Lama Mati Suri – Keyboard Blackberry Jadi Primadona Lagi

2 months ago  ·  2 min read
By Daniel Rodriguez - dailynesia.com
c8977393-aa25-4373-a152-c798d187bf48_169

Lama Tidak Diminati, Keyboard Blackberry Kembali Trend

Dailynesia.com – Seiring berkembangnya teknologi ponsel layar sentuh, keyboard fisik Blackberry yang sempat menghilang dari panggung utama kembali menjadi incaran pengguna. Tren ini tidak terkait dengan inovasi teknologi terbaru, melainkan karena desain tombol fisik yang khas. Dalam dunia ponsel dengan layar penuh, permintaan terhadap keyboard mekanik kembali meningkat, dengan beberapa startup teknologi berusaha memulai kembali popularitasnya.

Startup Teknologi Mulai Memasuki Pasar Keyboard Fisik

Dua perusahaan, Clicks Technology dari Inggris dan Unihertz asal Tiongkok, telah meluncurkan produk smartphone yang dilengkapi keyboard fisik. Fenomena ini muncul hampir dua dekade setelah iPhone diperkenalkan oleh Apple pada tahun 2007, yang memulai transisi industri ponsel ke layar sentuh. Meski begitu, sektor keyboard fisik ternyata masih memiliki pasar yang hidup.

Komunitas Penggemar Keyboard Blackberry

Sebuah komunitas dengan 25.000 anggota aktif terus bergerak, berbagi pengalaman dan tips terkait perangkat Blackberry. Komunitas ini membuktikan bahwa loyalitas pengguna terhadap desain klasik tetap kuat. Menurut profesor komunikasi dari Nanyang Technological University di Singapura, Jung Younbo, fenomena ini mencerminkan siklus preferensi pengguna terhadap teknologi.

Ponsel cerdas kini lebih sering dianggap sebagai alat untuk mengekspresikan diri, bukan sekadar perangkat komunikasi. Ponsel semakin menyerupai tren mode yang siklusnya berulang, dengan pengguna mencari identitas melalui desain yang unik,” ujar Jung Younbo mengutip CNBC Internasional, Minggu (7/6/2026).

Kurangi Screentime dengan Keyboard Fisik

Beralih ke perangkat keyboard fisik ternyata membantu pengguna mengurangi waktu layar (screentime). Hal ini diungkapkan oleh kreator konten berusia 23 tahun, Chonnie Alfonso. Melalui konten retro yang ia buat di YouTube, Alfonso menyatakan bahwa penggunaan keyboard fisik memungkinkan pengendalian lebih baik atas aktivitas digital. Menurutnya, doomscrolling kurang efektif di perangkat dengan desain persegi bergaya Blackberry.

MORE FROM THIS CATEGORY