Serangan Iran Diam-Diam Sukses Tembus AS, Los Angeles Dibuat Lumpuh

2 months ago  ·  2 min read
By David Williams - dailynesia.com
kolase-bendera-as-dan-iran-1777883506002_169-4

Serangan Siber Iran Tembus AS, Los Angeles Lumpuh

Dailynesia.com – Serangan siber besar yang mengganggu operasional transportasi umum di Los Angeles awal Maret 2026 kini terungkap terkait dengan kegiatan intelijen Iran. Penelitian terbaru oleh para ahli keamanan siber Israel mengidentifikasi keterlibatan kelompok peretas dari Teheran dalam serangan ini, yang semakin memperkuat ketegangan digital antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan sekutunya sejak perang di Timur Tengah memanas.

Deteksi dan Temuan Gambit Security

Perusahaan keamanan siber Gambit Security berbasis di Tel Aviv mengungkap bahwa pelaku serangan berhasil mengambil sekitar 700 gigabyte data dari Los Angeles County Metropolitan Transportation Authority (LACMTA). Data tersebut meliputi email, cadangan sistem, dan berkas internal kritis, menurut laporan yang diterbitkan Selasa (26/5/2026). Temuan ini disampaikan dalam upaya menegaskan hubungan antara Iran dan kelompok peretas Ababil of Minab, yang sebelumnya mengklaim bertanggung jawab atas serangan.

Keterlibatan Iran dalam Operasi Siber

Dalam investigasi mereka, Gambit Security menemukan bukti forensik yang mendukung asumsi bahwa keterlibatan Iran bukan sekadar spekulasi. Direktur intelijen ancaman mereka, Eyal Sela, menjelaskan bahwa Ababil memiliki metode serangan yang mirip dengan operasi intelijen Iran. Meski kelompok tersebut belum merespons pesan yang dikirim melalui situs webnya, bukti teknis menunjukkan hubungan kuat antara Ababil dan pemerintah Iran.

“Apa yang kami tambahkan adalah bukti yang membuktikan keterlibatan Iran dalam operasi ini,” kata Sela, menurut Reuters. “Kami tidak hanya mengasumsikan, tetapi juga menemukan bukti yang memperkuat klaim tersebut.”

Respons Pihak Terkait

Kelompok Ababil of Minab, yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan, mengungkapkan bahwa mereka menyebarkan video perusakan di sistem transportasi Los Angeles. Namun, pihak berwenang di AS dan Israel belum memberikan konfirmasi langsung. Otoritas transportasi Los Angeles, sementara itu, mengatakan sedang bekerja sama dengan lembaga penegak hukum dan spesialis keamanan siber untuk menemukan penyebab dan pelaku serangan tersebut.

Analisis Tindakan Serangan

What Happened During serangan terhadap LACMTA menunjukkan strategi serangan yang lebih canggih. Para ahli mengatakan bahwa penyusup mungkin menggunakan jaringan siber yang sama untuk menyerang sistem Tri-Rail di Florida Selatan, Vyncs, dan infrastruktur Saudi Unimac. Gambit Security menyebut bahwa temuan mereka juga mencakup pola serangan yang mengindikasikan keterlibatan aktif Iran dalam upaya menyerang fasilitas vital AS.

Ekspansi Serangan ke Wilayah Lain

Ababil of Minab tidak hanya fokus pada Los Angeles, tetapi juga mengklaim bertanggung jawab atas serangan terhadap sistem Tri-Rail di Florida Selatan. Sementara itu, perusahaan pelacak kendaraan Vyncs menyebut pembobolan terdeteksi pada 2 April, meski tidak menjelaskan detail kerugian. Sistem Saudi Unimac juga menjadi target, dengan bukti menunjukkan kehadiran operasi serupa yang mengarah ke keterlibatan Iran.

Dampak pada Infrastruktur

What Happened During serangan terhadap Los Angeles mengakibatkan sebagian layanan informasi kedatangan lumpuh, serta kesulitan pelanggan mengisi saldo kartu transportasi. Meski layanan kereta dan bus tetap berjalan, pengguna terganggu dalam mengakses data pribadi dan sistem administrasi. Faktor ini menegaskan bahwa serangan siber bisa menghambat operasional kritis secara signifikan, bahkan tanpa kerusakan fisik.

MORE FROM THIS CATEGORY