Bersaing Keras, Ini 10 Perusahaan Raksasa AI China dan AS
Dailynesia.com – Persaingan di bidang kecerdasan buatan (AI) tidak hanya bergantung pada kemampuan model-model seperti ChatGPT, Claude, Gemini, Grok, DeepSeek, atau Kimi. Kompetisi tersebut juga terlihat dari nilai perusahaan pengembang teknologi tersebut. Daftar berikut mencakup perusahaan yang memiliki model atau sistem AI sendiri, dengan produk yang digunakan oleh pengguna akhir, pengembang, perusahaan, maupun operator profesional. Dalam industri AI yang terus berkembang, Topics Covered menjadi indikator utama untuk memahami dinamika bisnis dan pertumbuhan sektor ini.
Kapitalisasi pasar perusahaan publik dihitung berdasarkan nilai saham terakhir pada hari penutupan perdagangan, Jumat (17/7/2026), sedangkan perusahaan private menggunakan valuasi dari transaksi pendanaan terakhir. Untuk saham China, konversi kurs dilakukan dengan rasio 17 Juli 2026, yaitu US$1 setara HK$7,8402 dan RMB6,7767. Semua angka dibulatkan dan disajikan dalam satuan dolar AS untuk memudahkan perbandingan. Topics Covered dalam artikel ini mencakup perusahaan-perusahaan yang berkontribusi signifikan pada pengembangan teknologi AI di kedua negara.
10 Perusahaan AI Terbesar Amerika Serikat
Perusahaan teknologi raksasa masih mendominasi daftar Topics Covered di industri AI. Namun, valuasi perusahaan private pun mengalami peningkatan signifikan. Anthropic, pengembang Claude, mencatatkan nilai valuasi private yang lebih tinggi dari OpenAI, meski keduanya belum melisting di bursa. Kedua perusahaan ini telah mengajukan dokumen IPO secara rahasia kepada regulator Amerika Serikat. Topics Covered ini mencerminkan pergeseran dominasi dalam pengembangan model AI, dengan perusahaan-perusahaan yang fokus pada inovasi.
Analisis ini adalah hasil riset jurnalistik dari CNBC Indonesia Research. Tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investasi terkait. Keputusan sepenuhnya ada pada pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan yang muncul.
Meski dokumen IPO belum mencantumkan jumlah saham dan rentang harga, nilai keduanya masih dihitung berdasarkan valuasi pendanaan terakhir, bukan estimasi IPO. Nvidia tetap masuk karena memiliki model Nemotron yang digunakan pengembang dan perusahaan untuk membangun agen AI. Namun, Nemotron lebih berorientasi pada pengguna developer dan perusahaan enterprise, bukan aplikasi chatbot konsumen seperti ChatGPT atau Claude.
Waymo, sebagai anak usaha Alphabet, memiliki nilai perusahaan yang dihitung secara terpisah dari market cap induknya untuk menghindari duplikasi perhitungan. Meski demikian, kehadiran perusahaan seperti Microsoft, Amazon, dan Meta tetap menjadi pilar utama dalam Topics Covered industri AI global. Perusahaan-perusahaan ini tidak hanya mengembangkan model AI canggih, tetapi juga menyediakan platform dan infrastruktur untuk ekosistem AI yang lebih luas. Dengan memperkuat posisi mereka dalam bidang ini, mereka menjadi penentu arah teknologi di masa depan.
10 Perusahaan AI Terbesar China
China menampilkan kombinasi antara perusahaan teknologi yang mapan dan pengembang model AI yang relatif baru. Tencent serta ByteDance berada di puncak daftar Topics Covered karena skala bisnis induknya yang besar. Sementara itu, Z.ai, DeepSeek, Moonshot AI, dan MiniMax merepresentasikan kelompok perusahaan yang lebih fokus pada pengembangan model AI. Perusahaan-perusahaan ini mengadopsi strategi inovasi cepat untuk menyaingi kekuatan teknologi dari negara-negara lain.
Kimi, yang dikembangkan Moonshot AI, adalah chatbot dan keluarga model yang masih berstatus private. Pendanaan terakhir perusahaan ini mencapai US$20 miliar, sementara angka US$30 miliar merupakan target pendanaan berikutnya yang belum terwujud. Dalam Topics Covered industri AI, Kimi menjadi salah satu model yang menawarkan solusi berbasis AI untuk kebutuhan pengguna akhir. DeepSeek juga menjadi perhatian karena sedang dalam pembicaraan pendanaan dengan valuasi antara US$71 miliar hingga US$74 miliar, meski angka yang digunakan adalah post-money terakhir, yaitu US$52 miliar.
ByteDance, yang memiliki kapitalisasi pasar sebesar US$480 miliar, merupakan perusahaan dengan ekosistem AI yang komprehensif. Kapitalisasi Tencent, Alibaba, Baidu, Z.ai, MiniMax, dan SenseTime dihitung menggunakan harga penutupan 17 Juli 2026 dan jumlah saham beredar. Saham ADR Alibaba serta Baidu di Amerika Serikat tidak ditambahkan kembali agar kapitalisasi perusahaan tidak dihitung dua kali. Dengan peningkatan kapitalisasi pasar, Topics Covered di China menunjukkan kekuatan industri lokal dalam menciptakan solusi AI yang kompetitif.
Dalam persaingan global, perusahaan-perusahaan di kedua negara terus berinovasi untuk meningkatkan keunggulan mereka. Dengan memperluas jangkauan teknologi dan memperkuat kolaborasi, mereka mencoba menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Nilai kapitalisasi pasar menjadi indikator utama dalam Topics Covered ini, menunjukkan investasi dan keyakinan pasar terhadap potensi keberhasilan masing-masing perusahaan.

