Ramai Kementerian-Lembaga Minta Tambahan Anggaran 2027, Ini Daftarnya

2 months ago  ·  3 min read
By Linda Davis - dailynesia.com
139d0356-87fb-444b-a633-fb8c83520990-0

Meeting Results: Pemerintah Umumkan Peningkatan Anggaran 2027 untuk Kemenperin, Kementan, dan Lembaga Lain

Dailynesia.com – Pemerintah mengungkap hasil rapat antar kementerian dan lembaga (K/L) dalam persiapan RAPBN 2027. Sejumlah instansi meminta tambahan anggaran untuk menjaga keberlanjutan program prioritas mereka. Peningkatan dana ini menjadi fokus utama dalam diskusi dengan DPR RI, dengan harapan mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Berikut daftar K/L yang mengusulkan penambahan anggaran, serta alasan masing-masing permintaan.

Kementerian Perindustrian

Dalam rapat dengan Komisi VII DPR, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan bahwa Kemenperin membutuhkan tambahan anggaran Rp1,59 triliun. Peningkatan ini bertujuan memperkuat program transformasi industri, termasuk restrukturisasi mesin, penguatan IKM, dan pendidikan vokasi. Anggaran total yang disetujui mencapai Rp3,6 triliun, menjadikan Kemenperin sebagai salah satu instansi yang aktif dalam Meeting Results.

“Tambahan dana Rp1,59 triliun akan memastikan pelaksanaan program prioritas kami berjalan optimal, seperti hilirisasi sumber daya alam dan pengembangan sistem informasi industri,” jelas Agus dalam pertemuan yang berlangsung di Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Kementerian Pertanian

Kementerian Pertanian (Kementan) mengajukan peningkatan anggaran sebesar Rp22,43 triliun. Angka ini sedikit lebih rendah dari pagu indikatif awal Rp23,23 triliun, namun tetap menjadi bagian penting dalam Meeting Results. Dana tambahan ini direncanakan untuk mempercepat pencapaian target klaster kedaulatan pangan, terutama di sektor pangan strategis seperti beras, jagung, dan kedelai.

“Program prioritas kami tahun 2027 fokus pada swasembada pangan dan kesejahteraan petani, yang membutuhkan koordinasi ekstra dalam Meeting Results,” kata Andi Amran Sulaiman, Mentan, saat rapat dengan DPR.

Kementerian Koperasi dan UKM

Kementerian Koperasi dan UKM mengusulkan peningkatan anggaran Rp1,34 triliun. Permintaan ini didasari oleh rencana memperluas cakupan program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), yang bertujuan mendukung pengembangan koperasi nasional. Anggaran total untuk tahun depan mencapai Rp542,88 miliar, dengan harapan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam ekonomi rakyat.

“Tantangan yang dihadapi masyarakat pesisir membutuhkan dukungan anggaran lebih besar, sehingga kami mengajukan peningkatan ini dalam Meeting Results,” terang Ferry Juliantono, Mensesneg, dalam sesi diskusi di Komisi X DPR.

Kementerian Kelautan dan Perikanan

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menuntut tambahan anggaran Rp30 triliun, meningkat dari pagu indikatif Rp15,63 triliun. Dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, revitalisasi tambak, dan pemberdayaan masyarakat pesisir. Program ini menjadi bagian integral dari Meeting Results yang bertujuan mengintegrasikan sektor maritim ke dalam kebijakan nasional.

“Dengan pendanaan yang lebih besar, kami yakin KKP bisa memenuhi target swasembada pangan dan kesejahteraan nelayan,” ungkap Sakti Wahyu Trenggono, Menteri KKP, dalam rapat di Jakarta.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengajukan permintaan tambahan anggaran sebesar Rp40,75 triliun. Angka ini diberikan dalam surat resmi yang disampaikan ke tiga menteri terkait pada 27 Mei 2026. Peningkatan anggaran bertujuan memperkuat sistem pendidikan vokasi dan pelatihan kerja, yang menjadi fokus utama dalam Meeting Results.

“Dengan anggaran tambahan ini, kami bisa meningkatkan kualitas pendidikan vokasi dan mendukung peningkatan daya saing generasi muda,” jelas Abdul Mu’ti, Mendikdasmen, saat berbicara di Komisi X DPR.

Persiapan Anggaran Tahun 2027

Meeting Results ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk memastikan alokasi dana yang proporsional dengan kebutuhan sektor strategis. Meski beberapa instansi mengajukan peningkatan, ada pula lembaga yang mengalami pengurangan anggaran. Contohnya Polri, yang mendapat pagu indikatif Rp118 triliun, turun dari Rp146 triliun tahun sebelumnya. Kebijakan ini diharapkan bisa mengoptimalkan penggunaan anggaran secara keseluruhan.

Peningkatan anggaran tahun 2027 menurut analis akan berdampak langsung pada upaya peningkatan produktivitas dan transformasi ekonomi nasional. Dengan semangat Meeting Results, pemerintah menargetkan penggunaan dana yang lebih efisien untuk mencapai keberlanjutan dalam berbagai sektor prioritas. Kebijakan ini juga akan menjadi bahan evaluasi untuk RAPBN 2028 mendatang.

MORE FROM THIS CATEGORY