Area Rusia di Stasiun Luar Angkasa Bocor Lagi, Amerika Ikut Bingung

2 months ago  ·  4 min read
By William Moore - dailynesia.com
69f0bf48-e5c0-4fca-94ec-06b8f5bed319_169

Area Rusia di Stasiun Luar Angkasa Bocor Lagi, Amerika Ikut Bingung

Dailynesia.com – Stasiun Luar Angkasa (ISS) kembali menghadapi masalah kebocoran udara, terjadi pada awal bulan Mei 2026. Meski dianggap berhasil diperbaiki sebelumnya, kondisi tersebut kini kembali terdeteksi, menimbulkan kekhawatiran antara NASA dan Roscosmos. Modul layanan Zvezda, bagian dari segmen Rusia di ISS, diidentifikasi sebagai sumber kebocoran yang terus menjadi perhatian selama beberapa tahun terakhir.

Penurunan tekanan di terowongan transfer yang terhubung ke Zvezda menjadi tanda adanya masalah. Roscosmos mencatat kehilangan udara secara bertahap, sementara NASA terus mengumpulkan data untuk memahami akar masalah. Analisis terbaru menunjukkan ISS masih kehilangan sekitar satu pon udara per hari melalui retakan mikroskopis, meski tingkat kebocoran tersebut sebelumnya diperkirakan berkurang setelah tindakan perbaikan pada 2025.

Kebocoran ini bukan pertama kalinya terjadi. Roscosmos awalnya melaporkan masalah pada September 2019, menunjukkan bahwa kesenjangan udara berasal dari vestibule PrK, ruang antara port docking dan modul Zvezda. Tahun 2024 menjadi momen kritis ketika laporan menyebutkan kehilangan udara meningkat dari satu pon menjadi lebih dari dua pon per hari. Situasi ini mendorong NASA menetapkan kebocoran sebagai risiko tertinggi dalam operasional ISS.

Ada kemajuan sementara pada pertengahan 2025. NASA mengungkapkan sinyal tekanan baru yang mengindikasikan kebocoran mungkin telah tertutup. Namun, keberhasilan ini tidak bertahan lama. Pada 1 Mei 2026, saat kosmonaut Rusia memindahkan muatan dari wahana kargo Progress 95, tekanan di modul Zvezda kembali menurun. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa kebocoran sebenarnya belum sepenuhnya diatasi, bahkan mungkin terus berlangsung secara terus-menerus.

Menurut informasi yang dikutip dari Gizmodo, Selasa (26/5/2026), NASA memastikan kondisi saat ini tidak membahayakan tujuh awak yang berada di ISS. Area yang terdampak dipertahankan dalam tekanan lebih rendah, dengan penyesuaian tambahan dilakukan jika diperlukan. Meski demikian, masalah ini menimbulkan pertanyaan tentang stabilitas jangka panjang ISS, terutama dalam konteks usia yang hampir mencapai tiga dekade.

Kebocoran berulang ini terjadi di tengah masa senja ISS. Stasiun luar angkasa yang telah beroperasi sejak 1998 itu dijadwalkan pensiun pada 2030. Di Amerika Serikatan, isu ini memicu perhatian Kongres. Sejumlah anggota parlemen mengusulkan agar NASA menunda penghentian operasional ISS hingga ada stasiun luar angkasa komersial pengganti, demi memastikan keberlanjutan kehadiran manusia di orbit Bumi.

Kebocoran yang konsisten mengganggu proyeksi masa depan ISS. Sebagai bentuk antisipasi, panel penasihat keselamatan mengingatkan bahwa risiko terhadap stasiun luar angkasa meningkat seiring bertambahnya usia. Sejumlah alat dan sistem di ISS telah mengalami penuaan, termasuk modul Zvezda yang telah menunjukkan tanda-tanda kerusakan sejak lama. NASA dan Roscosmos, meski berupaya keras, masih belum mampu menghentikan kebocoran secara permanen.

Permasalahan ini juga memicu diskusi internasional. Kebocoran yang terus berulang mengingatkan kembali pentingnya kolaborasi antara badan antariksa Rusia dan Amerika Serikatan. Dengan kebocoran yang kembali muncul, kepercayaan terhadap sistem ISS sebagai platform penelitian dan eksplorasi luar angkasa mulai dipertanyakan. Penyesuaian tekanan dan pengamatan terus dilakukan untuk meminimalkan dampak, tetapi kekhawatiran akan keberlanjutan operasional ISS tetap menjadi sorotan.

Di sisi lain, kebocoran juga mengungkapkan tantangan teknis yang lebih luas. Modul Zvezda, sebagai bagian penting dari ISS, menjadi fokus utama karena terlibat dalam berbagai misi. Retakan mikroskopis yang terdeteksi mengisyaratkan bahwa kualitas bahan dan teknologi yang digunakan mungkin tidak lagi memenuhi standar keselamatan. Dengan ISS mendekati akhir hayatnya, perbaikan yang terus-menerus terhadap modul Rusia menjadi krusial.

Meski NASA memberikan jaminan bahwa tujuh astronot yang berada di ISS saat ini aman, kebocoran ini memberikan pelajaran penting tentang kebutuhan pemantauan berkala. Setiap kenaikan tingkat kebocoran menjadi indikator bahwa perangkat luar angkasa membutuhkan perhatian ekstra. Dalam konteks usia ISS yang hampir 30 tahun, masalah teknis seperti ini menjadi lebih sensitif.

Panel penasihat keselamatan berulang kali menekankan bahwa usia perangkat luar angkasa menimbulkan risiko yang semakin kompleks. Kesenjangan udara yang terus berlangsung tidak hanya mengancam keamanan awak, tetapi juga berpotensi memengaruhi eksperimen dan operasional penelitian. Sebagai langkah jangka panjang, penelitian mengenai material dan struktur ISS menjadi prioritas baru, terutama dalam rangka memperpanjang masa operasional stasiun luar angkasa.

Usaha mengatasi kebocoran ini juga memicu refleksi tentang kerja sama internasional dalam bidang luar angkasa. NASA dan Roscosmos, sebagaimana diatur dalam Perjanjian Antariksa 2000, tetap bekerja sama meski menghadapi tantangan teknis. Kebocoran yang terjadi saat ini menunjukkan bahwa meski terdapat upaya perbaikan, stasiun luar angkasa tetap rentan terhadap kelelahan material dan ketidaksempurnaan sistem.

Dengan kebocoran kembali terdeteksi, perhatian terhadap masa depan ISS semakin meningkat. Kongres Amerika Serikatan, sebagai pihak yang mengawasi anggaran dan kebijakan luar angkasa, mulai mengambil langkah-langkah untuk memastikan bahwa peralihan ke stasiun luar angkasa komersial tidak terlalu mendesak. Namun, kekhawatiran terhadap keberlanjutan operasional ISS tetap menjadi topik utama dalam diskusi antariksa.

Dalam laporan terbaru, NASA menyatakan bahwa situasi ini tidak berisiko bagi tujuh astronot yang berada di ISS saat ini. Area yang terdampak dipertahankan dalam tekanan lebih rendah, sambil dilakukan penyesuaian tekanan tambahan jika diperlukan, demikian dikutip dari Gizmodo, Selasa (26/5/2026).

MORE FROM THIS CATEGORY