BNI Perkuat Budaya Layanan Lewat CX100 Danantara

1 month ago  ·  4 min read
By Linda Miller - dailynesia.com
a613b9e1-3a01-44c4-9935-60b332744b42-0

BNI Perkuat Budaya Layanan Lewat CX100 Danantara

Dailynesia.com – Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan dan menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih baik, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) meluncurkan new policy yang menekankan transformasi budaya layanan melalui program CX100 Danantara. Policy ini merupakan bagian dari strategi BNI untuk membangun organisasi yang lebih modern, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan nasabah. Dengan fokus pada new policy ini, BNI berkomitmen untuk memberikan layanan yang lebih empatik, profesional, serta sesuai dengan tuntutan pasar yang terus berubah.

Peluncuran CX100 Danantara Sebagai Strategi New Policy

Program CX100 Danantara, yang dirancang bekerja sama dengan Danantara Indonesia, merupakan inisiatif penting dalam mewujudkan new policy BNI. Dalam wawancara dengan Direktur Human Capital & Compliance BNI, Munadi Herlambang, menegaskan bahwa new policy ini bertujuan meningkatkan kepuasan pelanggan, memperkuat kompetensi karyawan, serta menciptakan sistem bisnis yang lebih efisien. Dengan adanya program ini, BNI berharap mampu memperbaiki pengalaman layanan secara keseluruhan, baik dalam segi proses, teknologi, maupun kualitas interaksi antara staf dan nasabah.

New policy yang kami implementasikan tidak hanya mengubah cara kami bekerja, tetapi juga mengubah mindset staf dalam melayani nasabah,” ujar Munadi dalam keterangan tertulis, Kamis (2/7/2026).

Dalam new policy ini, Danantara Indonesia memberikan dukungan melalui pelatihan, pengukuran kinerja, dan penggunaan metrik yang relevan untuk menilai efektivitas transformasi budaya layanan. Hal ini membantu BNI mengidentifikasi kelemahan dan menyusun strategi perbaikan berkelanjutan.

Tiga Peran Strategis BNI dalam New Policy

New policy BNI juga mengembangkan tiga peran utama sebagai bagian dari visi menjadi lembaga keuangan global. Pertama, BNI tetap berperan sebagai mitra strategis perekonomian Indonesia, dengan menyediakan layanan keuangan yang inovatif dan terjangkau. Kedua, perusahaan meningkatkan kapasitas digital melalui adopsi teknologi canggih, seperti platform omnichannel dan automasi layanan, untuk mempercepat proses transaksi dan memberikan dukungan yang lebih cepat. Ketiga, BNI memperkuat eksistensinya sebagai pilihan utama untuk segala kebutuhan finansial, termasuk pasar internasional.

Transformasi yang dilakukan melalui new policy ini tidak hanya fokus pada teknologi, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai perusahaan. Dengan mengintegrasikan new policy ke dalam operasional sehari-hari, BNI mengharapkan munculnya budaya kerja yang lebih kolaboratif dan proaktif. Munadi menekankan bahwa new policy adalah langkah kunci untuk memastikan organisasi BNI dapat bertahan dan berkembang di tengah persaingan yang ketat.

Implementasi New Policy dan Marga Budaya BNI

Untuk mendukung new policy, BNI menerapkan Marga Budaya yang terdiri dari tiga pilar: SEVA (The Way We Serve), KARYA (The Way We Perform), dan RAKSA (The Way We Protect). Pilar-pilar ini menjadi landasan bagi staf untuk menjalankan tugas sehari-hari dengan semangat ‘Melayani Sepenuh Hati, Berani Berkarya, Bijak Menjaga.’ Dalam new policy, nilai-nilai ini ditekankan untuk memastikan layanan yang diberikan selaras dengan harapan nasabah.

Program CX100 Danantara juga menjadi alat untuk mengukur progres new policy. Dengan pendekatan data-driven, BNI mampu menilai respons pelanggan dan melakukan perbaikan secara real-time. Hal ini menggambarkan bagaimana new policy tidak hanya berupa perubahan konsep, tetapi juga perubahan praktik nyata dalam menjalankan bisnis. Munadi menjelaskan bahwa keberhasilan new policy tergantung pada partisipasi aktif seluruh karyawan dalam menerapkan prinsip-prinsip yang telah ditetapkan.

New policy BNI tidak hanya berfokus pada perbaikan di tingkat internal, tetapi juga pada penguatan hubungan dengan pelanggan. Dengan mengintegrasikan feedback langsung dari nasabah ke dalam perencanaan strategi, BNI memastikan bahwa new policy selalu relevan dan sesuai dengan kebutuhan pasar. Selain itu, policy ini membantu meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi kesenjangan layanan antar cabang.

Dalam new policy, BNI juga mendorong inovasi yang berkelanjutan. Perusahaan menginvestasikan sumber daya untuk pengembangan produk dan layanan yang lebih menarik, seperti solusi keuangan digital yang ramah pengguna. Hal ini menunjukkan komitmen BNI untuk tetap menjadi bank yang inovatif dan mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia secara holistik.

Perspektif Global dalam New Policy BNI

New policy yang diterapkan BNI juga mencerminkan persiapan untuk merambah pasar global. Dengan menerapkan standar layanan yang konsisten, BNI berupaya menjaga kualitas serta kepercayaan nasabah lintas negara. Munadi menegaskan bahwa new policy ini adalah bagian dari strategi jangka panjang untuk membangun merek BNI yang lebih kuat di tingkat internasional.

Terlebih dalam era digital, new policy menjadi alat untuk memperkuat posisi BNI sebagai pelaku keuangan yang modern dan dapat diandalkan. Selain itu, policy ini juga membantu BNI menyesuaikan diri dengan tren layanan berbasis teknologi dan kebutuhan nasabah yang semakin beragam. Dengan demikian, new policy bukan hanya perubahan internal, tetapi juga langkah strategis untuk meningkatkan daya saing di pasar global.

Perusahaan terus mengevaluasi keberhasilan new policy melalui berbagai indikator kinerja. Selain itu, BNI juga berencana melibatkan para pelanggan dalam proses pengembangan policy ini. Dengan pendekatan partisipatif, BNI memastikan bahwa new policy terus beradaptasi sesuai dengan ekspektasi pelanggan dan kondisi pasar yang dinamis.

MORE FROM THIS CATEGORY