Bos Nvidia Ramal Korea Selatan Bakal Jadi Raja Dunia di Sektor Ini

2 months ago  ·  3 min read
By Linda Miller - dailynesia.com
pendiri-dan-ceo-nvidia-jensen-huang-tiba-untuk-pertemuan-dengan-komite-perbankan-senat-di-capitol-hill-di-washington-dc-as-3-d-1765522856482_169

Nvidia CEO Ramal Korea Selatan Jadi Raja Dunia di Sektor Teknologi Robotika dan AI

Dailynesia.com – Dalam meeting results terbaru, CEO Nvidia Jensen Huang menyatakan bahwa Korea Selatan akan menjadi pusat utama pengembangan teknologi robotika serta industri pabrik kecerdasan buatan (AI factories). Menurut Huang, keunggulan Korea Selatan sebagai pemimpin manufaktur global, yang dilengkapi ekosistem lengkap mulai dari industri chip hingga sektor otomotif, memberi peluang besar untuk menerapkan inovasi robotika dan AI fisik. Ia menilai kemitraan dengan perusahaan-perusahaan lokal akan menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing dalam bidang teknologi dan memperkuat posisi Korea sebagai kekuatan utama di dunia industri.

Langkah Strategis dalam Kolaborasi Teknologi

Sebagai bagian dari meeting results yang dilakukan dalam tujuh bulan terakhir, Huang menjadwalkan pertemuan dengan perusahaan teknologi besar seperti Samsung Electronics, SK Hynix, Hyundai Motor, LG, dan Naver. Tujuannya adalah memperkuat kolaborasi di bidang chip dan teknologi fisik AI, serta mengeksplorasi potensi pengembangan infrastruktur yang lebih besar. “Karena Korea adalah pusat manufaktur dunia, kita dapat memanfaatkan teknologi robotika dan AI fisik yang kita kembangkan di sini untuk meningkatkan sektor industri,” kata Huang, dikutip Reuters, Jumat (5/6/2026).

Karena Korea adalah pusat manufaktur dunia, kita dapat menerapkan teknologi robotika, teknologi AI fisik yang kita temukan di sini untuk industri.

Dalam meeting results ini, Huang menekankan bahwa integrasi antara kecerdasan buatan dan robotika akan menjadi penggerak utama industri manufaktur chip di masa depan. Ia mengungkapkan bahwa Korea Selatan tidak hanya memiliki sumber daya manusia yang berkualitas, tetapi juga menyediakan lingkungan bisnis yang mendukung pertumbuhan teknologi canggih. “Kemitraan dengan perusahaan semikonduktor di sini akan memberikan manfaat besar bagi proyek global kami,” tambahnya.

Kebangkitan Teknologi AI dan Dampak Global

Kebangkitan sektor AI di Korea Selatan dinilai sebagai salah satu faktor kunci dalam meningkatkan kapasitas industri chip. Dalam meeting results yang disampaikan Huang, ia menyoroti peran Samsung Electronics dan SK Hynix yang menyuplai hampir 70% kebutuhan chip memori untuk sistem kecerdasan buatan yang dikembangkan Nvidia. Ini menunjukkan keseriusan Korea Selatan dalam menjamin pasokan komponen kritis bagi inovasi teknologi global. Selain itu, Huang juga memperkenalkan rencana kerja sama dengan Micron untuk mengembangkan chip HBM4 canggih, yang menjadi bagian dari platform AI terbaru Nvidia, Vera Rubin.

Meeting results ini memberikan gambaran bahwa Korea Selatan tidak hanya menjadi mitra produksi, tetapi juga pusat pengembangan teknologi. Huang menilai bahwa keberhasilan penggunaan AI dalam industri otomotif dan manufaktur akan meningkatkan efisiensi produksi serta mengurangi biaya operasional. “Dengan teknologi robotika dan AI, kita bisa mengubah cara kerja pabrik modern menjadi lebih cerdas dan adaptif,” ujarnya. Hal ini menunjukkan bahwa meeting results bukan hanya tentang kesepakatan bisnis, tetapi juga tentang strategi jangka panjang dalam menggerakkan transformasi industri.

Kedua perusahaan, Samsung dan SK Hynix, telah lolos seleksi sebagai pemasok chip HBM4 canggih untuk platform AI terbaru Nvidia, Vera Rubin. Huang menjelaskan bahwa proses perekrutan pemasok ini telah menghasilkan beberapa kejutan, terutama dalam keterlibatan Micron yang turut menunjukkan kompetensi teknis tinggi. “Ketiga vendor tersebut sedang dalam tahap produksi, dan mereka semua berlomba untuk mendukung Vera Rubin,” pungkas Huang. Dengan dukungan ini, Korea Selatan diharapkan dapat memimpin pengembangan teknologi AI fisik yang mampu mengubah skenario industri di berbagai belahan dunia.

Di luar kolaborasi manufaktur, Nvidia juga menggandeng mitra strategis lainnya seperti LG dan Naver untuk mengembangkan solusi teknologi yang lebih terpadu. Meeting results ini mencerminkan keinginan perusahaan untuk menciptakan ekosistem AI yang komprehensif, mulai dari produksi hingga penerapan di lapangan. Huang menambahkan bahwa keberhasilan kolaborasi ini akan bergantung pada kesinambungan komunikasi dan inovasi bersama. “Kita harus memastikan bahwa teknologi yang dikembangkan di Korea Selatan bisa bersaing secara global,” tegasnya.

MORE FROM THIS CATEGORY