Video: Teknologi IoT Bantu Transisi Energi dan Kurangi Emisi Karbon
Dailynesia.com – Dalam rangka mendukung perpindahan ke sumber energi bersih, transisi energi menjadi faktor kunci dalam mengubah cara bisnis pencahayaan berkembang. Inovasi teknologi yang dipromosikan oleh produsen lampu ternama, Signify, memberikan solusi canggih untuk mengurangi penggunaan energi. Perusahaan ini, yang mengelola merek Phillips dari Belanda, telah beroperasi di Indonesia sejak 1895 dan terus berkomitmen dalam mengembangkan produk pencahayaan berkelanjutan.
Peran Signify dalam Pemanfaatan Teknologi IoT
Lucas Ardhana, Direktur dan Pemimpin Bisnis untuk Kanal Profesional di Signify, menjelaskan bahwa perusahaan menawarkan produk berbasis Internet of Things (IoT) yang dirancang untuk memudahkan pengelolaan sistem pencahayaan. Contohnya, Signify Interact menjadi alat utama dalam mengontrol cahaya secara efisien, sekaligus memangkas jejak karbon secara signifikan.
“Signify Interact hadir sebagai solusi hijau yang membantu mengoptimalkan penggunaan energi, terutama pada bangunan modern. Produk ini tidak hanya meningkatkan efisiensi cahaya, tetapi juga berkontribusi pada pengurangan emisi karbon secara drastis,” ujar Lucas Ardhana.
Perkembangan kebutuhan listrik yang semakin tinggi, terutama yang berasal dari bahan bakar fosil, mendorong Signify mengubah lampu konvensional menjadi LED terhubung. Teknologi ini bisa menghemat energi hingga 65-80%, serta mengurangi emisi karbon secara efektif. Transisi energi bukan hanya tentang beralih ke sumber daya baru, tapi juga tentang mengintegrasikan inovasi dalam cara menggunakannya.
Bagaimana perusahaan produsen lampu seperti Signify dapat memainkan peran penting dalam proses transisi energi? Simak wawancara Serliana Salsabila dengan Lucas Ardhana dalam Profit CNBC Indonesia (Senin, 25 Mei 2026) untuk mengetahui lebih lanjut.

