Seluruh Dunia Pakai, Ternyata Teknologi Ini Dapat Subsidi Amerika

1 hour ago  ·  3 min read
By James Lopez - dailynesia.com
sebuah-monitor-menunjukkan-pelacakan-gps-pada-balon-yang-dibuat-oleh-kelompok-aktivis-yang-berbasis-di-seoul-yang-dirancang-un-1_169

Teknologi Navigasi Global yang Disubsidi Amerika

Dailynesia.com – Sistem penentuan posisi global atau GPS telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari jutaan orang di seluruh planet ini. Mulai dari memberikan petunjuk arah perjalanan, berbagi posisi terkini, hingga melacak keberadaan seseorang secara real-time. Namun, di balik kemudahan penggunaannya, ada biaya besar yang ditanggung oleh negara tertentu.

Amerika Serikat mengalokasikan dana sebesar dua miliar dolar Amerika atau setara dengan tiga puluh lima triliun rupiah dari anggaran pajak warganya. Dana ini diperuntukkan bagi pemeliharaan jaringan satelit yang menyediakan layanan navigasi secara cuma-cuma. Yang menarik, layanan ini tidak hanya dinikmati oleh warga AS, tetapi juga oleh sebagian besar populasi dunia.

Sejarah dan Cara Kerja GPS

Menurut Science Focus, pengembangan GPS dimulai pada masa Perang Dingin ketika Amerika Serikat membutuhkan sistem untuk mengidentifikasi posisi pasukan darat, pesawat tempur, dan kapal perang. Saat ini, sistem tersebut dijalankan oleh Angkatan Luar Angkasa AS dengan menggunakan dua puluh empat satelit yang tersebar di orbit.

Setiap satelit beroperasi pada ketinggian sekitar dua puluh ribu kilometer di atas permukaan Bumi. Perangkat-perangkat ini secara terus-menerus memancarkan informasi yang mencakup koordinat lokasi serta waktu pengiriman sinyal secara presisi. Karena pancaran sinyal dilakukan secara terbuka, hampir seluruh wilayah di dunia dapat menerimanya.

Dua Versi Sinyal dan Perubahan Penting

Meskipun sinyal dipancarkan secara terbuka, tidak semua penduduk Bumi mendapatkan kualitas yang sama. Amerika Serikat menerapkan dua jenis transmisi berbeda. Yang pertama ditujukan untuk pasukan militer AS beserta sekutunya dengan enkripsi tingkat tinggi. Yang kedua diperuntukkan bagi masyarakat sipil dengan kualitas yang sengaja diturunkan.

Sinyal sipil awalnya memiliki ketidakakuratan hingga seratus meter dalam penentuan posisi.

Perubahan signifikan terjadi pada Mei 2000 ketika Presiden Bill Clinton mengubah regulasi yang berlaku. Keputusan tersebut memungkinkan penerima sinyal sipil mendapatkan akurasi sepuluh kali lipat lebih baik dibandingkan sebelumnya.

Masa Depan dan Alternatif Navigasi

Apakah pendanaan dari AS akan terus berlanjut? Kemungkinan besar jawabannya ya. Pemerintah Amerika Serikat masih sangat bergantung pada sistem ini untuk keperluan militer, keamanan nasional, serta infrastruktur penerbangan. Diperkirakan sistem GPS akan tetap beroperasi dalam waktu yang cukup lama.

Selain GPS, dunia memiliki beberapa alternatif sistem navigasi satelit. Eropa mengembangkan Galileo, sementara China memiliki BeiDou. Keunikan BeiDou terletak pada kemampuannya memungkinkan pengguna mengirim pesan melalui satelit, sehingga mereka di daerah terpencil tanpa jaringan seluler tetap bisa berkomunikasi.

Rusia juga tidak ketinggalan dengan sistem GLONASS yang dikembangkan sejak era Soviet. Sistem ini menawarkan perlindungan sinyal yang sangat baik di garis lintang tinggi, menjadikannya pilihan ideal untuk wilayah utara dan Arktik yang sering mengalami gangguan pada GPS standar.

Frequently Asked Questions

What is Seluruh Dunia Pakai Ternyata Teknologi Ini Dapat?

Seluruh Dunia Pakai Ternyata Teknologi Ini Dapat is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Seluruh Dunia Pakai Ternyata Teknologi Ini Dapat matter?

Seluruh Dunia Pakai Ternyata Teknologi Ini Dapat matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

MORE FROM THIS CATEGORY