Dailynesia News
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Harga Perak Masih Akan Terus Loyo

Published October 4, 2026 · Updated October 4, 2026 · By Elizabeth Lopez - dailynesia.com

Foto : Elizabeth Lopez - dailynesia.com

Harga Perak Masih Akan Terus Tertekan pada Pekan Ini

Dailynesia.com – Harga Perak Masih Akan Terus menjadi perhatian pasar setelah menutup perdagangan 28 September hingga 2 Oktober 2026 dengan penurunan tajam. Kontrak XAG/USD berakhir pada Jumat (2/10/2026) di US$60,39 per troy ons, turun US$3,89 atau 6,05% dibandingkan penutupan pekan sebelumnya di US$64,28 per troy ons.

Penutupan tersebut menjadi level terendah dalam lima hari perdagangan. Meski sempat terjadi kenaikan pada beberapa sesi, tekanan jual masih lebih dominan dan pemulihan belum cukup kuat untuk mengubah arah pergerakan harga.

Pergerakan Perak Masih Berfluktuasi

Pada Senin, harga perak merosot 5,16% menjadi US$60,97 per troy ons. Sehari kemudian, harga sempat naik 0,80% ke US$61,45, tetapi penguatan itu tidak bertahan lama.

Perak kembali turun 1,70% pada Rabu ke US$60,41, kemudian menguat tipis 0,73% menjadi US$60,85 pada Kamis. Pada Jumat, harga kembali terkoreksi 0,75%. Pola tersebut memperlihatkan bahwa setiap kenaikan masih menghadapi tekanan jual.

Penguatan dolar Amerika Serikat dan tingginya imbal hasil surat utang pemerintah AS menjadi faktor utama yang membatasi kenaikan. Kondisi ini cenderung membuat instrumen berbunga lebih menarik, sedangkan perak tidak memberikan imbal hasil rutin.

Pasar juga mencermati risiko inflasi yang berkaitan dengan hambatan pasokan energi. Ketegangan di sekitar Selat Hormuz meningkatkan perhatian terhadap potensi kenaikan biaya energi. Jika inflasi sulit turun, kebijakan suku bunga ketat dapat bertahan lebih lama dan menekan minat terhadap logam mulia.

Data Tenaga Kerja Belum Mengangkat Sentimen

Data pasar tenaga kerja Amerika Serikat menjelang akhir pekan memberi sinyal perlambatan. Bureau of Labor Statistics mencatat penambahan pekerjaan nonpertanian pada September hanya 29.000, dengan tingkat pengangguran 4,2% dan pertumbuhan upah tahunan 3,0%.

Data tersebut dapat mengurangi urgensi kenaikan suku bunga lebih lanjut. Namun, pasar belum melihatnya sebagai dorongan yang cukup kuat untuk membalikkan tekanan pada perak. Investor masih berhati-hati terhadap arah inflasi, suku bunga, dan perkembangan geopolitik.

Karakter perak yang berfungsi sebagai aset bernilai sekaligus komoditas industri membuat pergerakannya tidak selalu serupa dengan emas. Saat pasar lebih memilih dolar atau obligasi pemerintah AS, harga perak dapat tetap melemah meskipun ketidakpastian global meningkat.

Analisis Teknikal Harga Perak

Secara teknikal, harga penutupan masih berada di bawah sejumlah rata-rata penting. Rata-rata lima hari berada di US$60,81 per troy ons, rata-rata 10 hari di US$62,98, dan rata-rata 20 hari di US$63,91.

Puncak penutupan juga terus menurun, dari US$67,08 pada 22 September menjadi US$64,28 pada 25 September, lalu US$61,45 pada pekan berikutnya. Rangkaian puncak yang lebih rendah ini menunjukkan momentum beli masih lemah.

Selama harga belum mampu menembus US$61,45 secara meyakinkan, kenaikan perak masih berisiko menjadi pantulan sementara di tengah tren pelemahan.

Support dan Resistance 5–9 Oktober 2026

Untuk perdagangan 5 hingga 9 Oktober 2026, Harga Perak Masih Akan Terus cenderung bergerak bearish dan berpotensi mendatar di sekitar US$60 per troy ons. Area US$60,39 menjadi support terdekat, sementara US$60 merupakan batas psikologis penting bagi pasar.

Jika harga ditutup di bawah US$60, tekanan turun berpotensi berlanjut. Di sisi atas, resistance awal berada di US$60,85 dan US$61,45. Penembusan kedua level tersebut dapat membuka peluang pengujian area US$62,96 hingga US$62,98.

FAQ Harga Perak

Faktor apa yang paling memengaruhi harga perak saat ini?

Pergerakan dolar AS, imbal hasil obligasi pemerintah AS, ekspektasi suku bunga, risiko inflasi, dan perkembangan geopolitik menjadi faktor yang paling diperhatikan pasar.

Level apa yang perlu dipantau pelaku pasar?

Support terdekat berada di US$60,39 dan US$60 per troy ons. Sementara itu, resistance yang perlu diperhatikan adalah US$60,85, US$61,45, serta area US$62,96 hingga US$62,98.

Apakah kenaikan harian berarti tren perak sudah berbalik?

Belum tentu. Kenaikan harian dapat menjadi pantulan sementara setelah koreksi. Perubahan tren memerlukan penguatan yang lebih konsisten, termasuk kemampuan harga menembus level resistance penting.

Related Reading