Dailynesia News
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Bisa Bom Rumah Putin, Ini Kecanggihan Rudal Buatan Ukraina

Published August 14, 2026 · Updated August 14, 2026 · By James Lopez - dailynesia.com

Foto : James Lopez - dailynesia.com

Rudal Balistik Buatan Ukraina Siap Menjangkau Moskow

Dailynesia.com – Kyiv akan memiliki kemampuan baru yang signifikan dalam konflik saat ini. Perusahaan teknologi pertahanan asal Ukraina, Fire Point, tengah menyelesaikan pengembangan dua jenis rudal balistik produksi dalam negeri. Kedua sistem tersebut diperkirakan akan beroperasi penuh pada musim gugur tahun depan.

Kemampuan Menjangkau Pusat Pemerintahan Rusia

Salah satu pencapaian terbesar adalah rudal FP-9 yang mampu menjangkau wilayah Moskow langsung dari ibu kota Ukraina. Jarak antara Kyiv dan Moskow tercatat sekitar 760 hingga 780 kilometer. Dengan jangkauan mencapai 855 kilometer, rudal ini memiliki cadangan sekitar 75 kilometer lebih jauh dari batas terluar Moskow.

Hal ini berarti seluruh fasilitas militer, pusat pemerintahan, dan pangkalan udara di ibu kota Rusia kini berada dalam jangkauan serangan balistik Ukraina. FP-9 dilengkapi dengan hulu ledak seberat 800 kilogram dan ditargetkan selesai pengembangannya pada akhir tahun 2026.

Rudal FP-7 untuk Pertahanan Dekat

Sementara itu, rudal balistik taktis jarak pendek FP-7 juga tengah menjalani proses sertifikasi. Dengan jangkauan 200 kilometer dan hulu ledak 150 kilogram, sistem ini dirancang untuk menyerang target darat serta berfungsi sebagai amunisi bagi sistem pertahanan udara.

"FP-7 sudah dalam proses sertifikasi. Itu memerlukan sejumlah peluncuran uji coba di bawah prosedur khusus," ujar Iryna Terekh, Direktur Utama sekaligus Kepala Teknologi Fire Point.

"Kami akan melaksanakan peluncuran tersebut, membuktikan keefektifannya dalam pertempuran nyata, dan setelah itu rudal ini siap digunakan."

Jika semuanya berjalan sesuai rencana, FP-7 juga akan siap digunakan pada musim gugur 2026. Rudal ini bahkan menjadi komponen penting dalam sistem pertahanan rudal Freyja yang melibatkan negara-negara Eropa. Fire Point menyediakan rudal beserta peluncurnya, sementara sekutu Ukraina menyumbang radar, pelacak sasaran, dan berbagai komponen lainnya.

Strategi Serangan Balas

Pengembangan rudal balistik sendiri menjadi prioritas mendesak bagi Ukraina. Kondisi ini disebabkan oleh keterbatasan pasokan peluru pencegat sistem Patriot dari Amerika Serikat. Pentagon sendiri mengalami kesulitan mengisi kembali stok yang terkuras akibat konflik dengan Iran.

Daripada terus menunggu bantuan eksternal, Ukraina beralih ke strategi ofensif. Rudal FP-9 rencananya akan digunakan untuk menghancurkan peluncur musuh dan pangkalan militer hingga ke wilayah terdalam Rusia. Rudal balistik jenis ini memang jauh lebih sulit dicegat dibandingkan rudal jelajah atau pesawat tanpa awak, sehingga mengubah keseimbangan kekuatan secara drastis.

"Jika tidak ada yang mengganggu pekerjaan kami, FP-9 juga siap musim gugur ini," tambah Terekh.

Jika program ini berhasil, Ukraina akan bergabung dengan belasan negara di dunia yang memiliki kemampuan rudal balistik jarak jauh. Selain kedua rudal balistik tersebut, Ukraina juga telah mengoperasikan rudal jelajah FP-5 Flamingo dengan hulu ledak 1 ton dan jangkauan hingga 3.000 kilometer. Keluarga pesawat tanpa awak buatan Ukraina juga terbukti efektif dalam menyerang kilang minyak serta fasilitas logistik Rusia.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Bisa Bom Rumah Putin Ini Kecanggihan?

Bisa Bom Rumah Putin Ini Kecanggihan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Bisa Bom Rumah Putin Ini Kecanggihan matter?

Bisa Bom Rumah Putin Ini Kecanggihan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.