Topics Covered: Lewat AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Industri

2 hours ago  ·  3 min read
By William Moore
e3adb023-7cb1-473b-bf65-1ba1a3de4c08-0

AIcosystem Memperkuat Transformasi Digital Telkom di Berbagai Industri

Ekosistem AI Terpadu untuk Mendukung Pemanfaatan Teknologi

Topics Covered – Perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) di Indonesia semakin pesat, sehingga membutuhkan solusi yang komprehensif, terintegrasi, dan fleksibel. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) merespons tren ini dengan meluncurkan AIcosystem, sebuah platform AI yang menggabungkan kemampuan TelkomGroup untuk mendukung penggunaan kecerdasan buatan di berbagai sektor. Dengan adanya AIcosystem, Telkom menjadi pelaku utama dalam membangun ekosistem AI end-to-end yang mampu memenuhi kebutuhan industri modern.

AIcosystem dirancang sebagai bagian dari strategi transformasi digital Telkom, yang bertujuan mempercepat inovasi teknologi dan mendorong adopsi AI secara massal. Dian Siswarini, Direktur Utama Telkom, menegaskan bahwa platform ini merupakan komitmen perusahaan untuk menjadikan AI sebagai pilar utama dalam pembangunan ekonomi digital nasional. “AIcosystem adalah wujud kolaborasi yang memastikan teknologi AI bisa diaplikasikan secara efektif dan berkelanjutan,” kata Dian. Ia menambahkan, inisiatif ini membuka peluang bagi pelaku usaha, pemerintah, dan masyarakat dalam memanfaatkan potensi AI.

Struktur Komprehensif untuk Mendorong Kolaborasi

AIcosystem mengintegrasikan berbagai unit dalam TelkomGroup, termasuk Telkom AI Center of Excellence (AI CoE), Telkomsel AI, Neutra Compute, AI Infomedia, AI Digiserve, dan Telkom University. Integrasi ini memungkinkan pengembangan solusi AI yang lebih cepat, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan industri. Dengan pendekatan fullstack, TelkomGroup tidak hanya menyediakan layanan aplikasi, tetapi juga membangun fondasi AI dari infrastruktur hingga data dan platform.

“AIcosystem dibangun dengan pendekatan fullstack sehingga TelkomGroup bisa memberikan solusi AI yang lebih aman, skalabel, dan relevan untuk kebutuhan layanan publik,” ujar Faizal Rochmad Djoemadi, Direktur IT Digital Telkom. Ia menjelaskan bahwa model ini memastikan pengembangan teknologi AI terus berjalan secara sinergis, mengurangi duplikasi, dan meningkatkan efisiensi operasional.

Salah satu fitur utama AIcosystem adalah AI Playground, yang menjadi ruang uji coba untuk pengembangan solusi AI. Dengan fitur ini, pelaku bisnis, akademisi, dan komunitas bisa mengakses alat dan data untuk menciptakan inovasi berbasis AI. Selain itu, AI Campus menjadi jembatan antara dunia akademik dan industri, dengan fokus pada pelatihan dan pengembangan talenta. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa AI tidak hanya menjadi teknologi, tetapi juga alat untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam era digital.

Komponen Utama AIcosystem

AIcosystem memiliki lima komponen utama, yaitu AI Playground, AI Campus, AI Connect, AI Hub, dan AI Native. Komponen-komponen ini dirancang untuk memastikan pemanfaatan AI bisa dilakukan secara mandiri dan terintegrasi. AI Connect memfasilitasi pertukaran ide antar sektor, sementara AI Hub mempercepat proses transformasi dari konsep hingga solusi siap pakai. AI Native, di sisi lain, fokus pada penerapan AI di operasional internal TelkomGroup untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas layanan.

Setiap komponen dalam AIcosystem memiliki peran khusus. Misalnya, AI Playground menawarkan akses ke platform pengembangan AI yang mudah digunakan, sementara AI Campus menggabungkan sumber daya akademik untuk menghasilkan solusi yang berdampak nyata. Faizal menekankan bahwa ekosistem ini membuka peluang untuk berbagai industri, mulai dari telekomunikasi hingga layanan publik, dengan penerapan AI yang diadaptasi sesuai kebutuhan masing-masing sektor.

Topics Covered – Selain fokus pada pemanfaatan AI, Telkom juga menyoroti pentingnya kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam menghadapi tantangan digital. Dengan AIcosystem, perusahaan mengharapkan mampu mengakselerasi adopsi AI di bidang transportasi, kesehatan, pendidikan, dan pemerintahan. Platform ini diperkirakan akan meningkatkan efisiensi layanan publik, mengoptimalkan proses bisnis, serta mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

MORE FROM THIS CATEGORY