Dailynesia News
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Ini 10 Mata Uang dengan Kurs Terlemah di Dunia, Rupiah Termasuk?

Published August 17, 2026 · Updated August 17, 2026 · By Linda Davis - dailynesia.com

Foto : Linda Davis - dailynesia.com

Ini 10 Mata Uang dengan Kurs Terlemah di Dunia: Posisi Rupiah dalam Daftar Global

Dailynesia.com – Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, perhatian publik kembali tertuju pada mata uang Garuda. Dalam lanskap keuangan internasional, rupiah masih memerlukan nominal yang cukup besar untuk menyamai satu dolar Amerika Serikat. Artikel ini mengulas daftar lengkap: Ini 10 Mata Uang dengan kurs terlemah terhadap dolar AS berdasarkan data per 17 Agustus 2026, sebagaimana dirangkum oleh CNBC Indonesia.

Daftar Lengkap dan Posisi Setiap Mata Uang

Kriteria pengukuran dalam daftar ini bersifat kuantitatif dan sederhana: semakin banyak unit mata uang lokal yang dibutuhkan untuk memperoleh US$1, semakin rendah posisi mata uang tersebut dalam hierarki nilai tukar global. Berikut urutan sepuluh mata uang dengan kurs terlemah per 17 Agustus 2026.

Peringkat pertama ditempati rial Iran, yang membutuhkan sekitar 1.374.126 unit untuk setara satu dolar AS. Posisi kedua diisi pound Lebanon dengan kurs sekitar 89.500 per US$1. Dong Vietnam menempati urutan ketiga pada angka 26.205 per US$1, diikuti kip Laos di level 22.523 per US$1.

Rupiah Indonesia berada di urutan kelima dengan nilai tukar sekitar Rp17.820 per US$1. Di bawah rupiah, daftar melanjutkan dengan som Uzbekistan (11.891 per US$1), franc Guinea (8.785 per US$1), guarani Paraguay (6.025 per US$1), ariary Madagaskar (4.301 per US$1), dan riel Kamboja yang menutup daftar di posisi kesepuluh dengan 4.044 per US$1.

Konteks di Balik Angka: Mengapa Kurs Bisa Sangat Berbeda?

Besarnya nominal kurs suatu mata uang tidak serta-merta mencerminkan kelemahan ekonomi negara penerbitnya. Faktor seperti inflasi kronis, kebijakan moneter longgar, sejarah redenominasi, serta dinamika penawaran-pemintaan di pasar valuta asing dapat mendorong angka kurs ke level yang tampak ekstrem.

Sebagai contoh, rial Iran mencapai angka jutaan per dolar bukan semata karena ekonomi Iran kolaps, melainkan akibat kombinasi sanksi internasional, inflasi berkepanjangan, dan keputusan kebijakan moneter selama bertahun-tahun. Demikian pula, pound Lebanon berada di kisaran 89.500 per dolar sebagai warisan krisis perbankan dan likuiditas yang melanda negara tersebut sejak akhir 2019.

Di sisi lain, rupiah dengan kurs sekitar Rp17.820 per dolar AS mencerminkan sejarah redenominasi yang belum dilakukan secara penuh serta struktur ekonomi Indonesia yang masih bergantung pada perdagangan komoditas. Posisi kelima dalam daftar Ini 10 Mata Uang terlemah ini tidak berarti rupiah "buruk"; ia hanya menunjukkan bahwa satu dolar AS setara dengan nominal rupiah yang lebih tinggi dibandingkan mata uang seperti euro, yen, atau dolar Singapura.

Penting untuk membedakan antara kekuatan ekonomi suatu negara dan angka nominal kurs mata uangnya. Negara dengan PDB besar dan pertumbuhan stabil tetap dapat memiliki mata uang dengan kurs tinggi terhadap dolar karena faktor historis dan kebijakan moneter yang dipilih.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah posisi rupiah di urutan kelima berarti ekonomi Indonesia lemah? Tidak. Posisi dalam daftar Ini 10 Mata Uang terlemah hanya mengukur nominal kurs terhadap dolar AS, bukan indikator kesehatan ekonomi. Indonesia memiliki PDB di atas US$1.300 triliun, pertumbuhan yang relatif stabil, dan cadangan devisa yang memadai.

Apakah kurs tinggi berarti mata uang tersebut akan terus melemah? Tidak selalu. Kurs dapat berbalik arah akibat perubahan kebijakan moneter, intervensi bank sentral, atau pergeseran fundamental ekonomi. Sejarah menunjukkan bahwa beberapa mata uang dengan kurs tinggi pernah mengalami apresiasi signifikan setelah reformasi struktural.

Bagaimana cara membaca angka kurs dalam daftar ini? Angka yang ditampilkan menunjukkan jumlah unit mata uang lokal yang diperlukan untuk membeli satu dolar AS. Semakin besar angkanya, semakin "lemah" mata uang tersebut secara nominal terhadap dolar. Data yang digunakan dalam artikel ini bersumber dari CNBC Indonesia per 17 Agustus 2026.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Ini 10 Mata Uang dengan Kurs?

Ini 10 Mata Uang dengan Kurs is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Ini 10 Mata Uang dengan Kurs matter?

Ini 10 Mata Uang dengan Kurs matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.