara pemerintah dan industri perbankan. “Kita harus memastikan bahwa kebijakan keuangan mencakup semua lapisan masyarakat, bukan hanya kelompok tertentu,” kata Airlangga.

“Dengan Key Discussion yang menyeluruh, perbankan plat merah bisa menjadi peran aktif dalam penguatan ekonomi nasional,” ujar Rosan menutup penjelasan.

MORE FROM THIS CATEGORY