Dailynesia News
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Telkom Percepat Pemulihan Layanan Telekomunikasi Pascagempa NTT

Published August 16, 2026 · Updated August 16, 2026 · By Anthony Johnson - dailynesia.com

Foto : Anthony Johnson - dailynesia.com

Telkom Percepat Pemulihan Layanan Telekomunikasi Pasca Gempa Besar di NTT

Dailynesia.com – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. secara aktif dan intensif melaksanakan upaya pemulihan layanan telekomunikasi serta infrastruktur digital yang terdampak bencana gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 Skala Richter di kawasan Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Telkom Percepat Pemulihan Layanan Telekomunikasi dengan mengerahkan seluruh sumber daya teknis dan operasional untuk memastikan konektivitas masyarakat dapat segera kembali normal. Langkah ini merupakan respons cepat perusahaan terhadap situasi darurat yang terjadi di wilayah terdampak.

Analisis Dampak Gempa terhadap Infrastruktur Jaringan

EVP Telkom Regional III, Rachmad Dwi Hartanto, menjelaskan bahwa penurunan kinerja layanan TelkomGroup utamanya dipicu oleh dua faktor utama. Pertama, gangguan pasokan listrik di zona terdampak yang menyebabkan banyak perangkat jaringan tidak berfungsi optimal. Kedua, kerusakan fisik pada perangkat telekomunikasi yang ditimbulkan oleh guncangan gempa yang cukup kuat.

"Penurunan kualitas layanan TelkomGroup terutama disebabkan oleh kendala pasokan listrik di wilayah terdampak dan sejumlah kerusakan perangkat akibat gempa," ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (16/8/2026).

Tim teknis Telkom telah melakukan survei menyeluruh untuk mengidentifikasi area-area yang mengalami gangguan paling signifikan. Berdasarkan data awal, sebagian besar gangguan terjadi pada infrastruktur BTS dan pusat data yang berada di dekat episenter gempa. Pemulihan akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan prioritas wilayah yang paling terdampak.

Strategi Pemulihan Berbasis Stabilitas Listrik

Menurut Rachmad, proses pemulihan saat ini masih sangat bergantung pada stabilitas pasokan listrik. Namun demikian, TelkomGroup juga mengaktifkan genset tambahan dengan kapasitas terbatas sebagai penguatan suplai listrik untuk menjaga stabilitas operasional perangkat jaringan dan mendukung proses pemulihan layanan. Langkah ini memastikan bahwa layanan kritis tetap berjalan meskipun pasokan listrik utama belum sepenuhnya pulih.

Selain itu, TelkomGroup juga terus melakukan langkah percepatan perbaikan dengan mengerahkan tim teknis dan sumber daya yang diperlukan agar layanan telekomunikasi dan digital dapat segera kembali normal. Tim lapangan bekerja secara bergiliran untuk memastikan setiap area terdampak mendapatkan perhatian yang memadai dalam proses pemulihan.

Dukungan Pelanggan dan Komunikasi Publik

TelkomGroup menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan dan masyarakat atas kejadian ini. Kami juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas pengertian dan dukungan yang diberikan selama proses pemulihan berlangsung," katanya. Pelanggan dapat melaporkan gangguan melalui berbagai channel layanan pelanggan yang tersedia, termasuk aplikasi MyTelkomsel dan hotline resmi.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan dan produk Telkom, kunjungi halaman layanan Telkom atau tentang kami.

Frequently Asked Questions (FAQ)

Berapa lama estimasi pemulihan layanan telekomunikasi di NTT?

Proses pemulihan dilakukan secara bertahap dan bergantung pada stabilitas listrik serta tingkat kerusakan infrastruktur. Estimasi awal adalah beberapa hari hingga satu minggu untuk pemulihan penuh di area terdampak.

Bagaimana cara pelanggan melaporkan gangguan layanan?

Pelanggan dapat melaporkan gangguan melalui aplikasi MyTelkomsel, menghubungi hotline layanan pelanggan, atau mengunjungi gerai Telkom terdekat untuk mendapatkan bantuan langsung.

Apakah ada layanan alternatif selama proses pemulihan?

Telkom menyediakan layanan darurat melalui genset cadangan dan tim teknis yang ditempatkan di area strategis untuk memastikan konektivitas tetap berjalan selama proses perbaikan infrastruktur utama.

Related Reading