Prabowo Sebut Pengusaha RI Banyak Dosa: Lo Gak Bisa Bohongin Gua!

2 months ago  ·  3 min read
By Linda Davis - dailynesia.com
3ba906c1-9997-4a7a-a27d-8630736a5eb7-0

Prabowo Tegaskan Pengusaha Indonesia Banyak Dosa: Lo Nggak Bisa Bohongin Gua!

Dailynesia.com – Dalam acara Musyawarah Nasional (Munas) HIPMI Ke-18 di Bandar Lampung pada Rabu (10/6/2026), Prabowo Subianto memberikan pernyataan menarik yang menunjukkan kritik tajam terhadap dunia usaha Indonesia. Ia mengungkapkan bahwa banyak pengusaha di negeri ini memiliki dosa, dan menegaskan bahwa para pengusaha tidak bisa menyembunyikan kebenaran dari dirinya. “Saudara-saudara, kalian mengajak saya sekarang karena ini pertemuan HIPMI. Kalian para pengusaha, tunggu saja. Banyak dari kalian yang memiliki dosa, benar?” ujarnya dalam sambutan yang dibuka dengan nada santai namun penuh makna.

Konteks Kritik Prabowo terhadap Pengusaha

Prabowo, yang dalam kesempatan ini hadir sebagai pembicara utama, menggambarkan kritiknya terhadap pengusaha sebagai bagian dari refleksi politik dan ekonomi Indonesia. Ia menyampaikan bahwa dalam era digital, teknologi seperti AI dan sistem pendeteksian kecurangan memberikan alat yang kuat untuk mengungkap berbagai praktik tidak semestinya yang dilakukan para pengusaha. “Lo nggak bisa bohong sama gua, gua udah ngerti lo,” tambah Prabowo, menegaskan bahwa kebenaran akan terungkap meski harus melalui proses yang memakan waktu.

Sebelumnya, Prabowo juga menyoroti peran organisasi HIPMI dalam mendorong reformasi ekonomi. Ia menegaskan bahwa organisasi tersebut memiliki sejarah panjang dalam mengembangkan dunia usaha Indonesia, dan para tokoh HIPMI yang hadir diacara tersebut telah dikenalnya sejak lama. “Tokoh-tokoh HIPMI ini saya kenal dari kecil. Bambang Wiyogo, waktu dia masih punya rambut. Cicip (Sharif Cicip Sutarjo), ini semua saya kenal. Bang Latief (Abdul Latief), saya juga mengenalnya,” ujarnya sambil mengungkapkan hubungan personal yang dekat dengan para pengusaha.

Dosa yang Diungkapkan oleh Prabowo dalam Sambutannya

Dalam sambutannya, Prabowo tidak hanya sekadar menyebutkan adanya dosa di kalangan pengusaha, tetapi juga menggambarkan berbagai bentuk praktik yang dilakukan. Ia mengkritik pengusaha yang terlibat dalam korupsi, kolusi, dan nepotisme, yang menurutnya telah merusak kepercayaan masyarakat terhadap sektor bisnis. “Lo nggak bisa bohongin gua. Gua udah ngerti lo,” kata Prabowo, menegaskan bahwa kebenaran akan terungkap meski dalam waktu yang tidak terbatas.

Prabowo juga menyoroti peran teknologi dalam memperketat pengawasan terhadap dunia usaha. Menurutnya, alat-alat seperti AI mampu membaca dokumen yang tebal dalam waktu singkat, termasuk kontrak yang mungkin mengandung kesepakatan rahasia. “Jangan coba-coba melanggar hukum. Saudara akan kalah, kenapa? Sekarang ada AI. Teknologi mampu membaca dokumen yang tebal seperti ini dalam waktu 5 menit,” tegas Prabowo, yang menunjukkan bahwa pemerintah semakin sigap dalam memeriksa praktik usaha di berbagai sektor.

Dalam konteks ini, Prabowo Sebut Pengusaha RI Banyak Dosa menjadi tema utama yang diangkat. Ia menekankan bahwa dosa yang diungkapkan tidak hanya berkaitan dengan kejahatan ekonomi, tetapi juga dengan cara berpikir dan berperilaku para pengusaha dalam menghadapi tantangan ekonomi nasional. “Pengusaha tidak bisa selamanya menghindari tanggung jawab,” lanjut Prabowo, yang menunjukkan bahwa kritiknya memiliki tujuan untuk mendorong perubahan kultural dalam dunia bisnis.

Prabowo juga menambahkan bahwa kritik terhadap pengusaha adalah bagian dari upaya untuk membangun masyarakat yang lebih transparan dan akuntabel. Ia menegaskan bahwa meskipun banyak dosa, para pengusaha masih memiliki peluang untuk bangkit dan berkontribusi positif ke depan. “Tapi sudah lah ya nggak apa-apa, dosa kita tutup. Kita bangkit ke depan,” tutur Prabowo, menutup pernyataannya dengan pesan optimis bahwa masa depan masih terbuka untuk para pengusaha yang mau berubah.

MORE FROM THIS CATEGORY