Prabowo Temui Petinggi Perusahaan Nuklir Rusia ‘Rosatom’ di Istana

3 months ago  ·  3 min read
By Elizabeth Lopez - dailynesia.com
4d611650-38cd-46fa-a5c5-8e141a8d0bf8-0

Prabowo Bertemu Petinggi Rosatom di Istana: Fokus pada Kolaborasi Energi Nuklir

Dailynesia.com – Pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan perwakilan utama Rosatom, perusahaan nuklir Rusia, berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta. Pertemuan ini menjadi momen penting dalam memperkuat kerja sama energi nuklir antara Indonesia dan Rusia, yang mencakup berbagai topik utama seperti proyek infrastruktur, pelatihan SDM, serta penerapan teknologi nuklir dalam bidang non-militer. Dalam sesi ini, kedua pihak meninjau potensi peningkatan kemandirian energi nasional melalui penggunaan teknologi Rusia yang dipercaya mampu mendukung kebutuhan listrik di pulau-pulau terpencil.

Pertemuan dan Kebijakan Energi

Direktur Jenderal Rosatom, Alexey Likhachev, mengungkapkan bahwa agenda utama pertemuan melibatkan diskusi tentang pembangunan sistem energi nuklir Indonesia. Ia menekankan bahwa kerja sama ini bukan hanya sebatas transfer teknologi, tetapi juga mengarah pada pembentukan hubungan strategis yang berkelanjutan. Likhachev menyebutkan bahwa Rosatom siap berkontribusi dalam pengembangan energi terbarukan, termasuk memperkenalkan konsep reaktor modular kecil yang efisien dan bisa dioperasikan di lokasi terbatas, seperti daerah pesisir atau kepulauan.

Topics Covered dalam pertemuan ini juga mencakup kebijakan pemerintah terkait pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) yang sesuai dengan kondisi geografis Indonesia. Likhachev menyatakan bahwa proyek tersebut diharapkan bisa mempercepat akses energi terjangkau dan mengurangi ketergantungan pada sumber daya energi konvensional. Ia menjelaskan bahwa kebijakan nuklir Indonesia sedang dirancang dengan pendekatan yang holistik, termasuk pertimbangan lingkungan dan keamanan.

Kemitraan Strategis dengan Rosatom

Kehadiran Rosatom di Indonesia menunjukkan komitmen Rusia dalam mengembangkan kemitraan bilateral di bidang energi. Selain infrastruktur, Topics Covered juga mencakup pertukaran pengetahuan, serta peningkatan kapasitas lokal melalui pelatihan dan program pendidikan teknis. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menekankan bahwa kolaborasi ini bisa mempercepat penerapan teknologi nuklir di Indonesia, terutama untuk kebutuhan penerangan dan komunikasi di wilayah yang terpencil.

Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, mengungkapkan bahwa pihaknya tertarik untuk bekerja sama dengan Rosatom dalam menyelesaikan masalah kelistrikan di daerah-daerah yang belum teraliri energi. Pertemuan ini juga menjadi kesempatan untuk membahas kemungkinan integrasi PLTN ke dalam sistem energi nasional. Likhachev menyebutkan bahwa pihaknya siap memberikan dukungan teknis, mulai dari desain reaktor hingga operasionalisasi fasilitas produksi.

Topics Covered dalam diskusi ini melibatkan penggunaan teknologi nuklir untuk bidang-bidang lain, seperti kedokteran, pertanian, dan industri. Sebagai contoh, Rosatom menawarkan solusi untuk penggunaan radiasi dalam bidang pertanian, yang bisa meningkatkan hasil panen dan mengurangi risiko hama. Selain itu, pihaknya juga membahas kemungkinan penggunaan nuklir dalam bidang kesehatan, seperti terapi radiasi untuk penyakit tertentu.

Pertemuan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Menteri Energi, Kepala BRIN, dan para anggota parlemen. Dari pantauan CNBC Indonesia, Bahlil Lahadalia hadir di kompleks Istana sekitar pukul 16.26 WIB. Meski tidak memberi komentar lebih lanjut, kehadirannya menunjukkan prioritas pemerintah dalam mengembangkan energi nuklir sebagai bagian dari strategi pembangunan jangka panjang. Darmawan Prasodjo menyatakan bahwa PLN sedang mengevaluasi kemungkinan kerja sama dengan Rosatom untuk menciptakan solusi energi yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Topics Covered dalam pertemuan ini tidak hanya terbatas pada proyek fisik, tetapi juga mencakup perjanjian kerja sama jangka panjang. Rosatom menawarkan dukungan dalam bentuk paket kebijakan, bantuan teknis, serta pelatihan khusus untuk tenaga ahli Indonesia. Kedua belah pihak sepakat bahwa pengembangan energi nuklir akan memberikan dampak besar terhadap perekonomian dan kehidupan masyarakat, terutama di daerah-daerah yang belum terlayani dengan baik.

Kehadiran Prabowo Subianto di pertemuan ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mempercepat penggunaan energi nuklir. Ia mengatakan bahwa Indonesia telah menetapkan target besar untuk meningkatkan produksi listrik, dan kerja sama dengan Rosatom akan menjadi bagian penting dari pencapaian tujuan tersebut. Pertemuan ini dilihat sebagai langkah awal untuk mengembangkan skema investasi strategis dalam bidang energi, yang bisa mendatangkan manfaat jangka panjang bagi bangsa Indonesia.

MORE FROM THIS CATEGORY