Dailynesia News
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Penampakan Api Besar Hanguskan Hutan Kalimantan, Asap Membubung Tinggi

Published August 13, 2026 · Updated August 13, 2026 · By Christopher Moore - dailynesia.com

Foto : Christopher Moore - dailynesia.com

Penampakan Api Besar Hanguskan Hutan Kalimantan: Asap Membubung Tinggi

Dailynesia.com – Kalimantan saat ini tengah menghadapi situasi kritis akibat Penampakan Api Besar Hanguskan Hutan yang meluas di berbagai wilayah. Foto udara yang dirilis oleh Reuters memperlihatkan jelas kepulan asap tebal akibat kebakaran lahan di Desa Tumbang Nusa, Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah, Kamis (13/8/2026). Kondisi ini semakin memprihatinkan karena api tidak hanya menghanguskan hutan, tetapi juga merusak tanaman dan perkebunan masyarakat setempat.

Warga di wilayah Kalimantan saat ini tengah berjibaku melawan kebakaran lahan yang menghanguskan tanaman dan perkebunan seiring terus meluasnya kobaran api di kawasan tersebut. Di pinggiran Pontianak, ibu kota Provinsi Kalimantan Barat, seorang warga bernama Agus Sunggodo memberikan kesaksian langsung tentang dampak kebakaran terhadap permukiman mereka.

"Asapnya tebal dan itu adalah area yang belum pernah terbakar sebelumnya, jadi apinya sangat besar," ujar Agus Sunggodo.

Di wilayah tetangga, Kalimantan Tengah, warga di Pulang Pisau mengatakan bahwa tanaman dan perkebunan mereka musnah akibat kebakaran tersebut. Mereka menyebut kondisi kekeringan yang dipicu oleh musim kemarau panjang menyulitkan upaya mendapatkan cukup air untuk memadamkan api. Penampakan Api Besar Hanguskan Hutan ini semakin parah karena minimnya sumber air yang tersedia di daerah-daerah terdampak.

Indonesia menghadapi musim kemarau yang lebih panjang dan parah tahun ini seiring menguatnya fenomena El Nino, yang meningkatkan risiko kekeringan, kebakaran hutan, dan polusi udara. Data Kementerian Kehutanan menunjukkan bahwa 107.465 hektare lahan terbakar antara bulan Januari hingga Juni tahun ini; angka ini mencerminkan peningkatan sebesar 110% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2023, saat El Nino terakhir kali berdampak pada Indonesia.

Dampak kebakaran tidak hanya dirasakan di dalam negeri, tetapi juga melintasi perbatasan. Di sisi lain perbatasan di Pulau Kalimantan, 11 wilayah di negara bagian Sarawak, Malaysia, mencatat tingkat kualitas udara yang tidak sehat pada hari Selasa (11/8), menurut data dari departemen lingkungan hidup Malaysia. Kondisi ini menunjukkan bahwa Penampakan Api Besar Hanguskan Hutan di Kalimantan memiliki dampak regional yang signifikan terhadap kualitas udara dan kesehatan masyarakat.

Frequently Asked Questions (FAQ)

Berapa luas area hutan yang terbakar di Kalimantan tahun ini? Menurut data Kementerian Kehutanan, 107.465 hektare lahan telah terbakar antara bulan Januari hingga Juni 2026, meningkat 110% dibandingkan periode yang sama tahun 2023.

Apa penyebab utama kebakaran hutan di Kalimantan? Fenomena El Nino yang menguat menyebabkan musim kemarau lebih panjang dan parah, sehingga meningkatkan risiko kekeringan dan kebakaran hutan di Kalimantan.

Apakah asap kebakaran Kalimantan berdampak ke negara tetangga? Ya, 11 wilayah di Sarawak, Malaysia, mencatat tingkat kualitas udara yang tidak sehat pada 11 Agustus 2026 akibat asap dari kebakaran hutan di Kalimantan.

Di mana lokasi kebakaran yang paling parah? Salah satu lokasi yang paling parah adalah Desa Tumbang Nusa, Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah, serta area pinggiran Pontianak di Kalimantan Barat.

Related Reading