Heboh Startup China Jadi Milik AS, Begini Nasibnya Sekarang
Manus Kini Berdiri Sendiri Pasca Akuisisi Meta yang Dibatalkan
Dailynesia.com – Startup pengembang kecerdasan buatan asal Tiongkok, Manus, resmi akan beroperasi sebagai entitas independen. Langkah ini menyusul keputusan pemerintah Tiongkok untuk menggugat perusahaan induk Instagram guna membatalkan pembelian yang dilakukan Meta pada bulan Desember tahun lalu.
Sebagai bagian dari proses pemisahan tersebut, Manus menginstruksikan sejumlah pengguna agar melakukan pencadangan data mereka. Batas waktu yang ditetapkan adalah pada atau setelah 29 Desember 2025, yang merupakan hari pengumuman kesepakatan awal antara kedua perusahaan. Menurut penjelasan resmi, tindakan ini diperlukan demi mematuhi berbagai persyaratan regulasi yang berlaku di wilayah tertentu.
Ini jadi bagian dari pemisahan kami dari Meta, kami harus mengambil langkah ini untuk mematuhi persyaratan peraturan di bagian tertentu di dunia,
Ungkapan tersebut disampaikan oleh pihak Manus seperti yang dikutip dari CNBC Internasional pada Rabu (12/8/2026). Tujuan awal akuisisi memang agar Meta bisa mengintegrasikan teknologi Manus ke dalam lini produk konsumen maupun perusahaan. Namun, setelah transaksi diumumkan, kedua negara besar segera melakukan investigasi terhadap kasus ini.
Pejabat Tiongkok menyelidiki apakah pembelian tersebut melanggar ketentuan investasi asing. Pada bulan April, Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional akhirnya mengeluarkan instruksi resmi untuk membatalkan transaksi. Sejak momen itu, Tiongkok juga mulai memperketat pengawasan ekspor teknologi untuk kesepakatan lintas batas. Hal ini didorong oleh persaingan ketat dengan Amerika Serikat dalam memperebutkan talenta, perangkat keras, serta data di bidang AI.
Meta Hadapi Tantangan di Sektor AI
Sementara itu, Meta tercatat sebagai salah satu korporasi dengan ambisi besar di ranah kecerdasan buatan. Perusahaan yang dipimpin Mark Zuckerberg sedang berupaya mengembangkan bisnis berlangganan berbasis AI. Namun, perjalanan mereka tidak selalu mulus karena harus bersaing dengan raksasa teknologi lain yang juga memiliki visi serupa, termasuk Google, Anthropic, dan OpenAI.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Heboh Startup China Jadi Milik AS Begini?Heboh Startup China Jadi Milik AS Begini is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Heboh Startup China Jadi Milik AS Begini matter?Heboh Startup China Jadi Milik AS Begini matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.