Dailynesia News
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Data Center Microsoft Bikin Polusi, Ramai-Ramai Warga Protes

Published October 3, 2026 · Updated October 3, 2026 · By David Williams - dailynesia.com

Foto : David Williams - dailynesia.com

Generator Pusat Data di New Jersey Picu Kekhawatiran Polusi Udara

Dailynesia.com – Sebuah pusat data di Vineland, New Jersey, Amerika Serikat, menjadi sorotan setelah puluhan generator berbahan bakar gas yang terhubung dengan fasilitas tersebut diketahui beroperasi tanpa izin. Fasilitas bernama DataOne itu kini dikenai denda US$1 juta, setara sekitar Rp17,9 miliar, serta diwajibkan mengurus perizinan atau menghentikan pengoperasian generatornya.

Persoalan ini tidak hanya berkaitan dengan kepatuhan administrasi. Aktivitas generator juga memunculkan kekhawatiran warga mengenai kebisingan dan kualitas udara di sekitar kawasan pusat data yang memiliki keterkaitan dengan Microsoft tersebut.

62 Generator dan Emisi NOx

DataOne mengoperasikan 62 generator gas di fasilitasnya. Catatan teknis mengenai perangkat itu kemudian ditelaah oleh Xiaomeng Jin, profesor di Rutgers University, bersama Bruce Buckheit, mantan kepala divisi penegakan hukum udara di Badan Perlindungan Lingkungan AS atau EPA.

Jin memperkirakan generator-generator tersebut telah menghasilkan sekitar 140 ton nitrogen oksida atau NOx dalam periode setahun terakhir. Bila dibandingkan dengan data emisi EPA untuk 2025, angka itu berpotensi menempatkan DataOne di antara lima penyumbang emisi NOx terbesar di New Jersey pada tahun tersebut.

“Perkiraan kami adalah generator tersebut mengeluarkan sekitar 140 ton NOx,” kata Jin.

NOx merupakan kelompok gas pencemar yang dapat berperan dalam pembentukan kabut asap. Paparan polusi ini juga dikaitkan dengan sejumlah risiko kesehatan, termasuk asma, serangan jantung, dan kematian dini. Jin menggambarkan NOx sebagai salah satu polutan udara di AS yang dampaknya dapat menjangkau sebagian besar masyarakat.

Perhitungan itu menggambarkan emisi dari penggunaan yang telah terjadi, bukan skenario operasi maksimal. Apabila seluruh 62 generator bekerja penuh selama setahun, Jin dan Buckheit memperkirakan total emisinya dapat melampaui 1.500 ton NOx per tahun.

Ambang Emisi dan Kewajiban Lingkungan

New Jersey menggolongkan fasilitas dengan kemampuan menghasilkan lebih dari 25 ton NOx setiap tahun sebagai sumber emisi utama. Status tersebut membawa sejumlah kewajiban, seperti kajian dampak lingkungan, penerapan teknologi pengendalian polusi terbaik, serta konsultasi publik sebelum fasilitas beroperasi.

DataOne tidak melalui rangkaian proses tersebut sebelum generatornya digunakan. Buckheit menilai pengoperasian perangkat itu berpotensi menciptakan pencemaran udara dalam skala yang tinggi. Ia juga menyatakan kapasitas emisinya berpotensi melampaui batas regulasi yang berlaku bagi sumber emisi utama baru.

Dalam surat perusahaan kepada Departemen Perlindungan Lingkungan New Jersey atau NJDEP, DataOne menyebut pengiriman generator dimulai pada Juli 2025. Sebanyak 16 unit mulai beroperasi pada Oktober 2025, lalu 16 unit tambahan menyusul pada Februari 2026. Seluruh 62 generator telah berjalan pada Juni 2026.

Saat dilakukan pemeriksaan, total waktu operasi seluruh generator tercatat sudah melewati 46.000 jam. Angka kumulatif tersebut menunjukkan tingginya intensitas pemakaian pembangkit listrik cadangan atau sementara di lokasi itu.

Keluhan Warga Mengenai Suara dan Paparan

Warga di sekitar fasilitas juga merasakan dampak langsung dari aktivitas tersebut. Tiffany Leone-Vespa, yang tinggal sekitar 1,6 kilometer dari pusat data, menggambarkan bunyi generator seperti suara pesawat yang terdengar dari belakang rumahnya.

“Masalah kesehatan apa yang mungkin saya hadapi di masa depan? Karena saya telah terpapar semua itu. Anak-anak saya juga telah terpapar,” ujarnya.

Gangguan suara tidak hanya dilaporkan oleh satu orang. Sejak Maret, Departemen Kesehatan Cumberland County menerima lebih dari 100 pengaduan kebisingan. Banyak pengaduan mengaitkan sumber suara itu dengan generator pusat data.

Bagi masyarakat yang tinggal dekat fasilitas industri atau infrastruktur energi, kebisingan dan polusi udara sering menjadi dua isu yang saling berkaitan. Generator dapat menghasilkan daya yang dibutuhkan peralatan komputasi, tetapi pengoperasiannya dalam jumlah besar juga menambah tekanan terhadap lingkungan sekitar, terutama ketika sistem pengendalian emisi dan proses perizinannya belum selesai.

Denda US$1 Juta dan Masa Kepatuhan 45 Hari

NJDEP akhirnya menjatuhkan penalti US$1 juta kepada DataOne. Regulator memberi perusahaan waktu 45 hari untuk memperoleh izin yang diperlukan atau menghentikan penggunaan generator. Selama masa tersebut, generator masih diizinkan untuk tetap beroperasi.

DataOne menolak keputusan regulator dan sebelumnya berpendapat bahwa generator itu tidak memerlukan izin. Meski demikian, perusahaan kini menyatakan rencana untuk mengajukan perizinan yang diminta.

Perusahaan juga menyampaikan bahwa fasilitasnya sedang beralih menuju penggunaan fuel cell sebagai sumber listrik permanen. Teknologi tersebut disebut memiliki emisi lebih rendah dan tingkat kebisingan yang lebih kecil dibandingkan sistem generator yang digunakan saat ini.

Tanggung Jawab Pemasok dan Transisi Energi

Microsoft menyatakan berharap semua pemasok serta mitranya menaati hukum dan aturan yang berlaku. Perusahaan teknologi itu juga menyebut tengah bekerja bersama DataOne untuk mendukung peralihan fasilitas menuju solusi penyediaan listrik jangka panjang.

Kasus di Vineland memperlihatkan bahwa ekspansi pusat data membawa kebutuhan energi yang besar dan menuntut pengawasan ketat terhadap dampak lokalnya. Keandalan listrik memang penting untuk menjaga layanan digital tetap berjalan, namun kebutuhan tersebut juga harus berjalan seiring dengan standar emisi, izin lingkungan, dan ruang bagi warga untuk menyampaikan keberatan.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Data Center Microsoft Bikin Polusi Ramai?

Data Center Microsoft Bikin Polusi Ramai is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Data Center Microsoft Bikin Polusi Ramai matter?

Data Center Microsoft Bikin Polusi Ramai matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.