Presiden Prabowo Subianto: Indonesia Dinilai Penuh Hormat di Luar Negeri
Keterlibatan dalam Pemenuhan Kebutuhan Pupuk Dunia
Dailynesia.com – Jakarta — Dalam pidato di Rapat Paripurna DPR RI ke-19 terkait KEM dan PPKF RAPBN 2027, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa kini ia merasa dihormati oleh berbagai negara di luar negeri. Menurut Prabowo, pengakuan ini terwujud melalui permintaan bantuan pupuk dari sejumlah negara.
“Saya sebagai Presiden RI kini sangat dihormati di luar negeri, bahkan banyak negara meminta bantuan kita,” ujar Prabowo. Ia menambahkan bahwa negara-negara seperti Australia, India, Brasil, dan Filipina aktif mengajukan permintaan pupuk kepada Indonesia.
Prabowo juga mengungkapkan bahwa negara-negara kaya seperti Australia, India, dan Filipina kini bergantung pada bantuan pupuk dari Indonesia. “Mereka meminta bantuan karena produksi pupuk kita melebihi kebutuhan sendiri,” tuturnya.
Ekspor Pupuk Urea ke Australia dan Strategi Penguatan Pasar
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, sebelumnya menyebutkan bahwa ekspor pupuk urea Indonesia ke Australia mencapai Rp7 triliun dengan volume 500.000 ton. Angka ini mencerminkan kemajuan Indonesia dalam menjadi penyuplai pupuk global.
Dalam tahap awal, ekspor pupuk urea ke Australia tercatat sebanyak 47.250 ton dengan nilai Rp600 miliar. “Kita berencana meningkatkan ekspor hingga 250.000 ton dan kemudian ditambahkan lagi,” jelas Mentan Amran.
Pencapaian tersebut menunjukkan kemampuan industri pupuk nasional yang semakin kompetitif. Mentan Amran menyatakan bahwa pemerintah mulai fokus memperluas pasar ke negara-negara strategis seperti India, Filipina, Brasil, dan Bangladesh.
“Selain Australia, kami juga menerima minat dari India, Filipina, Brasil, dan Bangladesh untuk membeli pupuk urea. Dubes India bahkan langsung menghubungi saya meminta 500.000 ton,” tambahnya.

