Antusiasme Warga Maluku Sambut Pembangunan Proyek Gas Raksasa Masela
Dailynesia.com – Menjadi faktor penting dalam mendorong peluncuran proyek energi besar yang berupa kilang LNG dari Lapangan Gas Abadi, Blok Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku. Peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek ini diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada hari ini, Kamis, 16 Juli 2026, melalui siaran video conference dari Istana Negara, Jakarta. Meski tidak hadir secara langsung di lokasi, beliau tetap memberikan perhatian besar terhadap proyek strategis nasional ini, yang diharapkan menjadi penopang utama kebutuhan energi Indonesia.
Pembangunan Proyek Masela sebagai Bagian dari New Policy
Proyek LNG Abadi Masela merupakan bagian dari New Policy yang bertujuan memperkuat keberlanjutan energi nasional serta menggerakkan pertumbuhan ekonomi daerah. Proyek ini menunggu hampir tiga dekade sebelum akhirnya dapat dimulai, dengan total investasi sebesar US$ 20,95 miliar atau setara Rp 390 triliun. Proyek ini dikelola oleh Inpex Corporation melalui anak perusahaan Inpex Masela Ltd, dengan hak partisipasi mayoritas 65%. Mitra strategis lainnya adalah Pertamina dan Malaysia Petronas, yang juga turut berkontribusi dalam pengerjaan proyek ini.
Keberhasilan New Policy dalam menyelesaikan proyek ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk mempercepat pengembangan sumber daya alam Indonesia. Kilang LNG Masela diperkirakan akan memperkuat kemandirian energi nasional, terutama dalam memenuhi kebutuhan energi listrik dan bahan bakar untuk daerah-daerah terpencil. Selain itu, proyek ini juga diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui penciptaan lapangan kerja dan pemberdayaan masyarakat sekitar.
“Saya mengucapkan maaf, sebab sebelumnya saya ingin hadir secara langsung tapi karena ada berbagai acara yang tidak bisa saya tinggalkan di pusat terpaksa saya hadir melalui video conference ini tanpa mengurangi rasa hormat saya kepada saudara-saudara sekalian,” kata Prabowo melalui siaran virtual.
New Policy juga mencakup pembangunan infrastruktur pendukung untuk memastikan kelancaran operasional proyek. Dengan munculnya kilang LNG Masela, Maluku menjadi pusat energi baru yang memiliki potensi ekspor gas alam cair ke berbagai pasar internasional. Proyek ini dianggap sebagai salah satu langkah strategis dalam menjawab tantangan energi global, terutama dengan peningkatan produksi dan keandalan pasokan energi nasional.
“Kita sudah sadar sejak 28 tahun lalu bahwa di perairan Tanimbar, Maluku, terdapat cadangan energi yang luar biasa. Kita menghargai semua pihak yang berkontribusi agar proyek ini bisa terwujud,” tambah Prabowo.
Antusiasme warga Maluku terhadap proyek ini menjadi bukti keberhasilan New Policy dalam membangun hubungan antara pemerintah pusat dan daerah. Proyek ini tidak hanya menawarkan manfaat ekonomi, tetapi juga memperkuat identitas regional dan kebanggaan masyarakat terhadap sumber daya alam yang dimiliki. Pembangunan yang dimulai hari ini diharapkan mampu mewujudkan visi keberlanjutan yang tertuang dalam New Policy, serta menjadi simbol kemajuan Indonesia Timur.
Proyek LNG Abadi Masela memiliki dampak yang signifikan pada sektor energi nasional, dengan kapasitas produksi yang dapat memenuhi kebutuhan energi untuk jangka waktu lama. Selain itu, proyek ini juga menjadi contoh keberhasilan kerja sama antara pemerintah Indonesia dan mitra internasional dalam memenuhi target New Policy yang menekankan keberlanjutan, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat. Dengan dimulainya konstruksi, bangsa Indonesia semakin dekat dengan realisasi potensi sumber daya alamnya dalam rangka memperkuat kedaulatan energi dan kemakmuran bersama.

