Dailynesia News
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Mineral RI Belum Sepenuhnya Dimanfaatkan Langsung oleh BUMN

Published August 13, 2026 · Updated August 13, 2026 · By Anthony Johnson - dailynesia.com

Foto : Anthony Johnson - dailynesia.com

Mineral RI Belum Sepenuhnya Dimanfaatkan: Tantangan dan Peluang bagi BUMN

Dailynesia.com – Indonesia memiliki posisi strategis dalam peta mineral dunia, namun potensi tersebut belum optimal. Mineral RI Belum Sepenuhnya Dimanfaatkan secara maksimal oleh badan usaha milik negara (BUMN) meskipun cadangan yang tersedia sangat melimpah. Berdasarkan data terbaru dari U.S. Geological Survey (USGS) dalam Mineral Commodity Summaries 2026, Indonesia menempati peringkat keempat global untuk cadangan emas dengan total mencapai 3.600 ton pada tahun 2025. Angka ini menempatkan Indonesia di antara negara-negara dengan sumber daya mineral terbesar di dunia.

Dari total cadangan emas global yang diperkirakan sebesar 66.000 ton, Australia memimpin dengan 13.000 ton, diikuti oleh Rusia dengan 12.000 ton, dan Afrika Selatan dengan 5.000 ton. Meskipun memiliki cadangan yang signifikan, Indonesia masih menghadapi tantangan dalam mengoptimalkan pemanfaatan mineral dalam negeri melalui BUMN. Kondisi ini menjadi salah satu fokus utama dalam strategi pengembangan sektor pertambangan nasional.

Peran MIND ID dalam Mengoptimalkan Pemanfaatan Mineral

Holding Industri Pertambangan, MIND ID, mencatat bahwa masih banyak sumber daya alam mineral dalam negeri yang belum dimanfaatkan secara langsung oleh BUMN. Maroef Sjamsoeddin, sebagai Direktur Utama MIND ID, menyoroti masalah ini sejak awal menerima mandatnya. Menurutnya, kekayaan mineral Indonesia sering kali lebih banyak dimanfaatkan oleh pihak lain, termasuk BUMN lain yang memiliki keunggulan teknologi.

Awal-awal kami mendapatkan mandat sebagai Dirut MIND ID kami banyak merasakan banyaknya kekayaan sumber daya alam mineral yang tidak bisa dimanfaatkan langsung oleh kita sebagai BUMN.

Maroef menjelaskan bahwa beberapa entitas memiliki kemampuan teknologi yang memungkinkan pengolahan sumber daya mineral secara lebih optimal. Meskipun ada BUMN lain yang juga memanfaatkan mineral Indonesia, mereka memiliki keunggulan teknologi yang signifikan dibandingkan dengan BUMN domestik lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa tantangan utama bukan hanya pada ketersediaan mineral, tetapi juga pada kapasitas teknologi dan infrastruktur yang dimiliki.

Lebih banyak dimanfaatkan oleh pihak lain juga BUMN dan bisa gampang ditrace juga tapi itu BUMN yang memiliki teknologi hebat Badan Usaha Mirip Negara Lain. bukan kita BUMN ini.

Dampak Ekonomi dan Peluang Masa Depan

Pernyataan tersebut disampaikan Maroef dalam acara Mindialogue 2026: Mineral untuk Stabilitas Ekonomi RI yang berlangsung pada Rabu, 12 Agustus 2026. Dengan cadangan emas yang melimpah, Indonesia memiliki peluang besar untuk meningkatkan kontribusi sektor pertambangan terhadap perekonomian nasional melalui pemanfaatan yang lebih maksimal oleh BUMN domestik. Mineral RI Belum Sepenuhnya Dimanfaatkan menjadi tantangan yang perlu diatasi untuk memastikan bahwa kekayaan alam Indonesia memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat dan perekonomian nasional.

Upaya untuk meningkatkan pemanfaatan mineral oleh BUMN memerlukan investasi dalam teknologi, pengembangan infrastruktur, dan penguatan kapasitas sumber daya manusia. Dengan strategi yang tepat, Indonesia dapat mengubah posisi dari negara eksportir bahan mentah menjadi negara yang mampu mengolah mineral dalam negeri secara mandiri. Hal ini tidak hanya akan meningkatkan nilai tambah ekonomi, tetapi juga menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan industri hilir.

Untuk informasi lebih lanjut tentang perkembangan sektor pertambangan Indonesia, pembaca dapat mengunjungi [artikel terkait di CNBC Indonesia](https://www.cnbcindonesia.com/news/20260812145613-4-758604/mineral-ri-belum-sepenuhnya-dimanfaatkan-langsung-oleh-bumn).

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Pemanfaatan Mineral oleh BUMN

1. Apa yang dimaksud dengan mineral RI belum sepenuhnya dimanfaatkan? Ini merujuk pada kondisi di mana cadangan mineral Indonesia, terutama emas, belum dieksploitasi secara maksimal oleh BUMN domestik karena keterbatasan teknologi dan infrastruktur.

2. Berapa cadangan emas Indonesia menurut data terbaru? Berdasarkan data USGS 2026, cadangan emas Indonesia mencapai 3.600 ton pada tahun 2025, menempatkannya di posisi keempat dunia.

3. Siapa yang lebih banyak memanfaatkan mineral Indonesia saat ini? Pihak lain, termasuk BUMN lain yang memiliki teknologi hebat, lebih banyak memanfaatkan mineral Indonesia dibandingkan BUMN domestik lainnya.

4. Apa langkah yang diperlukan untuk meningkatkan pemanfaatan mineral oleh BUMN? Investasi dalam teknologi, pengembangan infrastruktur, dan penguatan kapasitas sumber daya manusia merupakan langkah kunci untuk meningkatkan pemanfaatan mineral oleh BUMN.

Related Reading