Puan Pamer Capaian DPR di Depan Prabowo: Hasilkan 28 UU Sejak 2024

6 days ago  ·  2 min read
By Sandra Taylor - dailynesia.com
ketua-dpr-ri-puan-maharani-menyampaikan-sambutan-di-gedung-nusantara-kompleks-parlemen-senayan-jakarta-pusat-jumat-1482026-you-1786693554800_169

Puan Maharani Paparkan 28 Undang-Undang yang Disahkan DPR Sejak 2024

Dailynesia.com – Jakarta — Dalam upacara pembukaan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 yang berlangsung di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (14/8/2028), Ketua DPR Puan Maharani menguraikan berbagai pencapaian legislatif yang telah diraih bersama pemerintah.

Menurut Puan, momen ini menandai dimulainya tahun ketiga dari masa bakti DPR periode 2024-2029. Ia menyampaikan bahwa seiring berjalannya waktu, harapan masyarakat semakin meningkat untuk merasakan manfaat pembangunan serta kebijakan yang lebih konkret dalam kehidupan sehari-hari.

“Oleh karena itu, masa sidang ini menjadi kesempatan penting bagi DPR untuk terus memperkuat kinerja, menyerap aspirasi rakyat, dan menghadirkan kebijakan yang memberikan manfaat nyata bagi rakyat,” lanjut politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan tersebut.

Rekapitulasi 28 Undang-Undang yang Dihasilkan

Puan Maharani menjelaskan bahwa sejak masa pertama persidangan tahun 2024 hingga masa sidang terakhir, DPR bersama pemerintah telah berhasil mengubah 28 rancangan undang-undang menjadi undang-undang resmi. Berikut rincian perolehan tersebut:

Komisi I menghasilkan 3 undang-undang, sementara Komisi II mencatatkan pencapaian tertinggi dengan 10 undang-undang. Komisi III dan Komisi VI masing-masing menyumbang 3 dan 2 undang-undang. Untuk Komisi VII, VIII, XI, dan XIII, jumlah yang dihasilkan berturut-turut adalah 1, 1, 2, dan 2 undang-undang. Selain itu, Badan Legislasi menghasilkan 3 undang-undang, dan Panitia khusus menyumbang 1 undang-undang.

Fokus Pembahasan RUU ke Depan

Dalam masa persidangan ini, DPR akan memfokuskan pembahasan terhadap 14 rancangan undang-undang yang berada pada tahap pembicaraan tingkat I. Selain itu, terdapat 43 rancangan undang-undang lain yang masih dalam tahap penyusunan.

“Termasuk penyusunan RUU Perampasan Aset. RUU Perampasan Aset masih dalam tahap untuk menerima masukan dari masyarakat yang bermakna,” kata Puan.

Puan menekankan bahwa proses penyusunan undang-undang tersebut melibatkan partisipasi aktif masyarakat untuk memastikan hasil akhir yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan bangsa.

Frequently Asked Questions

What is Puan Pamer Capaian DPR di Depan?

Puan Pamer Capaian DPR di Depan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Puan Pamer Capaian DPR di Depan matter?

Puan Pamer Capaian DPR di Depan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

More from this category