Proyek 100 Giga Watt PLTS Tahap Awal Bakal Diresmikan di Tol Bali
Proyek 100 Giga Watt PLTS Tahap Awal Resmi Diresmikan di Bali
Dailynesia.com – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah mengonfirmasi bahwa upacara peresmian tahap awal Proyek 100 Giga Watt PLTS akan segera dilaksanakan di Pulau Bali. Proyek ambisius ini merupakan bagian dari program nasional untuk meningkatkan kapasitas energi terbarukan di Indonesia. Lokasi peresmian dipilih di kawasan Jalan Tol Bali Mandara, yang akan dimanfaatkan sebagai area penempatan panel-panel surya untuk menghasilkan listrik bersih.
Tri Winarno, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Ketenagalistrikan ESDM, menjelaskan bahwa acara tersebut bukan merupakan groundbreaking, melainkan peresmian fase pertama dari Proyek 100 Giga Watt PLTS. Kegiatan ini menandai dimulainya implementasi nyata dari rencana strategis pemerintah dalam mengembangkan energi surya skala besar di Indonesia.
Insya Allah bukan groundbreaking, peresmian tahap pertama,
Tri menyampaikan pernyataan tersebut saat ditemui di kantor Kementerian ESDM Jakarta pada hari Jumat, 7 Agustus 2026. Ia menambahkan bahwa pengembangan tahap awal akan berfokus pada kawasan Jalan Tol Bali Mandara dengan memanfaatkan area di sisi jalan tol untuk pemasangan panel surya. Langkah ini dinilai efektif karena memanfaatkan lahan yang sudah ada tanpa memerlukan pembebasan lahan baru secara signifikan.
Ekspansi ke Jalur Tol Strategis Lainnya
Selain Bali, ESDM juga mempersiapkan pengembangan PLTS di kawasan Jalan Tol Sedyatmo yang menghubungkan Jakarta dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Pemerintah juga sedang mengkaji potensi pembangunan PLTS di sepanjang ruas Tol Trans-Jawa untuk memaksimalkan pemanfaatan lahan strategis.
Kajian ini bertujuan untuk menghitung kapasitas listrik yang dapat dihasilkan apabila area di sepanjang jalan tol dimanfaatkan sebagai lokasi pemasangan panel surya. Dengan demikian, Proyek 100 Giga Watt PLTS tidak hanya terbatas pada satu lokasi, tetapi akan berkembang menjadi jaringan energi surya nasional yang terintegrasi.
Nah nanti pengembangan ke depan coba kemarin kita minta untuk exercise kalau sepanjang tol Jawa itu ada kira-kira dapat berapa sih gitu biar kita green-lah,
Target Ambisius 100 GW pada 2029
Sebagaimana diketahui, Presiden Prabowo Subianto mempercepat langkah transisi ke energi hijau salah satunya dengan target pembangunan PLTS 100 Gigawatt (GW) setidaknya pada 2029 mendatang. Prabowo menegaskan bahwa pemerintah akan memaksimalkan pemanfaatan listrik dari energi surya dalam kurun waktu tiga tahun ke depan untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil.
Kami ingin bergerak sangat cepat untuk menggunakan listrik dari energi surya. Kami memiliki rencana dan kami bertekad untuk berjalan secepat mungkin, dalam waktu tiga tahun, kami ingin mencapai 100 gigawatt energi surya,
Ungkapan tersebut disampaikan Prabowo dalam acara Indonesia-Japan Business Forum di Tokyo, Jepang, pada hari Senin, 30 Maret 2026. Target ini menunjukkan komitmen kuat Indonesia untuk menjadi pemimpin energi terbarukan di kawasan Asia Tenggara.
Alasan Mendesak Pengembangan Energi Terbarukan
Rencana percepatan pembangunan PLTS tersebut dinilai mendesak untuk direalisasikan. Menurut Prabowo, eskalasi konflik dan ketidakpastian geopolitik yang terus berkembang, khususnya di kawasan Timur Tengah menjadi ancaman bagi stabilitas pasokan energi nasional. Hal ini mendorong pemerintah untuk diversifikasi sumber energi melalui pemanfaatan potensi domestik yang melimpah.
Bagi kami, hal ini lebih mendesak karena situasi geopolitik di Timur Tengah memberikan ketidakpastian strategis bagi keamanan energi kami,
Sebagai antisipasi, pemerintah terus berupaya mengamankan pasokan melalui pemanfaatan sumber daya domestik. Selain tenaga surya, Indonesia juga memiliki potensi besar di sektor panas bumi serta tengah menggenjot produksi bahan bakar nabati (biofuel) seperti biodiesel 50% (B50) dan bioetanol. Dengan demikian, Proyek 100 Giga Watt PLTS menjadi salah satu pilar utama dalam strategi ketahanan energi nasional jangka panjang.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Proyek 100 Giga Watt PLTS
Berapa kapasitas total yang ditargetkan dalam proyek ini? Proyek ini menargetkan kapasitas total 100 Gigawatt (GW) yang akan tercapai pada tahun 2029 melalui pembangunan panel surya di berbagai lokasi strategis.
Di mana lokasi peresmian tahap awal proyek? Peresmian tahap awal dilaksanakan di kawasan Jalan Tol Bali Mandara, Pulau Bali, yang akan menjadi pilot project sebelum ekspansi ke lokasi lain.
Apa alasan utama percepatan pengembangan PLTS? Alasan utamanya adalah ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah yang mengancam stabilitas pasokan energi nasional, sehingga diversifikasi ke energi terbarukan menjadi prioritas.
Apakah proyek ini akan berkembang ke jalur tol lainnya? Ya, selain Bali, ESDM juga mengembangkan PLTS di Jalan Tol Sedyatmo dan mengkaji potensi di sepanjang Tol Trans-Jawa untuk menciptakan jaringan energi surya terintegrasi.