Bursa Asia Terpuruk, Pasar Korea Selatan Mengalami Penurunan Terbesar
Dailynesia.com – Pada perdagangan hari Rabu, 17 Juni 2026, bursa saham Asia-Pasifik mengalami pelemahan awal. Di antara negara-negara kawasan, pasar saham Korea Selatan mencatatkan penurunan terbesar.
Laporan dari CNBC menyebutkan bahwa sentimen pasar masih terpengaruh oleh dinamika geopolitik dan respons investor terhadap negosiasi terbaru antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Indeks Kospi Korea Selatan turun 1,02% pada sesi awal, sementara indeks Kosdaq bergerak lebih rendah secara kecil. Di Jepang, indeks Nikkei 225 mengalami penurunan 0,20%, berbeda dengan indeks Topix yang justru naik 0,46%. Sementara itu, indeks S&P/ASX 200 Australia turun 0,17% di awal perdagangan.
Hang Seng Hong Kong Tetap Kuat
Kontrak berjangka Hang Seng Hong Kong berhasil mencatatkan peningkatan, berada di level 24.510. Angka ini lebih tinggi dibandingkan posisi penutupan sebelumnya, yaitu 24.493,95.
AS dan Iran Berupaya Percepat Kesepakatan
Presiden Donald Trump mengungkapkan keinginan untuk membagikan rincian perjanjian damai terbaru antara AS dan Iran kepada Kongres. Pernyataan ini muncul setelah beberapa anggota Kongres meminta waktu untuk meninjau kesepakatan tersebut sebelum disahkan secara resmi.
Perjanjian awal antara AS dan Iran akan memperpanjang gencatan senjata hingga 60 hari. Selain itu, kesepakatan ini menjadi dasar untuk negosiasi lebih lanjut terkait program nuklir Iran serta isu strategis lainnya di masa depan.

