Toyota Tarik 655 Ribu Camry di Pasaran, Ada Masalah Ganggu Keselamatan
Toyota Tarik 655 Ribu Camry: Recall Besar-Besaran Karena Masalah Sistem Instrumentasi
Dailynesia.com – Toyota Tarik 655 Ribu Camry di pasaran global setelah menemukan cacat manufaktur pada sistem tampilan instrumen. Penarikan kembali ini merupakan salah satu yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir untuk model sedan legendaris tersebut. Masalah utama terletak pada layar panel instrumen yang berukuran 7 inci, yang berpotensi mati total saat kendaraan pertama kali dinyalakan. Kondisi ini menyebabkan sejumlah lampu peringatan keselamatan tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
Menurut data resmi dari National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), penarikan ini mencakup kendaraan Camry Hybrid model tahun 2025 hingga 2026. Amerika Serikat menjadi pasar dengan jumlah unit terbesar yang terdampak, mencapai lebih dari 508.000 unit. Selain itu, Camry juga dijual di wilayah Timur Tengah, Asia, dan negara-negara lain yang turut masuk dalam daftar penarikan ini.
Dampak Keselamatan yang Perlu Diwaspadai
Ketika layar instrumen mengalami kegagalan, pengemudi tidak hanya kehilangan informasi kecepatan dan bahan bakar. Beberapa fitur keselamatan kritis juga terpengaruh, termasuk lampu sein dan lampu darurat (hazard). NHTSA secara eksplisit memperingatkan bahwa kondisi ini dapat meningkatkan risiko kecelakaan karena pengemudi mungkin tidak melihat informasi penting di dashboard.
Pengguna jalan lain juga dapat mengalami kesulitan dalam memahami niat kendaraan untuk berbelok atau memberikan tanda bahaya ketika lampu indikator tidak menyala.
Selain itu, pengingat sabuk pengaman dan bunyi peringatan ketika kunci masih tertinggal di kontak juga berpotensi tidak berfungsi. Hal ini menambah lapisan risiko keselamatan yang perlu diperhatikan oleh semua pemilik Camry yang terdampak.
Proses Perbaikan dan Jadwal Komunikasi
Toyota Motor North America, perusahaan anak Toyota yang berkantor pusat di Texas, telah memulai proses komunikasi dengan para pemilik kendaraan. Surat pemberitahuan resmi kepada pemilik Camry di Amerika Serikat dijadwalkan mulai dikirim pada 21 September 2026. Proses pengiriman surat ditargetkan selesai pada awal Oktober mendatang.
Perbaikan dilakukan melalui pembaruan perangkat lunak secara gratis tanpa biaya tambahan. Pemilik kendaraan juga dapat memverifikasi status recall melalui layanan pengecekan daring yang disediakan NHTSA maupun Toyota. Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat mengunjungi halaman otomotif CNBC Indonesia.
Toyota mengonfirmasi bahwa 655.000 unit Camry yang ditarik kembali diproduksi antara Desember 2023 hingga Juli 2026. Kendaraan-kendaraan ini dibuat di tiga pabrik yang berlokasi di Amerika Serikat, Jepang, dan Thailand. Setiap unit telah dicatat dengan nomor kendaraan (VIN) yang dapat diverifikasi oleh pemilik.
Frequently Asked Questions (FAQ)
Apakah semua model Camry terdampak recall ini? Tidak, penarikan ini khusus untuk Camry Hybrid model tahun 2025 hingga 2026 yang dilengkapi panel instrumen 7 inci.
Berapa lama proses perbaikan di dealer? Perbaikan dilakukan melalui pembaruan perangkat lunak dan umumnya selesai dalam waktu 1-2 jam tanpa perlu membawa kendaraan selama malam.
Apakah ada biaya tambahan untuk perbaikan? Tidak, Toyota menyediakan perbaikan gratis termasuk pembaruan perangkat lunak tanpa biaya tambahan kepada semua pemilik yang terdampak.
Bagaimana cara memverifikasi apakah kendaraan saya terdampak? Anda dapat menggunakan layanan pengecekan daring NHTSA atau Toyota dengan memasukkan nomor kendaraan (VIN) Anda.