Dailynesia News
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

2.000 Daerah RI Masih ‘Gelap’ Tanpa Internet, Paling Parah di Papua

Published August 13, 2026 · Updated August 13, 2026 · By David Williams - dailynesia.com

Foto : David Williams - dailynesia.com

Papua Menghadapi Tantangan Terbesar Akses Internet: 2.000 Desa Masih 'Gelap'

Dailynesia.com – Wilayah Papua menjadi kawasan dengan kondisi jaringan terburuk di Indonesia. Sekitar 700 titik pemukiman di provinsi tersebut belum memiliki infrastruktur yang terbangun. Hal ini menjadikan Papua sebagai daerah dengan jumlah desa tanpa sinyal 4G terbanyak dibandingkan wilayah lain di Nusantara.

Secara nasional, dari total kurang lebih 83.000 desa dan kelurahan, hampir 98 persen sudah ter-cover. Namun, masih tersisa sekitar 2.000 desa yang belum terjangkau sinyal 4G sama sekali atau mengalami blankspot. Kondisi ini menjadi fokus utama Kementerian Komunikasi dan Digital melalui Badan Bakti.

Upaya Pemulihan Infrastruktur yang Terhambat

Sebelumnya, pihak Bakti telah berupaya membangun Menara Pemancar (BTS) di beberapa titik, namun terhenti akibat kendala keamanan. Sejumlah daerah terdampak rencananya akan direlokasi demi mencapai target pemerataan jaringan. Saat ini, Bakti tengah berkoordinasi intensif dengan aparat keamanan untuk melanjutkan program tersebut.

Terutama untuk wilayah yang sudah ada infrastrukturnya, bagaimana kita melanjutkannya. Prosesnya sebenarnya tinggal memindahkan material dari gudang kami di Jayapura ke lokasi tujuan, misalnya ke Intan Jaya, lalu kita aktivasi on-air bekerja sama dengan operator seluler.

Strategi Keluar untuk Efisiensi Operasional

Dalam kesempatan yang sama, Fadhilah juga memaparkan strategi keluar (exit strategy) yang mulai diterapkan Bakti di sejumlah kawasan yang telah dibangun. Langkah penarikan diri ini dilakukan berdasarkan beberapa kriteria khusus. Kriteria tersebut antara lain ketika operator seluler swasta mulai masuk dan mengambil alih wilayah tersebut, atau saat trafik penggunaan tercatat sangat rendah sehingga memerlukan penyesuaian operasional.

Sekarang posisinya di seluruh Indonesia, dari total sekitar 83.000 desa dan kelurahan, hampir 98% sudah ter-cuber. Masih ada sekitar 2.000 desa yang belum ter-cover.

"Sudah banyak wilayah yang kita exit. Ada beberapa ratus wilayah sekarang yang sudah exit, termasuk di NTT," pungkasnya.

Perkembangan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memastikan konektivitas merata hingga ke pelosok negeri, meskipun masih terdapat tantangan di berbagai daerah terpencil.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is 2 000 Daerah RI Masih Gelap?

2 000 Daerah RI Masih Gelap is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does 2 000 Daerah RI Masih Gelap matter?

2 000 Daerah RI Masih Gelap matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.