Dailynesia News
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

SKD Sekolah Kedinasan Dimulai 22 September, Ini Passing Grade-nya

Published September 20, 2026 · Updated September 20, 2026 · By James Lopez - dailynesia.com

Foto : James Lopez - dailynesia.com

SKD Sekolah Kedinasan 2026 Digelar Mulai 22 September

Dailynesia.com – Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) bagi calon peserta didik sekolah kedinasan tahun 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 22 September 2026. Tahap ini menjadi salah satu penentu utama bagi peserta yang ingin melanjutkan perjalanan seleksi pada instansi sekolah kedinasan pilihannya.

Peserta perlu memperhatikan bukan hanya persiapan materi, tetapi juga aturan nilai minimum yang telah ditetapkan pemerintah. Ambang batas tersebut digunakan untuk mengukur kelayakan peserta pada tiga kelompok ujian, yaitu Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

Nilai Minimum yang Harus Dicapai

Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 406 Tahun 2026 menetapkan nilai ambang batas SKD sekolah kedinasan. Peserta harus memperoleh sekurang-kurangnya 65 poin pada TWK, 80 poin pada TIU, serta 156 poin pada TKP.

Ketentuan ini penting dipahami karena nilai tinggi pada satu bidang tidak otomatis menutup kekurangan nilai pada bidang lainnya. Peserta tetap perlu memenuhi batas minimum pada setiap jenis tes yang dipersyaratkan untuk kategori reguler.

Adapun skor tertinggi yang mungkin diperoleh dalam SKD adalah 550 poin. Jumlah tersebut berasal dari nilai maksimal 150 poin untuk TWK, 175 poin untuk TIU, dan 225 poin untuk TKP. Dengan komposisi tersebut, strategi mengerjakan soal perlu mencakup seluruh materi, bukan hanya mengejar satu bagian ujian yang dianggap paling dikuasai.

Terdapat pengecualian untuk peserta dari wilayah tertentu yang menerima kebijakan afirmasi. Penerapan afirmasi dilakukan atas usulan kementerian atau lembaga yang menyelenggarakan sekolah kedinasan, sehingga peserta perlu mencermati ketentuan instansi yang dilamar.

Format Soal dan Waktu Pengerjaan

SKD 2026 akan dikerjakan melalui sistem Computer Assisted Test atau CAT yang dikelola Badan Kepegawaian Negara (BKN). Seluruh peserta menghadapi 110 soal dengan durasi pengerjaan selama 100 menit.

Komposisi ujian terdiri atas 30 soal TWK, 35 soal TIU, dan 45 soal TKP. Karena waktu yang tersedia terbatas, peserta perlu membagi perhatian secara proporsional agar tidak terlalu lama tertahan pada satu pertanyaan.

Pada TWK dan TIU, jawaban benar bernilai 5 poin. Jawaban yang salah maupun tidak diisi tidak memperoleh nilai. Artinya, setiap jawaban tepat dapat memberi tambahan skor yang cukup besar terhadap hasil akhir, sementara pertanyaan yang tidak dijawab bernilai 0.

Sistem penilaian TKP memiliki karakter berbeda. Setiap opsi jawaban mempunyai nilai antara 1 sampai 5 poin, sedangkan soal yang dibiarkan kosong memperoleh 0 poin. Peserta perlu membaca situasi yang disajikan dengan cermat dan memilih respons yang paling mencerminkan karakter serta sikap yang dibutuhkan dalam pelayanan publik.

Materi yang Mengukur Kemampuan dan Karakter

SKD dirancang untuk melihat beberapa aspek mendasar calon peserta didik sekolah kedinasan. TWK menilai pemahaman terhadap nilai kebangsaan, sedangkan TIU menguji kemampuan berpikir serta pengolahan persoalan. Pada TKP, penilaian diarahkan pada karakter dan cara peserta merespons situasi tertentu.

Hasil ujian ini digunakan pemerintah untuk melihat kesiapan peserta pada sejumlah kemampuan, termasuk nasionalisme, daya analisis, silogisme, adaptabilitas, dan pemahaman mengenai anti-radikalisme. Karena itu, persiapan tidak hanya dapat dilakukan dengan menghafal, melainkan juga melalui latihan mengerjakan soal secara terukur dan membiasakan diri mengambil keputusan dalam batas waktu tertentu.

Pendaftaran sekolah kedinasan 2026 sendiri telah berakhir pada penghujung Agustus. Peserta yang telah terdaftar kini perlu memastikan jadwal, lokasi, serta informasi teknis tes melalui kanal resmi yang tersedia. Pemeriksaan dokumen dan persiapan administrasi sebelum hari ujian juga penting agar peserta dapat fokus saat menghadapi CAT.

Peserta Diingatkan Menjaga Kejujuran

Menteri PANRB Rini Widyantini mengingatkan peserta agar tidak tergoda tawaran pihak mana pun yang mengklaim dapat membantu kelulusan dengan meminta imbalan uang. Seleksi harus ditempuh dengan kemampuan pribadi dan kepatuhan terhadap seluruh tata tertib.

“Tidak akan ada celah untuk yang melakukan kecurangan,” tegas Rini dalam keterangannya, dikutip Minggu (20/9/2026).

Rini menekankan bahwa seluruh peserta harus menjalani seleksi secara jujur. Penggunaan CAT BKN menjadi bagian dari pelaksanaan ujian yang menuntut peserta mengandalkan kemampuan sendiri dalam menjawab setiap soal.

“Jadilah peserta yang profesional, berakhlak, dan siap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Rini.

Pesan tersebut relevan karena sekolah kedinasan disiapkan untuk membentuk calon aparatur yang kelak memiliki tanggung jawab dalam pelayanan kepada masyarakat. Oleh sebab itu, proses seleksi tidak hanya mengejar nilai, tetapi juga menilai kualitas pribadi peserta.

4.770 Kebutuhan CPNS Dibuka Melalui Sekolah Kedinasan

Pemerintah membuka 4.770 kebutuhan calon pegawai negeri sipil melalui jalur sekolah kedinasan pada 2026. Formasi itu tersedia di sembilan instansi yang menaungi penyelenggaraan sekolah kedinasan.

Setelah SKD selesai dilaksanakan, pengumuman hasil seleksi akan dilakukan oleh masing-masing instansi dalam rentang September hingga Oktober 2026. Peserta yang memenuhi ketentuan dan berhak melanjutkan akan menghadapi tahapan berikutnya sesuai aturan penyelenggara sekolah kedinasan yang dipilih.

Jadwal lengkap, perkembangan proses, dan informasi resmi seleksi dapat dipantau melalui portal SSCASN BKN. Peserta sebaiknya mengandalkan informasi dari kanal resmi, terutama menjelang ujian dan saat pengumuman hasil, untuk menghindari informasi keliru maupun praktik penipuan yang mengatasnamakan proses seleksi.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is SKD Sekolah Kedinasan Dimulai 22 September?

SKD Sekolah Kedinasan Dimulai 22 September is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does SKD Sekolah Kedinasan Dimulai 22 September matter?

SKD Sekolah Kedinasan Dimulai 22 September matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.