Dailynesia News
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

RI Dikepung Emas dari Sabang Sampai Merauke, Ini Buktinya

Published August 14, 2026 · Updated August 14, 2026 · By Linda Davis - dailynesia.com

Foto : Linda Davis - dailynesia.com

Indonesia Menyimpan Kekayaan Emas Besar dari Sabang Hingga Merauke

Dailynesia.com – Negara kepulauan ini ternyata memiliki simpanan emas yang sangat melimpah. Berdasarkan informasi yang disampaikan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada acara Mindialogue 2026, total sumber daya bijih emas primer tercatat mencapai 17,24 miliar ton. Sementara itu, cadangan bijih emas primer sendiri berjumlah sekitar 3,46 miliar ton.

Kekayaan ini tidak hanya terkonsentrasi di kawasan timur nusantara. Pulau-pulau seperti Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Jawa, Maluku, Nusa Tenggara, hingga Papua juga menyimpan potensi emas yang signifikan.

Sebaran Cadangan Emas per Wilayah

Berikut rincian data sumber daya dan cadangan emas di berbagai provinsi:

Sumatra: Sumber Daya Bijih mencapai 967.819.212 ton dengan 983 ton logam. Cadangan Bijih tercatat 165.122.941 ton dan Cadangan Logam 182 ton.

Kalimantan: Memiliki Sumber Daya Bijih sebanyak 801.062.084 ton (1.144 ton logam). Cadangan Bijih sebesar 80.611.943 ton dengan 98 ton logam.

Sulawesi: Sumber Daya Bijih mencapai 1.943.889.478 ton (4.506 ton logam). Cadangan Bijih tercatat 636.082.994 ton dan Cadangan Logam 1.749 ton.

Maluku: Sumber Daya Bijih sebesar 543.024.482 ton (378 ton logam). Cadangan Bijih 27.121.139 ton dengan 40 ton logam.

Papua: Sumber Daya Bijih mencapai 3.730.531.357 ton (1.961 ton logam). Cadangan Bijih tercatat 1.621.269.000 ton dan Cadangan Logam 1.040 ton.

Jawa: Sumber Daya Bijih sebesar 1.563.728.930 ton (1.090 ton logam). Cadangan Bijih 151.849.365 ton dengan 93 ton logam.

Nusa Tenggara: Sumber Daya Bijih mencapai 7.698.386.569 ton (2.302 ton logam). Cadangan Bijih tercatat 778.794.683 ton dan Cadangan Logam 241 ton.

Indonesia Masuk Top 4 Cadangan Emas Dunia

Data terbaru dari U.S. Geological Survey (USGS) dalam Mineral Commodity Summaries 2026 menunjukkan posisi Indonesia yang kuat. Cadangan emas nasional pada tahun 2025 diperkirakan mencapai 3.600 ton. Angka ini menempatkan Indonesia di peringkat keempat dunia untuk negara dengan cadangan emas terbesar.

Menurut laporan USGS, total cadangan emas global mencapai sekitar 66.000 ton pada 2025. Dengan demikian, Indonesia memiliki porsi sebesar 5,5% dari keseluruhan cadangan emas dunia.

NTB dan Papua sebagai Pusat Cadangan Emas

Irwandy Arif, Chairman Indonesia Mining (IMI), menegaskan bahwa Indonesia merupakan salah satu pemilik cadangan emas terbesar di dunia. Dalam catatannya, potensi emas paling banyak tersimpan di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan juga Papua.

"Dari segi cadangan atau sumber daya, seperti dikatakan MIND ID, tersebar di hampir seluruh Indonesia yang terbanyak di NTB, kedua di Papua baru menyebar ke Kalimantan, Sulawesi dan lain-lainnya," terang Irwandy dalam acara Mindialogue 2026, dikutip Jumat (14/8/2026).

Irwandy membeberkan bahwa potensi emas di NTB berada di wilayah Sumbawa yakni Sumbawa Timur Mining. "Ini bisa-bisa cadangannya melebihi cadangan PT Freeport Indonesia. Dan di jalur itu sama, jalurnya sudah ketahuan, ada saha kalo dilakukan eksplorasi untuk ditemukan," jelas Irwandy.

Adapun untuk di wilayah Jawa, potensi emas berada di wilayah Jawa Timur. "Jadi tergantung pemerintah Indonesia mendorong para investor untuk bisa melakukan eksplorasi. dulu ada junior company eksplorasi, dan hilang dan tidak kembali ke Indonesia, padahal itu fenomena yang menaikkan pertambangan di Indonesia," tandas dia.

Emas untuk Industri Teknologi Tinggi

Deputi Bidang Hilirisasi Investasi Strategis BKPM Heldy Satrya Putera menyatakan bahwa potensi cadangan emas nasional tidak hanya terbatas pada produk perhiasan dan alat investasi, melainkan mampu menyuplai kebutuhan industri teknologi tinggi. Pemerintah telah memasukkan emas dalam daftar komoditas prioritas yang harus dikembangkan ekosistemnya.

Ia menegaskan pihaknya tengah memetakan potensi integrasi dari hulu hingga ke industri pengguna akhir di dalam negeri. "Emas ini juga merupakan salah satu komoditas yang kita dorong hilirisasi. Kenapa? Jadi saat ini kita banyak sebetulnya menggunakan atau memanfaatkan emas, mengolah emas itu baru untuk satu, perhiasan. Yang kedua kita mengolahnya hanya untuk kebutuhan investasi karena kita mau simpan emasnya," katanya dalam acara Mindialogue 2026, di Jakarta, dikutip Jumat (14/8/2026).

Selama ini pemanfaatan emas di Indonesia dinilai masih konvensional melalui pembuatan perhiasan hingga sebagai cadangan devisa. Padahal, menurutnya emas memiliki peran sebagai komponen dalam industri elektronik modern, termasuk sebagai bahan pendukung produksi semikonduktor.

"Nah sebetulnya emas ini dibutuhkan juga untuk industri elektronik. Gitu. Untuk pembuatan produk-produk ya seperti semi konduktor itu juga butuh walaupun tidak besar jumlahnya mungkin dibandingkan dengan bahan baku yang lainnya," ujarnya.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is RI Dikepung Emas dari Sabang Sampai?

RI Dikepung Emas dari Sabang Sampai is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does RI Dikepung Emas dari Sabang Sampai matter?

RI Dikepung Emas dari Sabang Sampai matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.